Menimbang Dampak Franchise League ke Grassroots dan Komunitas VALORANT 

by Visahat

Di pertengahan tahun ini, Riot mengumumkan akan membuat beberapa perubahan besar agenda VALORANT pada tahun 2023. Rencana mereka, yang dijuluki “Masa Depan VALORANT Kompetitif,” termasuk memperkenalkan model kemitraan (partnership), franchise league, yang memilih sejumlah tim tertentu untuk bersaing di liga. 

Riot sudah menerapkan model franchise league mulai tahun 2017 untuk game MOBA League of Legends . Menurut Riot, sistem ini memungkinkan Riot untuk lebih mendukung tim terbaik, berkolaborasi lebih erat, dan menciptakan pengalaman esports yang lebih menarik. Ini akan membantu tim tersebut mendapatkan sponsor yang lebih andal dan memungkinkan mereka untuk merencanakan masa depan.

Nah, model franchise league yang ditawarkan RIOT bisa dan mungkin juga mengubah scene kompetitif Valorant secara drastis . Selama sebulan terakhir, banyak tim telah melamar masuk dalam program kemitraan alias mendapat slot franchise. Namun, sejumlah organisasi kesulitan dengan standar yang dianggap terlalu tinggi. DarkZero, New York Fury, dan Complexity akhirnya membuat keputusan untuk membubarkan divisi dan roster Valorant. Sementara Shopify Rebellion, sebelumnya dikenal sebagai Luminosity Gaming, meumpahkan rasa kecewa setelah diberitahu bahwa mereka tidak dipilih untuk menjadi mitra. Shopifymenilai  bahwa seluruh proses adalah "kontes popularitas untuk sejumlah kecil slot tim". 

Dampak dari proses seleksi ini  juga ditanggapi pemain Sentinels Shahzeb "ShahZaM" Khan . ShahZaM menjelaskan penerapan franchise league menjadi sebuah proses pemusnahan tim yang tiba-tiba. Hilangnya atau bubarnya roster tim-tim itu membuat tim pro sulit mencari lawan latih / scrim yang sepadan.

"Scrims ibarat gurun ... Kami di sini di bootcamp, siapa yang harus kami mainkan?" Dia melanjutkan untuk memberikan pendapat tanpa filter tentang keputusan tersebut. “Riot baru saja membunuh seluruh adegan… Aku merasa Valorant sedang booming. Itu semua hype dan orang-orang diinvestasikan dalam pemain. Lalu, tiba-tiba, semua orang dijatuhkan.” 

BACA JUGA: LIGAGAME BATTLE OF IRON Season 3, The Spirits Carries On!

Awal tahun ini, The Guard menjadi berita utama sebagai underdog dengan skor tinggi yang muncul entah dari mana untuk bersaing di VCT. Meskipun baru dibentuk akhir musim gugur yang lalu, mereka masih keluar sebagai pemenang dan bahkan berhasil mencapai VCT Stage I. Ketenaran yang menarik seperti ini tidak akan diizinkan di kancah VALORANT yang baru. Hal ini layak digarisbawahi. Artinya, tidak akan ada nama tim baru yang akan muncul jika sudah menggunakan putaran league.

Kontrak kemitraan dijadwalkan akan bersifat permanen, sehingga pergantian tim akan dibatasi. Bahkan jika salah satu tim bermain buruk, mereka masih akan diizinkan untuk bersaing di kompetisi yang lebih bergengsi. Tim yang tidak lolos kemungkinan sulit mendapat sponsor dan harus berjuang untuk mengangkat nama mereka. 

Scene Valorant Indonesia 

Tak terasa sudah dua tahun sejak Valorant dirilis Agustus 2020. Jumlah komunitas pemain Valorant di Indonesia pun melesat di tahun 2021. Beberapa organisasi esports top di Indonesia pun terjun untuk bersaing di VCT Challengers. Alter Ego, BOOM Esports, MORPH, Bigetron, NXL, ONIC Esports, RRQ dan terakhir Persija Esports merupakan tim pro tier 1.

Jika melihat persaingan di sepanjang 2022, bisa dikatatakan empat tim yang konsisten eksis yakni AE, BOOM, ONIC dan Persija. MORPH. NXL sedang tidak memiliki roster aktif, BTR juga tengah vakum, sementara RRQ memilih Filipina sebagai home base tim Valorant mereka. 

Bagaimana dampak franchise league terhadap scene kompetitif dan tim pro Valorant di Indonesia?  Ada beberapa manfaat dari scene baru VALORANT, tetapi penting untuk tidak melupakan apa yang membuatnya begitu istimewa yakni komunitas pemain. Tim grassroots dan pemain pemula berlomba-lomba untuk menjadi pemain pro. Ini tentu berkaitan dengan regenerasi. Mudah-mudahan, VALORANT tidak akan ditinggalkan sepenuhnya.

Ikuti terus berita terbaru seputar Valorant dan skena esports lainnya di Ligagame Esports! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.

Atau baca juga informasi informasi seputar pemain dan tournament Valorant.

Jangan lupa, saksikan bincang-bincang berita terkini Valorant NGOVI di channel youtube Ligagame.tv

valorant ligagame d2ecb

Baca selanjutnya:

Zellsis, Shroud dan Tarik Bicara Soal Sistem Valorant League 2023

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!