Lius Andre Ungkap Fakta Pahit Tim MLBB Indonesia: Ga Mau Belajar!

by Felixerra
Lius Andre MLBB Indonesia

SEA Games 2021 menjadi tamparan keras untuk pegiat scene Mobile Legends Bang Bang Indonesia. Selain gagal menumbangkan Filipina yang sejak lama selalu menjadi rival, Indonesia pun tampaknya masih harus banyak melakukan evaluasi secara internal. Apalagi, dalam konteks META, Indonesia dinilai masih gagap, sehingga seringkali kedapatanmengekor  META yang "berkiblat" ke Filipina. Singkat kata: menyontek.

Salah satu yang mengucapkan hal itu secara langsung adalah Lius Andre, seorang analis terkemuka yang juga pernah menjadi coach tim MLBB. Dalam video podcast Empetalk terbaru bersama dengan Emperor dan Ryan KB, Lius mengungkap bahwa Indonesia tidak mau belajar untuk menggali META baru racikannya sendiri.

"Sorry kalau ini jadi fakta yang buruk, tapi gua dapat ini dari beberapa data gua. Mungkin engga semua tim, tapi ada beberapa tim yang begitu. Indonesia ga mau belajar untuk gali META yang baru," kata Lius

Lius membawa sebuah perumpaan, di mana bila seandainya Vale sangat efektif digunakan sebagai jungler. Dengan segudang advantages yang didapatkan, kemudian berhasil digunakan di scrim, dan voila, berhasil menjadi META baru. Eksperimen trial and error seperti yang diilustrasikan seperti di kalimat sebelumnya, menurut Lius Andre tidak dilakukan oleh tim-tim Indonesia.

Peluang Indonesia Bisa Mengirim 3 Tim di M3 Ini Tanggapan Lius Andre 750x375 b63b8 94285

BACA JUGA: META Pause Itu Ga Ada! Coach James Jelaskan Regulasi Pause SEA Games 2021

Alih-alih mencoba satu per satu, Indonesia justru hanya menggunakan metode contek.

"Indonesia lihat script, 'Oh ini bagus!' Baru ditiru," jelas Lius.

Hal ini mengakibatkan Indonesia tertinggal dari segi META. Selalu tertinggal, karena dari segi META, Indonesia hanya akan selalu mengikuti, bukan menciptakan sendiri.

Dan ini, menurut Lius, menjadi hal paling utama yang membedakan Indonesia dengan Filipina.

Untuk jadi gambaran kamu, pada beberapa musim lalu, ada sebuah META yang sangat terdengar konyol di mata penggemar. META tersebut adalah META Diggie feeder, yang pertama kali digunakan oleh AURA PH dalam pertandingannya melawan Execration. Hal yang dilakukan oleh pemain hanyalah menyetor nyawa kepada hero musuh dengan Diggie secara terus-terusan, dengan tujuan agar hero musuh berfokus untuk terus membunuh Diggie, tanpa sadar bahwa hero core dari tim Diggie pun akan mendapatkan keuntungan karena bisa farming dengan luwes tanpa harus terganggu.

Selain itu, hero musuh pun dijamin akan terlambat farming karena berfokus untuk membunuh Diggie, mengakibatkan snowball pada permainan. Filosofi yang luar biasa, dari sebuah META konyol.

Akhirnya, META tersebut diimplementasikan di Indonesia beberapa waktu kemudian. Dan, masih banyak lagi META Indonesia yang terinspirasi dari Filipina.

Pada akhirnya, Indonesia hanya bisa sustain dengan bermodalkan menyalin Filipina. Bila terus begitu, maka selamanya Indonesia (dan negara lainnya) akan berkiblat pada Filipina, tanpa bisa menciptakan META unik sendiri.

Ikuti terus info terbaru seputar Mobile Legends dan berita esports terlengkap di Ligagame! Jangan lupa kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

Baca selanjutnya:

Begini Reaksi EVOS REKT Diundang Moonton ke MSC 2022, Jadi Reporter?

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!