Ghost Gaming dan Gen.G Ambil Langkah Berbeda dalam Proses Kemitraan VCT 2023

Tim Ghost Gaming masih menanti hasil proses aplikasi kemitraan (partnership) untuk franchise league VALORANT. Ghost Gaming masih mempertahankan roster Valorant. Sementara tim lainnya, Gen.G, telah membubarkan roster sambil menanti keputusan lolos atau tidak.

Ghost belum mengumumkan rencananya untuk VALORANT, tetapi organisasi tersebut kemungkinan akan mempertahankan skuad Valorant untuk saat ini. Para pemain mungkin akan dilepas usai gelaran kejuaraan dunia Champions untuk persiapan dimulainya liga tahun depan. Ghost juga dapat menurunkan roster di liga domestik di Amerika Utara yang akan berjalan bersamaan dengan liga mitra di seluruh dunia.

Beberapa organisasi esports memutuskan untuk melepas tim Valorant usai gagal diterima dalam program kemitraan dengan Riot Games. Beberapa karena memang gagal berprestasi atau kiprahnya biasa-biasa saja di ekosistem kompetitif VALORANT atau bisa juga karena tidak memiliki dukungan finansial dari organisasi terbesar dalam esports.

Proses kemitraan Riot terbukti sangat ketat, bahkan beberapa tim papan atas dunia tidak lolos untuk slot liga franchise ini. Untuk region Amerika Utara ada kuota 0 tim, seperti yang pertama kali dilaporkan oleh Dot Esports.

Ghost bergabung dengan daftar panjang organisasi yang gagal lolos ke babak berikutnya. Tim lain seperti SoaR, Knights, Akrew, DarkZero, dan Shopify Rebellion juga gagal memenuhi harapan Riot.

BACA JUGA: VCT Masters Copenhagen Catat Jumlah Penonton Terendah, Ada Apa?

Gen.G  Lepas Roster VALORANT

Kondisi sebaliknya justru terjadi di kubu Gen.G. Meski sama-sama masih dalam proses aplikasi kemitraan VCT 2023, Gen.G memutuskan melepas roster Valorant. Agaknay mereka berharap akan membangun roster baru sekiranya nanti diterima atau lolos ke frnachise league.  

Gen.G Esports kini hanya menyisakan Noah “jcStani” Smith di daftar non-aktif dan juga telah diizinkan untuk  “mencari peluang baru” sebagai agen bebas, sebagaimana diumumkan organisasi hari ini.  

Hanya jcStani dan rekan setimnya Nicholas “NaturE” Garrison yang merupakan pemain VALORANT yang tersisa di bawah kontrak di Gen.G, sementara roster tim ladies kini masih aktif bersaing sebagai Gen.G Black. JcStani dan NaturE sebelumnya bermain bersama di Immortals pada awal 2021 sebelum bersatu kembali di Gen.G pada April 2022. Keduanya aktif mencari tim baru.

Kiprah Gen.G lumayan bersinar di VCT 2021, dengan beberapa penampilan ke main event Challengers dan bahkan finis ketiga di Masters One. Namun, dengan banyak perubahan roster, Gen.G akhirnya gagal dalam kualifikasi terbuka untuk kedua acara utama VCT 2022 Challengers.

Terlepas dari pertunjukan yang sulit tahun ini, Gen.G tampaknya tetap berdedikasi untuk VALORANT. Menurut laporan George Geddes dari Dot Esports, Riot Games memberi tahu Gen.G minggu lalu bahwa proses aplikasi mereka telah "maju ke babak berikutnya" dari aplikasi kemitraan, bersama Sentinel, XSET, TSM, Cloud9, dan lainnya. Dilaporkan ada "enam hingga delapan" tempat yang ditetapkan untuk tim Amerika Utara di liga Amerika 2023 Riot, selain tim dari Amerika Selatan dan Amerika Latin.

Ikuti terus berita terbaru seputar Valorant dan skena esports lainnya di Ligagame Esports! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.

Atau baca juga informasi informasi seputar pemain dan tournament Valorant.

Jangan lupa, saksikan bincang-bincang berita terkini Valorant NGOVI di channel youtube Ligagame.tv

Baca selanjutnya:

Riot Tunda VALORANT Update Patch 5.03, Siapkan Game Engine Baru?

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!