Xtreme Gaming Reset Total! Semua Pemain Pergi, Ame Jadi Satu-satunya yang Bertahan

Era baru Xtreme Gaming di Dota 2 resmi dimulai dengan langkah yang sangat ekstrem. Organisasi asal China tersebut melakukan perombakan besar-besaran setelah melewati musim 2025–2026 yang jauh dari harapan.

Dalam pengumuman resmi melalui Weibo, Xtreme Gaming memastikan hampir seluruh roster telah meninggalkan tim. Ame menjadi satu-satunya pemain yang masih dipertahankan untuk proyek berikutnya.

Tidak hanya pemain, posisi pelatih juga mengalami perubahan. NothingToSay, Xxs, fy, xNova, hingga pelatih LaNm resmi berpisah dengan Xtreme Gaming. Organisasi menyebut keputusan tersebut merupakan kesepakatan bersama antara kedua pihak. Perombakan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Xtreme Gaming ingin membangun kembali kekuatan mereka dari awal.

Musim Buruk Jadi Pemicu Perombakan

Perubahan besar tersebut tidak datang tanpa alasan. Xtreme Gaming menjalani salah satu musim paling mengecewakan dalam perjalanan mereka. Dengan roster yang diisi sejumlah nama besar, Xtreme Gaming hanya mampu menembus posisi empat besar pada tiga turnamen S-Tier sepanjang musim.

Hasil tersebut terasa semakin mengecewakan karena ekspektasi terhadap skuad ini sebenarnya sangat tinggi. Xtreme Gaming memiliki kombinasi pemain berpengalaman yang seharusnya mampu bersaing memperebutkan gelar di turnamen terbesar.

Namun, performa mereka justru tidak stabil hingga akhirnya mencapai titik terendah di The International 2026.

Gagal Total di The International 2026

The International 2026 menjadi pukulan terbesar bagi Xtreme Gaming. Sebagai tim China yang mendapatkan undangan langsung, mereka justru harus tersingkir dengan posisi 14–15. Hasil tersebut tentu jauh dari ekspektasi. Terlebih lagi, TI 2026 digelar di Shanghai, China, sehingga tekanan terhadap wakil tuan rumah semakin besar.

Kegagalan Xtreme Gaming juga mencerminkan masalah yang lebih luas bagi skena Dota 2 China. Untuk pertama kalinya dalam sejarah The International, tidak ada satu pun tim China yang berhasil menembus delapan besar. Situasi tersebut membuat hasil TI 2026 terasa semakin pahit bagi komunitas Dota 2 China.

Drama DreamLeague Ikut Membayangi Musim Xtreme

Masalah Xtreme Gaming sepanjang musim bukan hanya soal hasil turnamen. Salah satu insiden yang paling banyak diperbincangkan terjadi pada DreamLeague Season 29, ketika Ame meninggalkan pertandingan dalam kondisi frustrasi.

Pada turnamen yang sama, mantan pelatih Xtreme Gaming, xiao8, juga meninggalkan tim di tengah kompetisi. Kondisi tersebut membuat pelatih asisten harus mengambil alih tanggung jawab drafting.

Rangkaian masalah tersebut memperlihatkan bahwa Xtreme Gaming tidak hanya menghadapi persoalan performa, tetapi juga membutuhkan stabilitas internal untuk kembali menjadi penantang serius di level dunia.

Jika dibandingkan dengan pencapaian mereka sebelumnya, kemerosotan tersebut terasa semakin drastis. Xtreme Gaming sebelumnya mampu finis sebagai runner-up TI14, tetapi kemudian terpuruk hingga mendekati posisi terbawah pada edisi berikutnya.

Ame Masih Mengejar Aegis

Di tengah pembongkaran besar-besaran, ada satu nama yang tetap menjadi bagian dari rencana Xtreme Gaming: Ame. Pemain veteran tersebut masih melanjutkan perjalanannya untuk mengejar gelar The International yang belum pernah berhasil ia raih.

Ame memang sudah lama dikenal sebagai salah satu carry terbaik yang belum memiliki trofi Aegis of Champions. Ia pernah mencapai final The International, tetapi gelar juara masih menjadi bagian yang hilang dari koleksi prestasinya. Kini, Xtreme Gaming akan kembali membangun roster dengan Ame sebagai fondasi utama. Pertanyaannya tentu sederhana: siapa yang akan menjadi rekan seperjuangannya?

Mantan Pemain Vici Gaming Bisa Jadi Opsi

Salah satu sumber pemain potensial bisa datang dari Vici Gaming, yang membubarkan roster mereka setelah tersingkir dari TI 2026. Beberapa nama dari Vici Gaming memiliki koneksi dengan Ame dan berpotensi menjadi pilihan menarik untuk proyek baru Xtreme Gaming.

Xm, XinQ, dan y` merupakan tiga pemain yang sebelumnya pernah bermain bersama Ame. Chemistry yang sudah terbentuk dapat menjadi keuntungan jika Xtreme Gaming benar-benar memilih salah satu atau beberapa dari mereka.

Namun, belum ada kepastian mengenai siapa yang akan masuk ke roster baru. Xtreme Gaming masih memiliki banyak pekerjaan sebelum tim berikutnya siap bertanding di level tertinggi.

Apakah Xtreme Gaming Akan Merekrut Pemain Internasional?

Dengan terbatasnya pilihan pemain top dari China, Xtreme Gaming juga memiliki kemungkinan mengambil langkah yang lebih berani: membangun roster internasional. Skena Dota 2 China memang masih memiliki sejumlah pemain berpengalaman, tetapi regenerasi talenta baru menjadi salah satu tantangan yang terus dihadapi kawasan tersebut. Karena itu, mendatangkan satu atau dua pemain dari region lain bisa menjadi opsi untuk memberikan perspektif berbeda sekaligus memperluas pilihan roster.

Bukan hanya pemain, posisi pelatih juga dapat menjadi area yang menarik untuk dieksplorasi. Kehadiran pelatih asing berpotensi membawa pendekatan baru dalam strategi, drafting, hingga pengembangan pemain. Jika Xtreme Gaming benar-benar ingin kembali bersaing dengan tim-tim elite dunia, perubahan perspektif bisa menjadi salah satu kunci.

Xtreme Gaming Memulai dari Nol

Perombakan Xtreme Gaming kali ini jelas bukan perubahan kecil. Hampir seluruh roster dan staf pelatih telah pergi, sementara Ame menjadi satu-satunya pemain yang dipertahankan. Keputusan tersebut menunjukkan betapa seriusnya organisasi dalam merespons hasil buruk musim lalu.

Namun, membangun ulang tim setelah kehilangan begitu banyak pemain juga memiliki risiko tersendiri. Chemistry harus dibangun kembali, pembagian peran perlu ditentukan, dan strategi baru harus segera ditemukan.

Bagi Ame, ini menjadi babak baru dalam perjalanan panjang mengejar Aegis. Sementara bagi Xtreme Gaming, proyek berikutnya akan menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa kegagalan di TI 2026 hanyalah titik terendah sebelum mereka kembali bangkit.

Satu hal yang pasti, Xtreme Gaming kini memasuki era baru. Dan dengan Ame sebagai fondasinya, roster baru mereka menjadi salah satu proyek paling menarik untuk ditunggu dalam bursa transfer Dota 2 berikutnya!

ligagame home of dota2 indonesia 7b308 c7191

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!