Berulah di Livestream RRQ Albert, Drama Kelra Berujung Sanksi dari MPL PH

by Klemens Oscar
Drama Kelra di MPL PH

Beberapa hari terakhir ini komunitas Mobile Legends Filipina dan Indonesia diramaikan oleh kasus Kelra. Gold laner dari tim Omega Esports di MPL PH Season 8 itu mengucapkan kata-kata yang tidak pantas dan terdengar oleh publik dalam  live streaming milik Alberttt ketika keduanya bermain bersama dengan Vynnn di dalamnya.

Dalam live streaming Alberttt di Nimo TV, Kelra kedapatan mengucapkan kata-kata yang berbau homophobic kepada Wise-OhMyVe33nus dan menjurus kepada hal pelecehan seksual ke player ladies Mobile Legends Bigetron Esports.

Hal seperti ini tentunya tidak dibenarkan untuk dilakukan kepada siapapun, apalagi seorang pemain profesional karena dapat menggiring opini publik yang berdampak besar bagi komunitas serta membuat lingkungan kompetisi menjadi tidak aman dan nyaman. bagi banyak orang dan juga memperburuk image esports di mata masyarakat. Pihak penyelenggara MPL PH pun kini telah resmi menjatuhkan sanksi atas kasus Kelra ini. Setelah sanksi dijatuhkan dan mendapat kecaman dari Ramella atas kasus ini Kelra juga telah mengucapkan permintaan maaf.

Berdasarkan postingan pada akun Facebook MPL PH, pihaknya mengatakan bahwa kasus Kelra ini melanggar aturan pada MPL PH Season 8 pasal 12.3.3 dan 12.3.4. Aturan tersebut menyatakan bahwa komentar atau kegiatan yang berkaitan dengan pelecehan dan diskriminasi seksual adalah hal yang sangat dilarang.

Tanggapan-MPL-PH_fdcd4.jpg

Seiring kasus ini, Kelra pun mendapat skors larangan bermain selama dua pekan yang berlaku pada hari pertama MPL PH Season 8 berlangsung. Masalah ini juga menjadi peringatan serius bagi Kelra dan Omega Esports dan juga Kelra mendapatkan denda yang tidak disebutkan jumlahnya kepada eks player Execration itu.

 BACA JUGA: Kalah Gold dan XP di Mobile Legends? Ini Tips R7 RRQ Hoshi!

“MPL Filipina bekerja bersama semua tim bertujuan menghasilkan lingkungan yang aman bagi semua orang untuk bermain. Mari bekerja sama membangun liga yang lebih matang dan profesional,” berdasarkan halaman facebook milik MPL PH.

Berkaitan dengan hal tersebut, IDNS Ramella selaku korban menanggapi hukuman tersebut. Hukuman yang didapat Kelra itu sangatlah kurang untuk tindakannya. Menurutnya larangan bermain selama 14 hari terlalu sedikit. Terlebih Kelra selaku pelaku dan timnya yaitu Omega juga tidak memberikan permintaan maaf kepadanya.

“Hanya larangan bermain selama 14 hari tanpa ada permintaan maaf dari tim,” tulis Ramella.

“Apakah pelecehan seksual diterima di kebijakan timnya? Atau apakah pelecehan seksual ini hal wajar di Filipina? Ujar IDNS Ramella

“Sebagai seorang pemain wanita, saya tidak merasakan aman/tenang sama sekali. Maaf teman-teman(atas tanggapan saya)” ujarnya

Ramel_4658e.jpg

Ia mempertanyakan tentang apakah tim Kelra yaitu Omega tidak memiliki aturan mengenai tindak pelecehan seksual, ia juga mempertanyakan apakah pelecehan seksual itu hal wajar di Filipina.

Omega Esports juga telah memberikan statement mereka di laman Facebook dan mengatakan akan melakukan investigasi bersama MPL. Selain itu Omega Esports juga mengatakan tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan saling respect.

Omega-Esports_73f82.jpg

Kelra melalui akun Facebook nya telah mengumumkan permintaan maaf kepada para pihak yang merasa di rugikan atas kasus tersebut

Permintaan-Maaf-Kelra_74c39.png

“Saya dengan tulus meminta maaf kepada semua orang yang terpengaruh dan terluka atas apa yang saya katakan. Saya mengakui telah melakukan kesalahan dan tidak memikirkan apa yang akan terjadi. Saya menjadi tidak dewasa dan tidak bertanggung jawab.”

“Saya tidak menyangkal masalah ini. Saya mengakui tidak berpikir bahwa mungkin ada orang yang akan terluka atas kata-kata yang saya ucapkan. Saya dengan tulus meminta maaf kepada orang-orang yang saya sakiti, kepada seluruh komunitas LGBT+ dan semua orang yang terpengaruh.”

BACA UGA: MPL PH Season 8 Ditunda, Ini Alasannya

“Saya juga telah mengirim pesan ke Vee dan DJ (OhMyV33nus dan Wise) untuk meminta maaf. Saya salah satu penggemar mereka dan minta maaf atas lelucon yang sangat tidak menyenangkan dan telah saya ucapkan.”

“Kepada seluruh Komunitas MLBB, kepada Blacklist Agent, dan khususnya kepada VeeWise Fam, saya ingin meminta maaf kepada semua orang yang saya sakiti dan tersakiti. Maaf untuk lelucon yang tidak sopan dan tidak menghargai. Anda dapat berharap bahwa hal seperti ini tidak akan terjadi lagi.”

“Saya benar-benar menyesali semuanya dan berjanji kejadian ini akan menjadi pelajaran yang luar biasa bagi saya. Tidak ada kata yang dapat mengungkapkan betapa saya menyesali masalah ini sekarang.”

“Saya berjanji untuk menjadi orang baik dan saya akan bekerja keras untuk menjadi panutan yang lebih baik sebagai pemain profesional karena masalah ini. Maaf untuk semua yang terluka…” ujar Kelra dalam halaman facebook milik nya.

Wah gimana pendapat kalian para ligagamers akan kasus ini? Semoga kasus ini tidak terjadi lagi.

Ikuti terus info terbaru seputar Mobile Legends dan berita esports terlengkap di Ligagame! Jangan lupa kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

Baca selanjutnya: 

2 Team Terkuat di MPL ID Season 8 Versi Oura!

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!