Alasan Protokol Kesehatan dan Keselamatan, Riot Games Tunda VCT NA Last Chance Qualifier

by Febry Ayu
Riot Games Tunda VCT NA Last Chance Qualifier

Pertandingan VCT NA Last Chance Qualifier hari ini, Kamis (14/10) ditunda. Hal tersebut karena ditemukan beberapa hasil test positif COVID-19 di antara para pemain yang akan bertanding.

Head Esports NA dan Oceania, Chris Greeley beserta tim mencari cara untuk tetap menjalankan VCT NA Last Chance Qualifier. Hal tersebut disampaikannya melalui akun Twitter @valesports_na

"Setelah menerima beberapa hasil test, dengan sangat berat hati kami memutuskan untuk menghentikan sementara pertandingan hari ini. Sementara, kami mengevaluasi cara melanjutkan LCQ dengan aman," ucap Greeley.

BACA JUGA: Pemilik Arsenal Stan Kroenke Lirik Scene Esports Valorant

Setelah memutuskan untuk melakukan penundaan pertandingan, Tim VCT NA Last Chance Qualifier terus mencari solusi yang memungkinkan untuk melanjutkan LCQ sesuai dengan protokol kesehatan dan tanpa mengorbankan integritas kompetitif.

valorant LCQ 2021 riot games a5039

Pemain FaZe Clan, Andrej ‘babybay’ Francisty, termasuk ke dalam pemain yang memiliki hasil test positif COVID-19 dan tidak diperkenankan untuk bermain di atas panggung. Babybay memberi pernyataan akan kondisinya itu melalui akun Twitter @KING_BABYBAY

“Saya sepenuhnya divaksinasi. Saya test negatif dalam beberapa hari berturut-turut. Saya test positif dan setelah 10 menit kemudian negatif. Tidak bisa bermain di atas panggung dan harus di karantina? Peraturan COVID-19 di LA berbeda,” tulis babybay.

Sebelum babybay dinyatakan positif COVID-12, manajer dari FaZe Clan mengkonfirmasi dua pemainnya terinfeksi COVID-12. Namun setelah melakukan test kembali, mereka dinyatakan negatif.

Selama turnamen ini berjalan, Riot Games bekerjasama dengan petugas kesehatan Los Angeles County supaya pertandingan bisa dilakukan secara tatap muka.

Sebelum adanya penundaan, Riot Games sempat mendapatkan kritik pada awal-awal atas status LCQ mengingat bahwa itu adalah acara LAN yang dimainkan di server jarak jauh. Dianggap kurang mampu untuk hal tersebut, namun tetap dilakukan untuk menjadi pilihan terbaik ketika ada pemain yang dikarantina.

Persiapan Riot Games untuk LCQ juga mendapatkan kritik, mulai dari keterlambatan, jam kerja yang panjang, PC yang kurang mendukung, dan masalah teknis yang berkepanjangan di dalam dan di luar panggung sehingga merusak pengalaman kompetitif untuk para pemain dan penggemar.

Baca selanjutnya:

RGX 11z Pro, Bundle Baru di Valorant Shop. Cek!

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!