Update PUBG MOBILE versi 4.6: Midnight Hunters tidak hanya membawa mode permainan dan kolaborasi baru. Salah satu perubahan yang cukup menarik perhatian pemain justru datang dari penyesuaian senjata 7.62mm, terutama AKM yang kini terasa lebih stabil saat digunakan.
Perubahan tersebut mendapat respons positif dari AE Rosemary, salah satu pemain profesional yang dikenal memiliki kemampuan tinggi dalam menggunakan AKM. Menurut Rosemary, peningkatan stabilitas yang diberikan pada update terbaru membuat AKM semakin menarik untuk dijadikan primary weapon, bahkan berpotensi bersaing dengan senjata populer seperti M416 dan AUG.
Bagi ligagamer yang ingin mencoba kembali AKM setelah update versi 4.6, Rosemary juga membagikan sejumlah tips mulai dari pemilihan secondary weapon, attachment, hingga cara melatih sensitivitas dan recoil.
Update PUBG MOBILE 4.6 Bikin AKM Lebih Stabil
PUBG MOBILE merilis update versi 4.6: Midnight Hunters pada 9 September dengan membawa berbagai konten baru. Selain tema Midnight Hunters dan mekanik Bloodline Awakening, update ini menghadirkan senjata serta item khusus, kendaraan Perahu Karet, hingga kolaborasi dengan One Punch Man, Alan Walker, Lincoln, dan B-Duck.
Di sisi gameplay, beberapa rifle berpeluru 7.62mm juga mendapatkan penyesuaian. Senjata yang terdampak antara lain AKM, M762, Honey Badger, Mk47, dan Groza. Penyesuaian tersebut mencakup pengurangan Camera Shake dan Animation Shake. Selain itu, animasi tembakan serta kecepatan recoil juga diperbaiki sehingga tembakan Burst maupun Full Auto terasa lebih stabil.
Buat AKM, perubahan ini cukup signifikan karena senjata tersebut selama ini dikenal memiliki damage tinggi, tetapi membutuhkan kontrol recoil yang lebih baik dibandingkan sejumlah senjata 5.56mm.
Rosemary: AKM Bisa Jadi Alternatif M416 dan AUG
Rosemary melihat perubahan tersebut sebagai peluang untuk kembali menjadikan AKM sebagai senjata utama. Menurutnya, pemain kini memiliki alasan lebih besar untuk mempertimbangkan AKM dibandingkan hanya mengandalkan M416 atau AUG. Terlebih, AKM memang merupakan salah satu senjata favorit Rosemary.
“Menurut aku, iya, AKM bisa jadi pengganti senjata AUG dan M416.”

Rosemary sendiri mengaku cukup fleksibel dalam memilih senjata ketika bermain. Namun, karakteristik AKM yang memiliki damage besar membuat senjata tersebut tetap mempunyai tempat khusus dalam gaya bermainnya.
Dengan recoil yang kini terasa lebih stabil, AKM juga berpotensi menjadi pilihan menarik untuk pemain yang ingin mengeksplorasi kembali senjata 7.62mm dalam gameplay kompetitif maupun ranked.
Pilihan Secondary Weapon: DMR Jadi Pasangan AKM
Setelah menentukan AKM sebagai primary weapon, pemilihan senjata kedua menjadi hal penting. Menariknya, Rosemary tidak langsung menyarankan shotgun atau SMG sebagai pasangan AKM. Ia justru merekomendasikan sejumlah Designated Marksman Rifle (DMR) seperti Mini14, SLR, dan SKS.

Alasannya berkaitan dengan pembagian jarak tempur. AKM mempunyai damage tinggi dan fleksibel untuk pertarungan close hingga mid-range. Sementara itu, DMR dapat membantu memberikan tekanan ketika musuh berada pada jarak yang lebih jauh.
Dengan kombinasi tersebut, pemain tidak harus memaksakan AKM untuk menghadapi semua situasi. Meski begitu, Rosemary menegaskan bahwa shotgun maupun SMG tetap bisa menjadi pilihan. Pemilihan secondary weapon pada akhirnya harus menyesuaikan kebutuhan, komposisi tim, dan gaya bermain masing-masing.
Attachment AKM yang Direkomendasikan Rosemary
Attachment juga menjadi bagian penting ketika ingin memaksimalkan performa AKM. Untuk optic, pemain dapat menggunakan Red Dot atau 3x Scope sesuai kebutuhan. Namun, dalam pertarungan jarak dekat hingga menengah, Rosemary juga menyarankan penggunaan no scope agar pemain lebih leluasa bergerak dan mengarahkan aim dalam duel cepat.
Untuk magazine, pilihan yang direkomendasikan adalah Extended Quickdraw Magazine atau Quickdraw Magazine. Attachment tersebut membantu mempercepat proses reload, sesuatu yang sangat penting ketika pemain sedang berada dalam duel 1v1.

Sementara untuk muzzle, pilihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Rosemary sendiri menyukai Suppressor maupun Compensator. Kombinasi attachment tersebut membuat pemain bisa menyesuaikan AKM dengan kondisi pertempuran, terutama ketika harus menghadapi lawan dari jarak dekat sampai menengah.
Jangan Langsung Spray Panjang, Latih Recoil Secara Bertahap
Buat pemain yang baru beralih dari M416 atau AUG ke AKM, Rosemary punya satu pesan penting: jangan langsung memaksakan spray panjang. Langkah pertama yang disarankan adalah mencari sensitivitas yang paling nyaman. Rosemary menyarankan pemain mencoba AKM tanpa attachment terlebih dahulu. Setelah sensitivitas terasa pas, barulah attachment ditambahkan secara bertahap.
Latihan recoil juga sebaiknya dilakukan secara progresif. Alih-alih langsung mencoba spray panjang, pemain dapat memulai dengan burst pendek sekitar 5–20 peluru. Tujuannya adalah membiasakan tangan mengontrol hentakan AKM sebelum meningkatkan durasi spray. Cara tersebut memungkinkan pemain memahami pola recoil secara perlahan sekaligus mengetahui seberapa jauh kemampuan aim mereka ketika menggunakan senjata 7.62mm tersebut.
AKM Bukan Senjata untuk Semua Jarak
Satu hal yang perlu dipahami adalah karakter AKM. Meskipun update 4.6 membuatnya lebih stabil, bukan berarti senjata ini ideal digunakan untuk semua kondisi. Rosemary menekankan bahwa AKM lebih optimal ketika digunakan pada close hingga mid-range. Karena itu, pemain perlu memperhatikan positioning dan tidak memaksakan duel jarak jauh hanya karena merasa recoil AKM sudah lebih mudah dikendalikan.
Aim yang presisi, positioning yang tepat, serta kemampuan mengontrol recoil tetap menjadi faktor penting. Perpindahan dari M416 atau AUG juga membutuhkan perubahan mindset. Kedua senjata 5.56mm tersebut memiliki karakter yang relatif berbeda sehingga pemain tidak disarankan membandingkan sensasi penggunaannya secara langsung dengan AKM.
Dengan kata lain, pemain perlu memahami bahwa AKM mempunyai gaya bermain sendiri.
Tips AKM Rosemary untuk PUBG MOBILE 4.6
Jika dirangkum, ada beberapa poin penting yang bisa dicoba ligagamer setelah update PUBG MOBILE versi 4.6:
Jadikan AKM sebagai primary weapon jika sudah nyaman dengan karakter recoil-nya.
Pertimbangkan Mini14, SLR, atau SKS sebagai secondary weapon.
Gunakan Red Dot atau 3x Scope sesuai kebutuhan.
Untuk close hingga mid-range, no scope dapat menjadi pilihan.
Gunakan Extended Quickdraw Magazine atau Quickdraw Magazine untuk membantu reload.
Pertimbangkan Suppressor atau Compensator sebagai muzzle.
Cari sensitivitas AKM yang nyaman sebelum menggunakan attachment lengkap.
Mulai latihan recoil dengan burst 5–20 peluru.
Jangan langsung memaksakan spray panjang.
Prioritaskan AKM untuk pertarungan close dan mid-range.
Fokus pada aim, positioning, dan kontrol recoil.
Jangan memaksakan gaya bermain M416 atau AUG ketika beralih ke AKM.
Dengan perubahan pada update PUBG MOBILE 4.6, AKM kini memiliki ruang yang lebih besar untuk kembali digunakan sebagai pilihan utama. Bagi pemain yang selama ini menghindari AKM karena recoil-nya, penyesuaian terbaru bisa menjadi momentum untuk mencoba kembali.
Apalagi dengan tips dari Rosemary, proses adaptasi bisa dilakukan secara bertahap. Mulai dari sensitivitas, burst pendek, pemilihan attachment, hingga memahami jarak tempur yang tepat. Setelah terbiasa, AKM bisa menjadi opsi menarik untuk memperkuat gameplay PUBG MOBILE versi terbaru.

Ikuti terus berita terbaru seputar PUBG Mobile di Ligagame Esports! Jangan lupa kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.
Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.