G2 Kena Warning, Movistar Terima Pengurangan Poin di VRL Spanyol

G2 Kena Warning, Movistar Terima Pengurangan Poin

Kasus "Komunikasi Tidak Sah" atau istilah kerennya "Unauthorized Communications" kembali terjadi di scene kompetitif resmi Valorant. Setelah insiden yang dialami pelatih T1, David Denis, Riot Games menetapkan pelanggaran serupa untuk dua tim Valorant di Eropa, yakni G2 Esports dan Movistar Riders. Kedua tim dinilai telah melanggar aturan 7.2.11.

Menariknya, meskipun melanggar aturan yang sama, G2 hanya menerima peringatan resmi. Sementara itu, Movistar Riders harus menerima pengurangan tiga poin untuk VRL Spain: Rising, yang setara dengan satu kekalahan pertandingan.

Riot Games menjelaskan mengenai keputusan ini dan perbedaan sanksi yang diberikan. Pelatih G2 Daniil “pipsoN” Meshcheryakov hanya melanggar aturan komunikasi yang tidak sah karena tujuan perayaan atau selebrasi kemenangan sehingga tidak berpengaruh dalam permainan. Di sisi lain, pelatih Movistar Lucas "LRojo" Rojo kedapatan memberikan instruksi taktis saat pertandingan berlangsung.

BACA JUGA: Riot Umumkan Pembagian Slot VCT Master dan Champions 2022

Riot Games memang dikenal ketat menerapkan semua rules yang berlaku, baik untuk komunitas hingga scene kompetitif. Semua pihak yang sepakat dengan perjanjian harus mengikuti aturan yang berlaku. Komunikasi antar pelatih dan tim dalam pertandingan resmi diperbolehkan dengan mekanisme timeout atau technicl pause. Di luar itu, segala bentuk komunikasi bersifat pelanggaran. 

valorant main f365e

Terkait keputusan ini pihak Movistar Riders menyatakan menghormati hukuman tersebut dan meminta maaf kepada komunitas dan pendukung atas insiden tersebut.   

“Dari klub, kami menghormati sanksi yang dijatuhkan oleh Riot dan meminta maaf kepada masyarakat atas apa yang terjadi. Kami akan terus bekerja untuk mencapai puncak kompetisi VALORANT,” cuit akun resmi Movistar.

Sementara itu, pelatig tim G2, pipsoN juga mengeluarkan pernyataan, meminta maaf atas apa yang terjadi.

“Saya ingin meminta maaf atas tindakan saya selama VALORANT Champions Tour Open Qualifier. Saya menjadi terlalu bersemangat dan tidak bersuara untuk bereaksi terhadap kopling yang sakit – yang melanggar aturan Riot tentang komunikasi di luar jeda. Meskipun Riot telah memberi saya peringatan, saya ingin mengklarifikasi bahwa tindakan itu tidak disengaja dan tidak akan terjadi lagi di masa depan, ”kata pelatih G2 dalam tanggapan Twitter ke akun resmi VALORANT Champions Tour EMEA.

Ikuti terus berita terbaru seputar Valorant dan skena esports lainnya di Ligagame Esports! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.

Atau baca juga informasi informasi seputar pemain dan tournament Valorant.

Jangan lupa, saksikan bincang-bincang berita terkini Valorant NGOVI di channel youtube Ligagame.tv

mgovi valorant ligagame 104ba

Baca selanjutnya:

Bocoran Perubahan Map Icebox Valorant Episode 4

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!