Insomniac Games akhirnya memberikan penjelasan mengenai isu penggunaan generative AI dalam Marvel’s Wolverine. Studio yang berada di balik game eksklusif PlayStation 5 tersebut menegaskan bahwa tidak ada aset yang dibuat menggunakan AI generatif di dalam game.
Klarifikasi ini muncul setelah sebuah papan tanda toilet di dalam Marvel’s Wolverine menjadi viral di media sosial. Tampilan tanda tersebut terlihat berantakan, dengan siluet figur manusia yang bertumpuk dan terduplikasi. Kondisi tersebut kemudian membuat sebagian pemain menduga adanya penggunaan AI dalam proses pembuatan aset game.
Namun, Insomniac menjelaskan bahwa tampilan aneh tersebut bukan hasil AI. Masalah tersebut merupakan bug pada UV map yang sedang diperbaiki oleh tim pengembang.
Papan Tanda Toilet Marvel’s Wolverine Jadi Viral
Perdebatan bermula dari rekaman gameplay yang beredar di TikTok dan X. Dalam video tersebut, pemain menemukan papan tanda toilet dengan tampilan yang tidak semestinya. Ikon figur manusia pada papan tersebut terlihat saling bertumpuk dan mengalami duplikasi. Artefak visual tersebut cukup mencolok sehingga menarik perhatian komunitas game.
Salah satu video di TikTok bahkan telah ditonton lebih dari 700.000 kali. Sementara itu, unggahan di X yang mempertanyakan kemungkinan penggunaan AI dalam game dengan anggaran produksi yang dilaporkan mencapai sekitar US$300 juta juga memperoleh lebih dari 452.000 views. Besarnya perhatian terhadap gambar tersebut kemudian membuat isu penggunaan AI berkembang lebih luas di komunitas.
Insomniac Bantah Ada Aset Generative AI
Insomniac kemudian memberikan jawaban langsung melalui X. James Stevenson, Director of Community and Marketing Insomniac Games, menjelaskan bahwa masalah tersebut berasal dari kesalahan teknis.
Stevenson menyebut tampilan papan tanda tersebut merupakan UV map bug dan tim sudah menyiapkan perbaikannya. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada aset yang dibuat menggunakan AI generatif di Marvel’s Wolverine.
Pernyataan tersebut penting karena klarifikasi Insomniac tidak hanya membahas papan tanda yang menjadi viral. Stevenson secara lebih luas menutup spekulasi mengenai penggunaan aset AI generatif dalam game tersebut. Dengan demikian, berdasarkan penjelasan resmi studio, artefak visual yang terlihat pada papan tanda bukan merupakan indikasi bahwa aset tersebut dibuat oleh AI.
Apa Itu UV Map Bug?
Bagi pemain yang tidak familiar dengan pengembangan game, istilah UV mapping mungkin terdengar cukup teknis. Secara sederhana, UV map digunakan untuk menentukan bagaimana sebuah tekstur dua dimensi ditempelkan pada model tiga dimensi. Proses tersebut memungkinkan gambar, pola, atau material terlihat sesuai dengan bentuk objek dalam game.
Jika koordinat UV mengalami kesalahan, tekstur dapat muncul secara tidak semestinya. Gambar bisa terlihat melar, bertumpuk, bergeser, atau bahkan terduplikasi pada bagian tertentu dari sebuah model. Kondisi tersebut dapat menjelaskan mengapa ikon pada papan tanda toilet Marvel’s Wolverine terlihat seperti mengalami distorsi.
Perbedaan tampilan pada sejumlah screenshot juga dapat terjadi akibat masalah pemetaan tekstur. Karena itu, tampilan visual yang terlihat seperti gambar tidak beraturan tidak otomatis menunjukkan bahwa aset tersebut dibuat menggunakan AI.
Insomniac belum memberikan jadwal pasti kapan perbaikan bug tersebut akan dirilis. Namun, studio telah mengonfirmasi bahwa solusi untuk masalah tersebut sedang dipersiapkan.
Marvel’s Wolverine Hadapi Sorotan di Awal Perilisan
Isu mengenai papan tanda tersebut muncul tidak lama setelah Marvel’s Wolverine resmi dirilis secara global pada 15 September 2026 untuk PlayStation 5. Game tersebut mendapatkan respons yang cukup positif dari kritikus secara umum. Namun, penerimaan dari pemain disebut lebih beragam, dengan sejumlah kritik diarahkan pada beberapa aspek gameplay, termasuk penggunaan quick-time events (QTE).
Di sisi penjualan, analis memperkirakan Marvel’s Wolverine telah terjual sekitar 1,9 juta kopi pada minggu pertamanya. Angka tersebut masih berupa estimasi analis dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh Sony. Dengan statusnya sebagai salah satu proyek besar PlayStation, setiap isu yang muncul dari Marvel’s Wolverine tentu mudah mendapatkan perhatian komunitas.
Insomniac Tutup Spekulasi Penggunaan AI
Perkembangan teknologi AI generatif memang menjadi salah satu topik yang semakin sering dibahas dalam industri game. Penggunaan AI dalam proses pengembangan aset, ilustrasi, suara, maupun elemen lainnya menjadi perhatian komunitas dan developer. Karena itu, ketika sebuah aset dalam game terlihat tidak biasa, dugaan mengenai penggunaan AI dapat dengan cepat menyebar di media sosial.
Dalam kasus Marvel’s Wolverine, Insomniac memberikan penjelasan yang cukup tegas. Studio menyatakan bahwa masalah pada papan tanda tersebut berasal dari UV mapping bug, bukan dari penggunaan generative AI.
Perbaikan untuk bug tersebut masih dalam proses. Sementara itu, Marvel’s Wolverine tetap melanjutkan perjalanannya sebagai salah satu rilisan besar PlayStation 5 pada 2026.
Bagi pemain, kasus ini juga menjadi pengingat bahwa visual glitch dalam game dapat memiliki penyebab teknis yang jauh lebih sederhana daripada dugaan awal. Dalam pengembangan game dengan aset tiga dimensi yang sangat kompleks, kesalahan pemetaan tekstur merupakan salah satu masalah yang dapat terjadi selama proses produksi maupun setelah game dirilis.

Ikuti terus berita Games dan Esports di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.
Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.