BTR Starlest (Edwin Chia) Sebut End of an Era, Zuxxy dan Luxxy Pisah dari Bigetron RA?

BTR Starlest (Edwin Chia) Sebut End of an Era

Sebuah cuitan di Twitter dari CEO Bigetron yakni Edwin “Starlest” Chia, memantik perhatian jagad pecinta scene PUBG Mobile Indonesia. Benarkah Red Aliens akan mengakhiri sebuah era?  

Setelah hype PMGC (PUBG Mobile Global Championship) 2022 yang digelar di Jakarta, Indonesia, kini perhatian para pemain dan pecinta game battle royale PUBG Mobile tertuju ke berita seputar tim PMPL ID. Harus diakui jika sepanjang tahun lalu, tim PUBGM Indonesia semakin sulit bersaing, baik di tingkat regonal (SEA dan ASIA) maupun internasional.

Well, sejauh ini nama Bigetron Red Aliens agaknya menjadi satu-satunya tim yang berhasil mengharumkan nama Indonesia ke tingkat global. Dan, itu pun bisa dibilang sudah menjadi sejarah yang cukup lama dan seakan sulit untuk diraih kembali. 

Gagal lolos ke PMGC 2022 jelas jadi sebuah pukulan, bukan saja bagi Bigetron RA, tapi juga fans di Indonesia. Dinamika dalam tim pun dimulai termasuk perombakan roster. Sementara BTR Ryzen masih belum pasti akan kembali, Luxxy dikabarkan juga berencana rehat sementara menyusul Zuxxy.  

Bicara soal sejarah Bigetron RA memang cukup panjang, termasuk berbagai fase dan langkah perubahan roster yang mengiringinya. Kiprah duet kembar Made Bagas (Zuxxy)dan Made Bagus (Luxxy)telah menjadi ikon Bigetron dan PUBG Mobile Indonesia. Talenta yang ditemukan dan diasuh coach Robby “NaTiC” Mahardika ini sukses menorehkan tinta emas  saat meraih juara dunia PUBGM tahun 2019.

Bigetron RA kian moncer dan mendominasi PMPL ID (liga profesional PUBGM Indonesia) musim 2020. Setelah menyegel gelar juara PMPL ID S1, BTR RA sukses mengklaim gelar juara PMPL SEA S2. Formasi Luxxy, Microboy, Ryzen dan Zuxxy begitu solid dan tak tertandingi di berbagai ajang lainnya. Tak heran, selain gelar sebagai tim, para punggawa BTR juga menyabet penghargaan secara individu. 

BACA JUGA: BTR Zuxxy: Pilihan Rehat Musim Depan Bertentangan dengan Hati?

Memasuki tahun 2021, Bigetron RA mengalami dinamika dalam tubuh tim. Hengkangnya Microboy ke EVOS sempat menyentak jagad PUBGM di Tanah Air. Semusim kemudian, giliran Ryzen memutuskan rehat dari scene kompetitif. Bigetron lantas mendatangkan coach JangS yang diharapkan dapat meracik formasi dan mengembalikan performa Bigetron, meski tanpa Microboy dan Ryzen sebagai Rusher dan Support.

Bigetron kemudian berpisah dengan manager handal, Isfan Satria Wijaya yang posisinya kemudian diisi oleh Jerroy. Setelah hampir setahun membesut BTR RA, coach JangS pun melepas jabatan sebagai coach BTR RA. Pelatih asal Malaysia itu menitipkan pesan bahwa kalau soal performa, Bigetron bisa mencapai level terbaiknya, namun secara obyektif kekuatan tim-tim lain juga semakin meningkat sehingga persaingan semakin berat.  

BACA JUGA: Guide Setting dan Sensitivitas Main 5 Jari PUBG Mobile Terbaik Ala Pro Player Indonesia

Bigetron RA terus berbenah di musim kompetisi 2022.  Liquid, Gendfos dan Misery mulai coba dirotasi tetapi performa skuad "Robot Merah" masih belm konsisten. Tak heran, beberapa kali timbul friksi diantara para pemain, yang meski semuanya bisa dievaluasi dan dibahas bersama.
Perjuangan Bigetron RA tertuju untuk lolos ke PMGC 2022. Setelah berhasil melewati fase Group Stage dan Survival Stage, Bigetron RA gugur setelah finish di urutan #15 pada fase Last Chance Qualifier. 

Gagal lolos ke PMGC 2022 sedikit banyak menjadi pukulan bagi tim Bigetron RA dan juga fans di Indonesia Maklum, setelah babak qualifier digelar di Malaysia, grand final atau main event kejuaraan dunia PUBGM digelar di Jakarta, tepatnya di JiEXPO Kemayoran. 
Tepat sepekan pasca grand final PMGC 2022, Bigetron menyampaikan pengumuman perpisahan dengan BTR Jerroy.

Perpisahan dengan manager Red Aliens pun memantik isu hangat hingga ke roster, termasuk masa depan duet Luxxy-Zuxxy. CEO Bigetron Edwin “Starlest” Chia yang juga akrab disapa Ko Ed pun menyerahkan keputusan di tangan kedua "anak emasnya’ tersebut. 

Menariknya,  Starlest mencuitkan sebaris kalimat yang menggugah di akun Twitter-nya pada Rabu (18/1). 

Selanjutnyanya dalam thread cuitan tersebut, Starlest membalas pertanyaan soal kebersamaan dengan Zuxxy dan Luxxy.

“Tapi (saya) tetap berat hati, melihat mereka dari bocil sampai sekarang sudah berasa seperti Om (orang tua) mereka,” tulis Starlest.

Cuitan Starlest tentu saja membuat fans PUBGM, terutamanya lagi Bigetron, ketar-ketir atau harus siap sedih. Akankah BTR tanpa Luxxy-Zuxxy? Lantas, seperti apa roster baru nanti?  

bigetron ra pmgc 2022 5c535

Yeap, terlepas dari spekulasi kedua anaka emas, kabarnya BTR GenFos juga tengah mempertimbangkan langkahnya untuk musim depan. Sebelum bergabung ke Bgetron, Genfos pernah berkiprah untuk Victims dan ION Esports. Terkini, ia dikabarkan akan merapat ke MORPH GGG demi bereuni dengan rekan-rekan lamanya, Fajar, Frenzzy, dan Rocky.

Menarik dinanti, akankah Bigetron RA siap bertarung tanpa Zuxxy dan Luxxy? Well, belum lagi selesai pembahasan ini, muncul gosip hangat kalau keduanya akan segera menyusul Microboy ke EVOS Reborn. Wew!

Ikuti terus berita terbaru seputar PUBG di Ligagame Esports! Jangan lupa kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian. 

Baca selanjutnya:

PUBG MOBILE Indonesia Gandeng Azka Corbuzier, Promosikan Kolaborasi Bersama Bruce Lee

 

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!