Beta WoW Forever kembali mendapatkan pembaruan besar. Update kedua ini membawa sejumlah perubahan penting yang membuat pengalaman bermain semakin luas, mulai dari kenaikan batas level hingga level 30, area baru di Wetlands, sampai hadirnya dungeon Excavation Site.
Selain konten baru, Blizzard juga melakukan sejumlah penyesuaian terhadap talent, kemampuan class, serta gaya bermain beberapa class. Perubahan tersebut membuat Update Two menjadi salah satu patch penting selama fase beta WoW Forever.
Level Cap WoW Forever Kini Naik ke Level 30
Perubahan paling besar dalam WoW Forever Beta Update Two adalah peningkatan level cap dari 20 menjadi 30. Kenaikan ini membuka lebih banyak pilihan bagi pemain untuk melanjutkan perjalanan leveling sekaligus menjelajahi area dengan tingkat kesulitan lebih tinggi.
Kenaikan level cap tersebut juga dinilai hadir pada waktu yang tepat karena semakin banyak pemain beta yang sudah mencapai level 20. Dengan rentang leveling baru dari level 20 hingga 30, pemain kini memiliki lebih banyak aktivitas sebelum mencapai batas level berikutnya. Yang menarik, peningkatan level cap tidak hanya berarti zona baru. Blizzard juga membuka akses menuju dungeon baru yang dirancang untuk karakter dengan kisaran level 25 hingga 30.

Excavation Site Jadi Dungeon Baru
Dungeon baru bernama Excavation Site menjadi salah satu konten utama dalam WoW Forever Beta Update Two. Dungeon ini ditujukan bagi pemain yang sedang berada di fase leveling level 25–30. Lokasinya juga relatif mudah dijangkau. Bagi pemain Alliance, perjalanan dapat dimulai dari Menethil Harbor. Area tersebut kini semakin mudah diakses melalui koneksi kapal baru dari Stormwind maupun Auberdine.
Sementara itu, pemain Horde dapat menuju area tersebut dari Hillsbrad Foothills dan Arathi Highlands. Pemain Undead bahkan berada di jalur yang cukup dekat dengan kawasan tersebut, sedangkan ras Horde lainnya dapat memanfaatkan akses menuju Undercity melalui zeppelin dari Orgrimmar.
Dengan hadirnya dungeon baru, fase leveling 20–30 di WoW Forever tidak sekadar menawarkan zona baru. Pemain juga mendapatkan alasan untuk membentuk party dan menguji kemampuan karakter mereka dalam konten PvE.
Perubahan Class Mulai Mengubah Meta WoW Forever
Update kedua tidak hanya berisi konten baru. Blizzard juga mulai memperdalam identitas setiap class melalui perubahan talent, kemampuan, dan mekanik pertarungan. Untuk Warrior, critical hit kini memberikan bonus rage. Blizzard juga mengonfirmasi adanya masalah yang membuat Warrior dan Druid tidak memperoleh bonus rage ketika terkena serangan. Namun, perbaikan bug tersebut baru dijadwalkan hadir pada minggu berikutnya.
Sementara itu, Druid mendapatkan perubahan menarik melalui talent capstone Feral bernama Shifting Power. Talent ini memungkinkan Druid mengubah mana menjadi 40 energy. Mekanik tersebut menjadi bentuk baru dari konsep power-shifting, tanpa mengharuskan pemain terus berpindah ke bentuk humanoid untuk menjaga energy.
Paladin dan Hunter Mendapat Arah Gameplay Baru
Pada Paladin, kemampuan Champion of the Light akan kehilangan bonus healing power. Setelah perubahan tersebut, kemampuan ini akan lebih difokuskan sebagai bagian dari gameplay Retribution dan Protection. Blizzard juga masih melakukan eksperimen terhadap Hunter, khususnya Survival Hunter. Developer ingin menghadirkan dua pendekatan permainan yang berbeda.
Gaya pertama berfokus pada pertarungan jarak dekat dengan memanfaatkan kemampuan melee dan trap. Sementara gaya kedua memungkinkan Hunter bertarung dari jarak jauh, kemudian masuk ke jarak dekat untuk menggunakan kemampuan tertentu sebelum kembali menyerang dari kejauhan. Perubahan ini berpotensi membuat Survival Hunter memiliki pilihan gaya bermain yang lebih fleksibel ketika WoW Forever memasuki tahap berikutnya.
Enhancement Shaman Mulai Mengandalkan Spell Power
Enhancement Shaman juga menjadi salah satu class yang mendapatkan perhatian Blizzard. Developer ingin mendorong pemain mempertimbangkan Spell Power, mirip dengan pendekatan yang diterapkan pada Paladin.
Dengan adanya Maelstrom Weapon, Enhancement Shaman nantinya dapat menyisipkan Lightning Bolt ke dalam rotasi mereka. Perubahan tersebut membuat gameplay Enhancement semakin menggabungkan serangan fisik dengan kemampuan spell. Sementara itu, Mage masih terus dipantau, terutama karena Blizzard ingin mencegah class tersebut terlalu dominan dalam aktivitas solo AOE farming.
Untuk Warlock dan Priest, Blizzard sejauh ini masih menilai keduanya berada dalam kondisi yang cukup baik. Priest sendiri kemungkinan akan mempertahankan perpaduan gaya bermain Holy dan Discipline.

Rogue Diproyeksikan Jadi Raja Single-Target DPS
Salah satu perubahan yang cukup menarik datang dari Rogue. Blizzard mengungkap talent baru yang memungkinkan Rogue menyimpan power melalui serangan tertentu dan kemudian melepaskannya setelah beberapa waktu.
Konsep tersebut semakin memperkuat identitas Subtlety Rogue sebagai class yang mengatur pertarungan dari balik stealth sebelum memberikan burst damage besar kepada target.
Blizzard juga menegaskan arah desain Rogue sebagai spesialis single-target DPS. Rogue memiliki white damage yang sangat tinggi berkat Slice and Dice serta attack speed yang cepat.
Ketika mekanik tersebut digabungkan dengan penggunaan poison, Rogue berpotensi menjadi salah satu class yang sangat efektif dalam pertarungan melawan boss. Arah tersebut tampaknya memang sesuai dengan desain Blizzard yang ingin menjadikan Rogue sebagai spesialis damage terhadap satu target.
WoW Forever Beta Semakin Mendekati Pengalaman Leveling yang Lebih Lengkap
Dengan level cap yang kini mencapai 30, area Wetlands tambahan, serta hadirnya Excavation Site, WoW Forever Beta Update Two memberikan gambaran lebih jelas mengenai arah pengembangan game.
Perubahan class juga menjadi bagian penting karena Blizzard mulai menguji identitas dan keseimbangan masing-masing class dalam level yang lebih tinggi. Warrior, Druid, Hunter, Shaman, Rogue, hingga class lainnya mendapatkan perhatian dengan pendekatan yang berbeda.
Bagi pemain beta, Update Two menjadi kesempatan untuk mengeksplorasi konten baru sekaligus menguji perubahan gameplay sebelum Blizzard merilis pembaruan berikutnya. Dengan semakin banyak pemain yang mencapai level 20, kenaikan level cap ke 30 juga membuka fase baru dalam perjalanan beta WoW Forever.

Ikuti terus berita tekno dan Games dan Esports di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.
Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.