Dari Dapur ke Dunia AI, Begini Cara Ajinomoto Racik Material Semikonduktor

by Kwee Tek Hoay

Nama Ajinomoto selama ini sangat lekat dengan produk penyedap rasa yang menghadirkan cita rasa umami dalam berbagai masakan. Namun, perusahaan asal Jepang ini ternyata memiliki bisnis yang jauh lebih luas. Di balik layar industri teknologi, Ajinomoto justru dikenal sebagai salah satu pemain penting dalam penyediaan material untuk manufaktur semikonduktor.

Salah satu inovasi yang menjadi kunci adalah Ajinomoto Build-up Film (ABF). Material tersebut digunakan dalam proses pembuatan substrat semikonduktor dan berperan penting dalam membantu menghubungkan sirkuit mikro pada chip modern.

Dari Bumbu Umami ke Industri Teknologi

Perjalanan Ajinomoto menuju industri semikonduktor terdengar cukup unik. Teknologi ABF berawal dari penelitian AminoScience, bidang riset Ajinomoto yang memanfaatkan ilmu mengenai asam amino.

Dari penelitian tersebut, perusahaan kemudian mengembangkan material yang memiliki karakteristik sesuai kebutuhan industri elektronik. ABF hadir dalam bentuk film tipis yang berfungsi sebagai material isolasi pada substrat paket semikonduktor.

Material ini memungkinkan jalur-jalur sirkuit dibuat semakin rapat sekaligus membantu mencegah hubungan listrik yang tidak diinginkan. Kemampuan tersebut menjadi semakin penting seiring perkembangan prosesor dengan jumlah transistor dan koneksi yang terus meningkat.

Mengapa ABF Penting untuk Chip Modern?

Perkembangan perangkat elektronik membuat kebutuhan terhadap chip berperforma tinggi ikut meningkat. Smartphone, komputer, kendaraan listrik, server, hingga pusat data kecerdasan buatan semuanya membutuhkan semikonduktor dengan kemampuan pemrosesan yang semakin besar.

Chip berperforma tinggi tidak hanya membutuhkan silikon dan transistor canggih. Bagian lain seperti substrat semikonduktor juga memiliki peran penting dalam menghubungkan chip dengan sistem elektronik lainnya.

Di sinilah ABF mendapatkan tempat strategis. Film tersebut digunakan sebagai material isolasi dalam proses build-up pada substrat. Dengan karakteristik yang mendukung proses manufaktur berpresisi tinggi, ABF membantu produsen membuat struktur koneksi yang kompleks dalam ruang yang semakin kecil.

Ledakan AI Membuat Kebutuhan Chip Meningkat

Perkembangan kecerdasan buatan atau AI membuat peran material semikonduktor semakin strategis. Model AI modern membutuhkan akselerator komputasi dengan kemampuan pemrosesan yang sangat besar.

GPU dan prosesor AI yang digunakan di pusat data memiliki desain jauh lebih kompleks dibandingkan chip untuk perangkat konsumen biasa. Semakin tinggi kebutuhan komputasi, semakin besar pula tuntutan terhadap teknologi packaging dan substrat.

Karena itu, material seperti ABF ikut mendapatkan perhatian. Industri tidak hanya berlomba membuat chip dengan proses fabrikasi lebih kecil, tetapi juga mencari teknologi packaging yang mampu mengakomodasi koneksi berkecepatan tinggi dan jumlah jalur yang semakin banyak.

Rahasia Ajinomoto Mengembangkan ABF

Keberhasilan ABF tidak datang secara instan. Teknologi tersebut merupakan hasil pengembangan material yang memanfaatkan pengetahuan Ajinomoto mengenai asam amino dan material fungsional.

Ajinomoto Fine-Techno menjadi salah satu bagian perusahaan yang berfokus pada pengembangan material elektronik. Tim pengembangnya terus melakukan penelitian agar ABF dapat memenuhi tuntutan industri semikonduktor yang terus berubah.

Keunggulan material menjadi salah satu faktor penting. Film harus memiliki sifat isolasi yang baik, cukup tipis, mampu diproses secara presisi, serta memiliki karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan manufaktur substrat modern.

Ajinomoto dan Rantai Pasok Semikonduktor

Menariknya, kontribusi Ajinomoto menunjukkan bahwa industri semikonduktor tidak hanya bergantung pada perusahaan yang merancang atau memproduksi chip.

Di belakang sebuah prosesor terdapat rantai pasok yang sangat panjang. Mulai dari material wafer, bahan kimia, peralatan fabrikasi, packaging, substrat, hingga material isolasi semuanya memiliki fungsi masing-masing.

ABF menjadi contoh bagaimana sebuah perusahaan yang lebih dikenal melalui produk makanan ternyata dapat memiliki posisi penting dalam rantai pasok teknologi global.

Peran tersebut semakin relevan ketika industri elektronik memasuki era AI. Kebutuhan terhadap chip berkinerja tinggi diperkirakan terus berkembang, sehingga teknologi packaging dan material pendukung juga harus mengikuti tuntutan tersebut.

Inovasi Lintas Industri Jadi Kunci

Kisah ABF memperlihatkan bahwa inovasi teknologi terkadang muncul dari bidang yang tidak terduga. Pengetahuan mengenai asam amino yang awalnya berkaitan erat dengan bisnis makanan ternyata dapat dikembangkan menjadi teknologi material untuk industri elektronik.

Ajinomoto pun menjadi contoh bahwa diversifikasi berbasis riset dapat membuka peluang baru di luar bisnis utama perusahaan. Dari produk yang berada di meja makan, perusahaan tersebut kini memiliki teknologi yang ikut mendukung pembuatan “otak” berbagai perangkat digital.

Dengan semakin berkembangnya AI, pusat data, smartphone, kendaraan listrik, dan perangkat pintar, kebutuhan terhadap semikonduktor juga terus meningkat. Dalam ekosistem tersebut, material seperti Ajinomoto Build-up Film berpotensi tetap menjadi bagian penting dari perkembangan teknologi chip generasi berikutnya.

ca2e87f7 c380 45c2 9c48 43f3204fc210 4d07a

Ikuti terus berita tekno dan Games dan Esports di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.  

 

 

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!