Riot Akan Tambahkan Opsi Map Pick-Banned, Gifting System dan Fitur Replay

by Agustinus Dapot
Riot Akan Tambahkan Opsi Map Banned

Tim developer Valorant mengungkapkan keputusan di balik pemilihan dan penerapan fitur tertentu. Lewat sebuh postingan di blog Ask VALORANT memberikan wawasan kepada penggemar tentang pengembangan dan kemungkinan fitur menarik seperti sistem pick/ban, sistem replay, item hadiah, dan skin attacker/defender.

Untuk opsi map, baik itu pick maupun banned, dalam postingan Riot menyatakan itu tidak mungkin muncul dalam pertandingan kompetitif normal. Tim pengembang percaya "sistem pemilihan / larangan peta layak untuk dijelajahi" di lingkungan tertentu di mana "penyusunan strategi tim yang kompleks". Ini termasuk mode turnamen yang akan datang dan permainan profesional, misalnya, karena postingan tersebut merujuk pemain yang ingin menghindari "Yay's Chamber on Bind."

Fitur baru kedua yang direncakan untuk memfasilitasi pemain yang berniat mengirim hadiah ke teman. Fitur ini ada di backlog developer sementara memprioritaskan perubahan lainnya, meski belum ada ancang-ancang jadwal, tetapi fitur ini tak tertutup untuk ditambahkan ke permainan.

BACA JUGA: TenZ Kapok Main Ranked Game, Ketemu Lawan Jago atau Tim yang "Kureng"?

Fitur lain yang sangat diminta adalah sistem replay dalam game, yang memungkinkan pemain untuk menyimak pertandingan sebelumnya. Saat ini tidak ada rencana untuk "versi yang menghadap pemain dari sistem replay, seperti yang sekarang," menurut anggota tim produksi game Steven Eldredge.

Dengan fitur ini, pemain Valorant dapat menerima pesan dalam game ketika ada pemain yang dilaporkan AFK. Fitur ini masih dalam pengembangan. Saat ini, pemain hanya menerima pemberitahuan jika pemain dihukum karena pesan teks atau laporan bentuk pelanggaran komunikasi seperti toxic. Dengan fitur baru, pada akhirnya, pemain akan menerima notifikasi pesan bahwa pemain yang dilaporkan telah dihukum.

VALORANT memiliki banyak koleksi skin untuk setiap senjata dan beberapa pemain lebih suka memiliki set skin yang berbeda untuk menyerang dan bertahan. Developer “sudah menjajaki ide ini”. Tim harus memastikan fitur seperti ini tidak berdampak negatif pada game dan juga mempertimbangkan kemungkinan pembaruan pada halaman koleksi agar fitur tersebut berfungsi. Atau ada juga konsep lain yang sudah berjalan yang mungkin "bersaing dengan ide ini dalam beberapa cara."

Fans of Arcane mungkin belum akan melihat campaign yang setara di VALORANT dalam waktu dekat karena tim akan "tetap fokus pada game untuk beberapa waktu," demikian pernyataan dari Creative Director David Nottingham. Well, kita nantikan saja ya ligagamers, fitur mana yang akan segera diimplementasikan di Valorant. 

Ikuti terus berita terbaru seputar Valorant dan skena esports lainnya di Ligagame Esports! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.

Baca selanjutnya:

VALORANT AMD ZEN Segera Hadir untuk Menghibur Ligagamers!

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!