Bursa pergerakan pemain kembali mengguncang skena kompetitif Valorant Asia. Pemain asal Korea Selatan, Kim “TenTen” Tae-young, dikabarkan segera bergabung dengan tim Jepang, MURASH GAMING, untuk melanjutkan sisa musim VCL Japan. Informasi ini mencuat dari sumber internal industri esports yang dekat dengan laporan Sheep Esports.
Langkah ini sekaligus menandai perubahan signifikan dalam komposisi tim MURASH GAMING setelah hasil kurang memuaskan di Split 1. TenTen diproyeksikan menggantikan Seigi “Ask” Yamamoto demi meningkatkan performa tim di paruh musim berikutnya.
Sebelumnya, TenTen dikenal sebagai pemain yang sempat merasakan kompetisi level tertinggi di kawasan Asia Pasifik bersama ZETA DIVISION dan Team Secret dalam ajang VCT Pacific.
Kepindahannya ke VCL Japan—yang merupakan kompetisi Tier 2—bisa dianggap sebagai langkah mundur dalam karier. Namun di sisi lain, transfer ini juga membuka peluang bagi TenTen untuk mendapatkan peran yang lebih sentral dan konsisten dalam sebuah tim.
Bagi MURASH, kehadiran pemain dengan pengalaman internasional jelas menjadi nilai tambah yang signifikan.
MURASH GAMING memang tampil kurang maksimal pada Split 1 VCL Japan. Mereka harus puas finis di peringkat 7–8, jauh dari ekspektasi sebagai salah satu tim yang diisi pemain berpengalaman.
Hasil ini menjadi alarm bagi manajemen untuk melakukan perubahan. Pergantian pemain dinilai sebagai solusi cepat untuk memperbaiki dinamika tim sekaligus meningkatkan daya saing menghadapi split berikutnya.
Pergantian Ask dengan TenTen bukan sekadar rotasi biasa. Keduanya memiliki gaya bermain yang cukup berbeda.
Ask dikenal sebagai pemain fleksibel dengan peran Controller seperti Viper dan Astra
TenTen lebih identik sebagai Duelist dengan gaya agresif dan fokus pada duel pembuka
Perbedaan ini mengindikasikan bahwa MURASH GAMING tidak hanya mengganti pemain, tetapi juga berpotensi mengubah identitas permainan mereka secara keseluruhan.
Dengan TenTen, tim bisa mendapatkan opsi strategi yang lebih ofensif serta tekanan lebih besar di early round.
MURASH GAMING sebenarnya sudah memiliki fondasi tim yang cukup solid. Salah satu nama yang menonjol adalah Tenta “TENNN” Asai, pemain berpengalaman yang pernah membela ZETA DIVISION dan tampil di panggung internasional seperti Valorant Champions.
Kombinasi antara pengalaman TENNN dan agresivitas TenTen berpotensi menciptakan keseimbangan baru dalam tim. Selain itu, TenTen juga diharapkan mampu membawa perspektif internasional ke dalam skena domestik Jepang.
Kehadiran TenTen bisa menjadi titik balik bagi MURASH GAMING. Dengan gaya bermain yang lebih eksplosif, mereka berpotensi meningkatkan performa secara signifikan di split berikutnya.
Namun, perubahan ini juga memiliki risiko. Adaptasi strategi, komunikasi tim, hingga chemistry antar pemain akan menjadi faktor penentu keberhasilan transfer ini.
Jika berhasil, MURASH bisa menjadi kuda hitam di VCL Japan. Namun jika gagal, perubahan ini justru bisa memperburuk konsistensi tim.
Transfer TenTen ke MURASH GAMING menjadi salah satu pergerakan paling menarik di skena Valorant Jepang saat ini. Meski dianggap sebagai langkah mundur dari Tier 1, peluang untuk menjadi pusat permainan bisa menjadi titik kebangkitan bagi sang pemain.
Di sisi lain, MURASH GAMING kini berada di persimpangan penting: mempertaruhkan perubahan besar demi hasil yang lebih baik. Semua mata kini tertuju pada bagaimana TenTen dan tim barunya tampil di sisa musim VCL Japan.

Ikuti terus berita terbaru seputar Valorant dan skena esports lainnya di Ligagame Esports! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.
Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.