Dplus KIA kembali menunjukkan performa solid di panggung kompetitif League of Legends. Bermain di kandang T1, mereka sukses mengamankan kemenangan ketiga secara beruntun setelah menundukkan sang lawan. Hasil ini sekaligus membawa Dplus KIA masuk ke klub 16 kemenangan, mempertegas bahwa momentum mereka sedang berada di jalur yang sangat positif.
Kemenangan atas T1 menjadi semakin menarik karena pertandingan berlangsung dengan tempo yang cukup berbeda di setiap set. Dplus KIA tidak selalu tampil agresif sejak menit awal, tetapi mampu membaca momentum dan menghukum kesalahan T1 ketika kesempatan akhirnya terbuka.
Dengan tambahan satu kemenangan ini, pertanyaan berikutnya bukan lagi soal apakah Dplus KIA sedang dalam performa bagus. Yang lebih menarik adalah seberapa jauh momentum tersebut bisa membawa mereka pada sisa musim.
Dplus KIA Sabar Menunggu Celah T1
Set ketiga menjadi bagian paling unik dari pertandingan. Selama lebih dari 15 menit, tidak ada satu pun kill yang tercipta. Kedua tim tampak bermain sangat hati-hati dan terus berusaha menghindari setup lawan.
Namun, Dplus KIA akhirnya berhasil memecahkan kebuntuan dengan satu serangan besar. Mereka terlebih dahulu menjatuhkan Ziggs milik 'Peyz' Kim Su-hwan sebelum melanjutkan dengan aksi dive yang berujung pada ace bersih.
Momen tersebut menjadi titik balik pertandingan. 'ShowMaker' Heo Su dengan Akali miliknya langsung mendapatkan momentum besar setelah mengamankan quadra kill. Dari situ, Dplus KIA mulai memiliki ruang lebih luas untuk mengendalikan jalannya permainan.
T1 sebenarnya sempat mendapatkan sesuatu dari pertukaran objektif. Mereka kehilangan tiga Dragon, tetapi berhasil menjatuhkan K'Sante milik 'Siwoo' Jeon Si-woo. Kill tersebut bahkan jatuh ke tangan 'Faker' Lee Sang-hyeok yang menggunakan Viktor, sehingga T1 masih memiliki sumber damage yang dapat diandalkan.
Faker dan Oner Coba Tahan Tekanan
Faker bersama 'Oner' Moon Hyeon-joon juga beberapa kali mencoba menciptakan peluang melalui kombinasi Viktor dan Trundle. Keduanya kembali bekerja sama untuk menemukan posisi K'Sante dan berhasil melakukan pick-off.
Akan tetapi, keuntungan kecil tersebut belum cukup untuk menghentikan Dplus KIA. T1 kesulitan mengimbangi kontrol objektif yang terus dibangun lawannya.
Ketika Mountain Soul mulai menjadi milik Dplus KIA, situasi pertandingan semakin sulit bagi T1. Kellin dengan Rakan melakukan inisiasi supercepat yang langsung diikuti rentetan skill area-of-effect dari rekan-rekannya.
Hasilnya brutal. Dplus KIA berhasil mengamankan empat kill tanpa mendapatkan perlawanan berarti. Mountain Soul pun berada di tangan mereka dan membuat posisi T1 semakin tertekan.
Dplus KIA Kunci Kemenangan di Sekitar Baron
Setelah mendapatkan Mountain Soul, Dplus KIA kembali memenangkan teamfight penting di sekitar area Baron. Eksekusi mereka terlihat semakin rapi ketika seluruh pemain mampu memanfaatkan keunggulan yang sudah diperoleh.
T1 akhirnya hanya menyisakan Ziggs untuk mempertahankan markas. Dengan kondisi tersebut, peluang comeback praktis semakin tipis. Dplus KIA tidak membuang kesempatan dan langsung menutup pertandingan.
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan angka bagi Dplus KIA. Tiga kemenangan beruntun dan total 16 kemenangan menunjukkan konsistensi yang mulai menjadi identitas mereka.
Bagi T1, kekalahan di kandang sendiri tentu menjadi hasil yang mengecewakan. Sementara bagi Dplus KIA, kemenangan tersebut menjadi sinyal bahwa mereka sedang memasuki fase musim yang patut diperhatikan.
Jika performa seperti ini terus berlanjut, Dplus KIA bukan hanya sekadar tim yang sedang mendapatkan winning streak. Mereka bisa menjadi salah satu ancaman serius bagi tim-tim papan atas di fase berikutnya.

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.