Aktivitas pemain Dota 2 mengalami penurunan pada September 2026. Berdasarkan statistik Steam Charts, jumlah pemain online rata-rata Dota 2 sepanjang September berada di angka 571,2 ribu pemain, sementara jumlah pemain tertinggi atau peak online mencapai sekitar 919 ribu pengguna.
Angka tersebut turun cukup signifikan dibandingkan Agustus 2026. Pada bulan sebelumnya, Dota 2 mencatat rata-rata 617,1 ribu pemain dengan jumlah peak mencapai 981,1 ribu pemain. Dengan demikian, rata-rata pemain Dota 2 turun sekitar 45,9 ribu pengguna dari bulan ke bulan. Sementara itu, angka peak online berkurang sekitar 62,1 ribu pemain.
Rata-rata Pemain Dota 2 Turun Setelah Tiga Bulan Bertumbuh
Penurunan pada September menjadi perhatian karena mengakhiri tren positif Dota 2 dalam tiga bulan sebelumnya. Selama tiga bulan berturut-turut, rata-rata jumlah pemain online Dota 2 mengalami pertumbuhan. Namun, momentum tersebut terhenti pada September ketika tidak ada update besar maupun event utama yang mampu mendorong aktivitas pemain.
Jika dibandingkan dengan Agustus, rata-rata pemain turun dari 617,1 ribu menjadi 571,2 ribu. Secara persentase, penurunan tersebut berada di kisaran 7,4 persen. Sementara itu, peak player turun dari 981,1 ribu menjadi 919 ribu. Dengan angka tersebut, jumlah pemain bersamaan tertinggi Dota 2 juga kembali berada di bawah 1 juta pengguna.
Tidak Ada Update Besar Jadi Salah Satu Faktor
Salah satu hal yang menonjol sepanjang September adalah minimnya konten besar untuk Dota 2. Valve memang merilis patch 7.41f pada 15 September 2026, tetapi pembaruan tersebut lebih berfokus pada perubahan keseimbangan kecil untuk hero dan item.
Patch semacam ini tetap penting untuk menjaga keseimbangan permainan kompetitif. Namun, dari sisi daya tarik terhadap pemain secara luas, update kecil biasanya tidak memiliki efek yang sama seperti major patch atau event besar.
Bagi game live service seperti Dota 2, kehadiran konten baru sering menjadi salah satu pemicu pemain lama kembali ke dalam game. Well, bisa jadi karena September tidak menghadirkan event besar dengan skala serupa, aktivitas pemain pun mengalami penurunan setelah periode pertumbuhan sebelumnya.
The International 2026 Sempat Mengangkat Aktivitas Pemain
Penurunan September juga menjadi menarik jika melihat aktivitas Dota 2 beberapa bulan sebelumnya. Pada musim panas, Valve menghadirkan sejumlah momentum besar yang berpotensi meningkatkan jumlah pemain.
Salah satunya adalah event Dark Carnival yang dirilis pada akhir Juni. Event tersebut memberikan konten tambahan sekaligus menjadi salah satu daya tarik bagi komunitas Dota 2. Kemudian pada Agustus 2026, perhatian komunitas global tertuju pada The International 2026.
Turnamen terbesar dalam kalender kompetitif Dota 2 tersebut secara alami membawa perhatian besar terhadap game. Selain penggemar esports, pemain kasual juga memiliki alasan untuk kembali membuka Dota 2 ketika turnamen internasional berlangsung. Kondisi tersebut ikut menjelaskan mengapa Agustus mampu mencatat rata-rata pemain lebih tinggi dibandingkan September.

Peak Player Dota 2 Kembali di Bawah 1 Juta
Angka lain yang patut diperhatikan adalah peak player. Pada Agustus, Dota 2 mampu mencapai 981,1 ribu pemain online secara bersamaan. Sebulan kemudian, angka tersebut turun menjadi sekitar 919 ribu pemain. Artinya, terdapat selisih sekitar 62,1 ribu pemain pada angka peak.
September juga menjadi periode ketika peak player kembali berada di bawah angka 1 juta setelah beberapa bulan sebelumnya mendekati atau melewati ambang tersebut. Meski demikian, angka 919 ribu tetap menunjukkan bahwa Dota 2 masih mampu menarik ratusan ribu pemain secara bersamaan dalam satu periode.
Apakah Dota 2 Akan Kembali Naik?
Penurunan aktivitas pemain pada September belum tentu menunjukkan tren jangka panjang. Salah satu penyebab yang disebut dalam data tersebut adalah absennya update besar dan event utama selama bulan tersebut. Artinya, perubahan jumlah pemain pada bulan berikutnya akan sangat menarik untuk diamati apabila Valve kembali menghadirkan konten baru.
Update besar dapat mengubah meta, menghadirkan perubahan gameplay, sekaligus mendorong pemain lama untuk kembali mencoba permainan. Bagi komunitas kompetitif, perubahan patch juga dapat membuat pengalaman bermain menjadi lebih segar karena pemain harus menyesuaikan strategi, hero pool, item build, dan pola permainan. Dengan basis pemain yang masih besar, Dota 2 memiliki ruang untuk kembali meningkatkan aktivitas apabila momentum baru hadir.
Dota 2 Masih Punya Basis Pemain Besar
Meskipun mengalami penurunan 7,4 persen pada rata-rata pemain bulanan, angka September tetap menunjukkan besarnya komunitas Dota 2 di Steam. Rata-rata 571,2 ribu pemain online berarti aktivitas game masih berada pada skala ratusan ribu pengguna setiap harinya.
Penurunan setelah periode pertumbuhan juga memberikan gambaran bahwa event dan update besar masih memiliki peran penting dalam menjaga antusiasme komunitas. Setelah Dark Carnival dan The International 2026 menjadi dua momentum penting pada musim panas, September justru menghadirkan periode yang relatif lebih tenang.
Kini, perhatian komunitas Dota 2 akan tertuju pada langkah Valve berikutnya. Jika update besar atau event baru kembali hadir, data pemain Steam Charts pada bulan berikutnya dapat memberikan gambaran apakah penurunan September hanya bersifat sementara atau menjadi awal tren baru.

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!
Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.