Sentinels TenZ Siap Beradaptasi dengan “Meta Baru” di Valorant Champions

Sentinels TenZ

Sentinels kalah oleh Team Liquid dalam seri tiga game thriller pada lanjutan babak group Valorant Champions. Meski kalah, Tyson "TenZ" Ngo  yakin timnya memiliki semua yang mereka butuhkan untuk membalas kekalahan dan melaju di Berlin. Pemain asal Kanada berusia 20 tahun itu menyatakan timnya  siap beradaptasi dengan “meta baru” di Valorant Champions. 

Sentinels dan Liquid sudah memastikan lolos ke babak playoff Valorant Champions. Team Liquid berhasil menang 2-1 pada duel hari ke-4 Valorant Champions untuk menentukan unggulan teratas Grup B.

Sentinels membuat penyesuaian penting pada lineup mereka dalam persiapan untuk pertandingan hari ini namun hasilnya tidak seperti yang mereka harapkan. Liquid mennggunakan meta KAY/O yang berhasil mematikan agent Jett milik TenZ di map pertama Breeze. Set-up dan koordinasi Team Liquid berhasil mengunci permainan Tenz hingga hanya memiliki ADR 109,7 di game pembuka.

“[Team Liquid] menggunakan meta baru dengan KAY/O yang menurut saya cukup bagus,” kata TenZ kepada Dexerto. “Jika Anda tidak terbiasa bermain melawan KAY/O maka dia bisa sedikit sulit untuk ditangani.”

BACA JUGA: Semua Tentang VCT Champions 2021, Kejuaraan Dunia Pertama Valorant

Usai kekalahan ini, Tenz yakin rekan setimnya di Sentinels bisa menjadi lebih baik. Meskipun Liquid menang pada hari itu, bagi TenZ mereka tidak kalah sepenuhnya dari juara LCQ EMEA.

Liquid valorant 3d83a

“Sepertin [sudah] agak lama kami tidak bertanding jadi kami masih membuat kesalahan tertentu,” katanya. “Saya pikir ada putaran tertentu yang bisa kami menangkan yang mungkin akan mengubah hasil peta seperti Breeze atau Split.

“Tetapi pada akhirnya, itu mungkin hal-hal kecil. Kami harus memastikannya dalam latihan untuk pertandingan berikutnya," pungkas Tenz.

sentinels valorant 6130d

Sentinels dipaksa bermain reaktif terhadap agresi awal Liquid di match pertama. TenZ lebih cepat tumbang dalam seri di 11, menyamai Adil 'ScreaM' Benrlitom dari Team Liquid. Meskipun itu mungkin bukan faktor penentu dalam kekalahan mereka, sulit untuk mengabaikannya di peta terakhir di Split.

Sentinels menunjukkan dominasi di Bind, ketika semuanya cocok. Tim Merah-ngacir dan menang 13-2.
“Awalnya kami mencoba bermain berbeda dan itu bekerja dengan cukup baik saatscrims, tetapi jelas ada beberapa penyesuaian yang perlu dilakukan untuk berhasil lebih jauh dengan komposisi ini,” kata TenZ.

Bintang Kanada itu juga menyinggung bagaimana dia tidak menggunakan agent Raze dan Rayna, sementara IGL Shahzeb 'ShahZaM' Khan dan Hunter 'SicK' Mims masing-masing ada di Skye dan Sage.

Meskipun pendekatan ini cukup tangguh untuk membawa Liquid ke map ketiga, Sentinels masih harus mengutak-atik untuk memaksimalkan hasilnya di Valorant Champions, terlebih di fase knock-out atau babak gugur.

Ikuti terus berita terbaru seputar Valorant dan skena esports lainnya di Ligagame Esports! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.

Atau baca juga informasi informasi seputar pemain dan tournament Valorant.

Baca selanjutnya:

Raih MVP di Laga Pembuka, Vision Strikers Stax: "Saya Adalah Breach !"

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!