Razer kembali memperluas lini periferal gaming dengan meluncurkan Tartarus V2 Pro secara global. Gaming keypad satu tangan ini dirancang untuk menjembatani pengalaman menggunakan keyboard konvensional dan controller dalam satu perangkat.
Konsep tersebut terlihat dari kombinasi 31 kontrol yang dapat diprogram, analog optical switch yang bisa disesuaikan, serta TMR thumbstick anti-drift berukuran penuh. Dengan desain ringkas, Razer Tartarus V2 Pro ditujukan bagi gamer yang membutuhkan akses cepat ke berbagai perintah tanpa harus menggunakan keyboard berukuran penuh.
Perangkat ini menjadi menarik terutama untuk gamer yang bermain game dengan banyak tombol, membutuhkan kontrol gerak analog, atau menginginkan setup meja yang lebih minimalis.
Keyboard dan Controller dalam Satu Perangkat
Razer Tartarus V2 Pro membawa pendekatan yang berbeda dibandingkan keyboard gaming biasa. Perangkat ini menggunakan layout satu tangan dengan 31 kontrol programmable, termasuk 24 tombol yang memakai generasi kedua analog optical switch.
Di sisi lain, Razer menyematkan TMR thumbstick anti-drift berukuran penuh serta tiga tombol khusus untuk ibu jari. Kombinasi tersebut membuat perangkat terasa seperti perpaduan antara keypad mekanis dan controller.
Konsepnya sederhana: tangan tetap dapat mengakses tombol perintah utama, sementara ibu jari memperoleh kontrol analog yang biasanya ditemukan pada gamepad. Bagi gamer PC, pendekatan ini bisa menjadi alternatif untuk genre yang membutuhkan banyak shortcut maupun game yang lebih nyaman dimainkan dengan kontrol analog.

Analog Optical Switch Bisa Diatur
Salah satu fitur utama Tartarus V2 Pro adalah penggunaan generasi kedua analog optical switch. Razer memungkinkan pengguna mengatur titik aktuasi tombol mulai dari 0,1 hingga 4,0 mm. Artinya, gamer dapat menyesuaikan seberapa jauh tombol perlu ditekan sebelum input terdeteksi.
Pengaturan tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan permainan. Titik aktuasi yang lebih pendek dapat digunakan untuk respons tombol yang cepat, sementara pengaturan yang lebih dalam dapat memberikan karakter input yang berbeda. Tartarus V2 Pro juga mendukung sejumlah fitur yang dirancang untuk gamer kompetitif, seperti Rapid Trigger, Snap Tap, Snap Flex, Dynamic Keystroke, dan Dual-Keypress Priority.

8.000Hz HyperPolling dan TMR Stick
Menurut Razer, Tartarus V2 Pro menjadi keypad pertama mereka yang menggabungkan 8000Hz HyperPolling, generasi kedua analog optical switch, dan teknologi TMR stick. HyperPolling 8000Hz dirancang untuk meningkatkan frekuensi pelaporan input antara perangkat dan komputer. Bagi gamer kompetitif, input yang konsisten menjadi salah satu aspek penting, meskipun manfaat nyata tetap bergantung pada game, sistem, dan perangkat yang digunakan.
Sementara itu, teknologi TMR pada thumbstick dirancang untuk memberikan kontrol analog sekaligus mengatasi salah satu masalah yang umum ditemukan pada stick konvensional, yakni drift. Kombinasi tiga teknologi tersebut membuat Tartarus V2 Pro tidak hanya berfungsi sebagai keypad dengan banyak tombol, tetapi juga menawarkan kontrol analog dalam perangkat yang relatif ringkas.
Razer Synapse Jadi Pusat Kustomisasi
Aspek personalisasi juga menjadi salah satu kekuatan perangkat ini. Melalui Razer Synapse, pengguna dapat mengatur berbagai fungsi dan konfigurasi tombol sesuai kebutuhan. Software tersebut mendukung hingga 24 keymap yang dapat digunakan di tiga profil onboard. Gamer dapat membuat konfigurasi berbeda untuk game atau genre tertentu.
Misalnya, satu konfigurasi dapat dibuat untuk game FPS, sementara profil lain digunakan untuk MMORPG yang membutuhkan banyak shortcut. Pengguna kemudian dapat berpindah konfigurasi sesuai kebutuhan tanpa harus mengubah seluruh pengaturan secara manual setiap kali berganti permainan. Kemampuan kustomisasi ini juga membuat Tartarus V2 Pro tidak terbatas pada fungsi gaming. Tombol programmable dapat disesuaikan untuk berbagai shortcut sesuai workflow pengguna.
Wrist Rest Bisa Disesuaikan
Razer juga memperhatikan aspek ergonomi pada perangkat satu tangan tersebut. Tartarus V2 Pro dilengkapi wrist rest yang dapat digeser dan diputar untuk menyesuaikan posisi tangan pengguna. Fitur ini penting karena perangkat dirancang untuk digunakan dalam waktu lama. Posisi tangan setiap gamer bisa berbeda, sehingga kemampuan mengatur posisi sandaran dapat membantu menemukan konfigurasi yang lebih nyaman.
Dalam pengujian CGMagazine, perangkat tersebut dinilai cocok untuk gaming satu tangan, sementara ukurannya yang ringkas dan wrist rest menjadi bagian yang mendapat perhatian positif.
Cocok untuk Setup Gaming yang Lebih Ringkas
Salah satu keunggulan utama Tartarus V2 Pro adalah footprint yang lebih kecil dibandingkan keyboard gaming berukuran penuh. Gamer yang ingin menyisakan lebih banyak ruang di meja untuk mouse dapat mempertimbangkan keypad seperti ini. Ruang tambahan tersebut juga bisa berguna bagi pemain FPS yang menggunakan sensitivitas mouse rendah dan membutuhkan area gerak yang luas.
Namun, desain satu tangan juga berarti perangkat ini memiliki target pengguna yang cukup spesifik. Gamer yang terbiasa dengan keyboard standar mungkin membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan layout baru.
Harga Razer Tartarus V2 Pro
Razer Tartarus V2 Pro dipasarkan dengan harga US$199,99, £199,99, atau €219,99, tergantung wilayah. Perangkat ini tersedia melalui toko resmi Razer dan sejumlah retailer pilihan di berbagai negara. Razer memberikan garansi selama dua tahun untuk perangkat tersebut.
Dengan kombinasi keypad programmable, analog optical switch, TMR thumbstick, 8000Hz HyperPolling, serta kustomisasi melalui Synapse, Tartarus V2 Pro hadir sebagai periferal yang mencoba mengisi celah antara keyboard dan controller.
Bagi gamer yang menginginkan kontrol satu tangan dengan banyak opsi konfigurasi, perangkat ini menawarkan pendekatan yang cukup berbeda. Bukan keyboard yang dipangkas, bukan pula controller yang diberi tombol tambahan, tetapi sebuah hybrid gaming keypad yang mencoba mengambil kelebihan dari kedua perangkat.

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.