OCA Tegaskan Masa Depan Esports di Asian Games, Ajang Baru di Kuwait Mulai 2027

by Ligagame

Kabar mengenai masa depan esports di Asian Games akhirnya mendapat klarifikasi dari Olympic Council of Asia (OCA). Di tengah berlangsungnya Asian Games Aichi-Nagoya 2026, OCA membantah laporan yang menyebut esports akan dikeluarkan dari ajang olahraga terbesar di Asia setelah edisi 2026.

Dalam pernyataan resminya, Direktur Jenderal OCA Husain Al Musallam menegaskan bahwa esports akan tetap menjadi bagian dari Asian Games. OCA juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan esports di kawasan Asia.

Klarifikasi ini muncul setelah beredar informasi daring yang menyebut esports akan ditarik dari program Asian Games setelah Aichi-Nagoya 2026.

OCA Bantah Esports Keluar dari Asian Games

OCA menyatakan tidak pernah membuat maupun mengeluarkan pengumuman bahwa esports akan ditarik dari Asian Games. Pernyataan mengenai “esports withdraws from the Asian Games” yang beredar di internet disebut tidak sesuai dengan pengaturan dan pekerjaan yang dilakukan OCA saat ini.

Husain Al Musallam menegaskan bahwa esports akan terus berada “within the Asian Games”. OCA juga menyatakan akan melanjutkan dukungan terhadap perkembangan cabang olahraga elektronik tersebut di Asia.

“Popularitas esports di Asia menjadi salah satu pertimbangan utama OCA dalam membuat pengaturan tersebut,” ujar Al Musallam.

Ia menambahkan bahwa OCA akan terus mendukung perkembangan esports sekaligus mempromosikan dan memperkenalkannya melalui berbagai kegiatan olahraga lainnya.

Asian Esports and Mind Sports Games Digelar Mulai 2027

Salah satu sumber kebingungan terkait masa depan esports di Asian Games adalah rencana penyelenggaraan Asian Esports and Mind Sports Games. Pada 19 September 2026, OCA menandatangani host city contract bersama Kuwait. Kesepakatan tersebut mengonfirmasi Kuwait sebagai tuan rumah edisi perdana Asian Esports and Mind Sports Games yang dijadwalkan berlangsung pada 2027.

Namun, menurut penjelasan terbaru OCA, kompetisi baru tersebut tidak dimaksudkan untuk menggantikan esports di Asian Games. Ajang khusus tersebut justru dirancang untuk memberikan platform tambahan bagi atlet esports dan olahraga pikiran di Asia untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Dengan demikian, posisi resmi OCA saat ini menunjukkan adanya dua ajang yang berjalan secara terpisah. Esports tetap menjadi bagian dari Asian Games, sementara Asian Esports and Mind Sports Games akan menjadi kompetisi tersendiri mulai 2027.

Ada Perbedaan dengan Dokumen Keputusan OCA 2024

Meski OCA telah memberikan klarifikasi terbaru, terdapat catatan penting terkait dokumen resmi organisasi tersebut pada 2024. Dalam dokumen keputusan dari pertemuan ke-90 OCA Executive Board pada 26 November 2024, Item 6 secara eksplisit mencantumkan bahwa proposal untuk menghapus esports dari program Asian Games setelah Aichi-Nagoya dan menyelenggarakan Asian Esports and Mind Games secara terpisah telah disetujui secara bulat.

Dokumen tersebut masih dapat diakses melalui situs resmi OCA. Hal ini membuat pernyataan terbaru OCA memiliki perbedaan dengan isi keputusan yang sebelumnya dipublikasikan. Dalam klarifikasi terbarunya, OCA menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah memutuskan atau mengumumkan penghapusan esports dari Asian Games.

Namun, OCA juga belum memberikan dokumen lanjutan dalam pernyataan tersebut yang menjelaskan apakah keputusan 2024 telah diubah atau dicabut.

Format Esports Asian Games 2030 Belum Dijelaskan

Meskipun OCA menegaskan esports akan tetap hadir di Asian Games, struktur kompetisi untuk edisi mendatang masih belum dijabarkan secara rinci. OCA belum mengungkap daftar disiplin maupun susunan nomor pertandingan esports untuk Asian Games Doha 2030. Untuk saat ini, yang disampaikan secara resmi adalah komitmen mempertahankan esports dalam sistem Asian Games.

Detail teknis mengenai nomor pertandingan, format kompetisi, serta game yang akan dipertandingkan di edisi berikutnya diperkirakan akan diumumkan kemudian. Situasi tersebut membuat masa depan esports di Asian Games masih menyisakan sejumlah detail yang menunggu kepastian resmi.

Esports Mulai dari Demonstrasi hingga Perebutan Medali

Esports pertama kali hadir di Asian Games sebagai cabang olahraga demonstrasi pada Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Empat tahun kemudian, esports berkembang menjadi cabang perebutan medali resmi pada Asian Games Hangzhou 2022. Pada edisi tersebut, esports menyediakan total tujuh medali emas. Perkembangan tersebut menunjukkan meningkatnya posisi esports dalam ekosistem olahraga Asia.

Di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, sebanyak 11 nomor esports dijadwalkan dipertandingkan. Daftarnya mencakup Combat Sports, Pokémon UNITE, Honor of Kings, League of Legends, Game for Peace Asian Games Edition, Peak Battle, Identity V Asian Games Edition, Naraka: Bladepoint, GT Racing 7, eFootball, dan Magic Bubble Championship. Dengan status esports yang kembali ditegaskan OCA, cabang ini masih menjadi bagian dari perebutan medali Asian Games.

Esports dan Ajang Baru Akan Berjalan Berdampingan

Pernyataan terbaru OCA pada dasarnya menempatkan dua kompetisi dalam jalur yang berbeda. Asian Games tetap menjadi salah satu panggung utama bagi esports sebagai cabang perebutan medali, sementara Asian Esports and Mind Sports Games akan memberikan kompetisi tambahan bagi atlet di kawasan Asia.

Perubahan maupun pengembangan format esports pada Asian Games berikutnya masih menunggu informasi lebih lanjut dari OCA.

Untuk saat ini, pernyataan resmi terbaru OCA menegaskan bahwa esports tetap menjadi cabang perebutan medali di Asian Games dan organisasi tersebut berkomitmen melanjutkan dukungan terhadap perkembangan esports di Asia.

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!