PUBG Mobile Haram, Ulama Aceh Ingin Pemain Dihukum Cambuk? Ini Faktanya!

Ulama Aceh gerah melihat popularitas PUBG Mobile yang tak kunjung mereda.
pubg mobile haram ulama aceh minta pemain dicambuk

Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat ingin para pemain PUBG Mobile dan game lainnya yang mengambil unsur kekerasan dihukum cambuk. Alasannya? 

Game tersebut memberikan dampak negatif bagi generasi muda dan mengandung unsur haram berdasarkan agama Islam dibawah Qanun (Perda) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat yang sudah lama berlaku di Aceh.

Teungku Abdurrani Adian selaku Ketua MPU merasa cambukan di depan umum merupakan sanksi yang layak diberikan. 

“Jadi, sangat layak di Aceh seperti negeri syariat ini, pelaku yang melakukan tindakan haram yang dilarang di dalam agama Islam, sangat layak diseret diberi sanksi untuk dihukum cambuk sesuai aturan yang berlaku di Aceh,” kata Adian dilansir Kumparan, Jumat (24/10). 

pubg mobile haram

PUBG Mobile sendiri memang sudah ada fatwa haram sejak Juni 2019, tapi belum ada peraturan mengenai sanksi yang harus dikenakan. Fatwa tersebut sepertinya tidak menghentikan para milenial untuk melakukan aktivitas mabar. Karena alasan popularitasnya yang terus meningkat, Ulama Aceh kembali melontarkan ancaman tersebut. 

“Sebagai seorang muslim, apabila masih terus memainkan game tersebut, tentu mereka akan berdosa. Mereka juga akan mempertanggungjawabkan dosanya di akhirat kelak,” lanjut Adian.

BACA JUGA:

Jadwal dan Daftar Tim PUBG Mobile Global Championship (PMGC) 2020

Ia pun berharap Pemerintah Provinsi Aceh segera merealisasikan fatwa dan menerapkan sanksi cambukan untuk para pelaku perbuatan haram. 

Tidak berhenti di situ saja, Adian juga meminta dukungan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat untuk mendukung fatwa yang telah diberlakukan oleh MPU Provinsi Aceh. Ide pemblokiran PUBG inipun didukung oleh Asrizal Asnawi, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh dari PAN. 

Pendapat Komunitas PUBG Aceh Mengenai Fatwa Tersebut

PUBG Mobile di Indonesia bukanlah sekedar game mobile. Sebagian besar menggunakan platform tersebut sebagai profesi dan bukan sekedar hobi. Di Aceh sendiri, mereka memiliki komunitas Ruang Game di mana PUBG Mobile menjadi salah satu sumber pendapatan para anggota di sana, baik itu dari streaming YouTube hingga Adsense.

Menurut Rizal, salah satu anggota Ruang Game Aceh, fatwa tersebut sama sekali tidak adil. Ia berpendapatan bahwa game PUBG Mobile justru menjauhkan pemain dari tindakan negatif, seperti mengonsumsi narkoba.

“Banyak sekali manfaatnya, dari banyak efek negatif, masih ada ribuan dampak positif untuk pemain game,” ujar Rizal, dikutip dari Tagar.

Bagaimana menurutmu mengenai hal ini guys? Apakah fatwa haram ini terlalu berlebihan?


Untuk berita esports dan game terbaru, ikuti Ligagame Esports terus ya!

BACA SELANJUTNYA

BIGETRON RA JUARAI PMPL SEA FINALS SEASON 2,  DUA TIM INDONESIA LOLOS KE PMGC

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!