Lebih dari 150 Organisasi Esports Daftar Menjadi Mitra Liga VALORANT

Lebih dari 150 organisasi telah mengajukan proposal untuk mendapat kesempatan menjalin kemitraan untuk berpartsipasi dalam liga VALORANT tahun depan, demikian menurut sumber dekat Riot Games.  Tim yang lolos atau diterima akan diinformasikan usai gelaran Champions pada September mendatang.

Awalnya 200 organisasi esports dari seluruh dunia menyatakan minat untuk ikut dalam sistem franchise league Valorant. Namun, beberapa gagal menindaklanjuti dengan informasi tambahan untuk mendukung aplikasi. Dengan lebih dari 150 yang tersisa, hanya sejumlah kecil tim yang akan mengamankan kemitraan dengan Riot Games.

riotgamesis 3778383b d2d8d

Menariknya, untuk region NA (Amerika Utara) jumlah organisasi yang mengajukan aplikasi untuk liga VALORANT lebih banyak ketimbang untuk NA LCS 2018, yang memperkenalkan franchise liga pertama kali  untuk League of Legends di region tersebut. Untuk liga League f Legends (LCS) perdana, RIot mematok biaya pembelian sebesar $10 juta untuk tim terpilih masuk liga. Bedanya, tim tidak perlu membayar untuk masuk liga Valorant.  

BACA JUGA: Daftar 8 Tim yang Lolos dan Info Bracket Playoff VCT APAC 2022 Stage 2

Maksimal 10 tim ditetapkan untuk bersaing untuk franchise league Valorant di region Amerika Utara, Brasil, dan Amerika Latin, yang akan dimulai awal tahun depan, seperti dilansir Dot Esports pada 26 Mei. Jumlah ini belum final dan dapat berubah.

Tim seperti Sentinels, Cloud9, 100 Thieves, Version1, TSM, T1, CLG, Shopify Rebellion, The Guard, OpTic Gaming, XSET, dan beberapa lainnya telah mengumumkan aplikasi mereka secara publik maupun internal karena memang tidak berkewajiban untuk mempublikasikan aplikasi tersebut.

Organisasi juga diberitahu bahwa mereka dapat mengajukan permohonan untuk wilayah sekunder jika perlu. Seperti diberitakan sebelumnya, tim G2 Esports, misalnya, telah mendaftar untuk liga EMEA dan liga Amerika.  

Rencana dan rancangan liga VALORANT disambut dua respon berbeda, sebagian mendukung ada juga yang mengkritisi. Riot menghapus biaya pembelian biasa, yang telah digunakan di liga waralaba formal seperti LCS dan LEC di League, esport saudara VALORANT. Tetapi beberapa organisasi dan pemain khawatir mereka mungkin tidak mendapatkan kesempatan di kompetisi tier 1 dengan terbatasnnya jumlah slot yang tersedia.
Well, gimana menurut ligagamers? Apakah tim Indopride bisa masuk dalam liga internasional Valorant? 

iklan ligagame indopride be545

Ikuti terus berita terbaru seputar Valorant dan scene esports lainnya di Ligagame Esports! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.

Atau baca juga informasi informasi seputar pemain dan tournament Valorant.

Jangan lupa, saksikan bincang-bincang berita terkini Valorant NGOVI di channel youtube Ligagame.tv

Baca selanjutnya:

Turnamen LAN Pertama Valorant Game Changers Diadakan di Berlin?

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!