Hadji Ungkap Alasan Pause Filipina di MLBB SEA Games 2021, Ibnu Riza: Yang Waras Ngalah!

by Felixerra
Hadji Ungkap Alasan Pause Filipina di MLBB SEA Games 2021

Filipina merebut medali emas di nomor Mobile Legends: Bang Bang SEA GAMES Vietnam usai mengalahkan Indonesia 3-1. Meski telah usai, Grand Final MLBB SEA Games 2021 masih menuai kontroversi di kalangan komunitas esports, terutama terkait permasalahan pause yang berkali-kali dilakukan oleh Filipina.

Baik Indonesia maupun Filipina memang digadang-gadang menjadi favorit juara. Kedua tim negara tersebut pun membuktikan dengan catatan kemenangan 6-0 di group masing-masing.

Tim Indonesia pun melanjutkan permainan impresif dan konsisten di babak playoff. Secara obyektif, Indonesia memang masih unggul dari Singapura dan Malaysia hingga siap menantang Filipina di grand final. Sementara Filipina justru sempat kerepotan menghadapi dua negara serambi Malaka. 

Dalam pertandingan grand final, Filipina meminta pause dalam frekuensi waktu yang sering kepada panitia. Diduga hal ini sengaja dilakukan oleh tim Filipina untuk membuat timnas Indonesia kerepotan.

Di satu sisi, mereka (tim Filipina) dapat mengatur strategi secara lebih presisi, sehingga dapat membentuk set-up yang rapi. Di sisi lain, tim Indonesia pun pastinya terkena "serangan" psikologis berkata pause ini, karena konsentrasi mereka terganggu berkat kerap kalinya kejadian pause ini.

Bila hal ini dilakukan secara sengaja untuk kepentingan tim Filipina secara pribadi, tentunya ini sudah masuk dalam kategori permainan curang dan tidak menjunjung tinggi konsep fair play. Ibnu Riza selaku Badan Timnas Esports Indonesia dari IESPA sempat memprotes kejadian tersebut kepada panitia. Kendati demikian, hasil dari protes tersebut tampaknya nihil hingga detik ini, dan Filipina tetap menjadi juara.

BACA JUGA: MPL ID Rilis Rating Pemain Timnas MLBB Indonesia, Ada yang..

Dari pengakuan Hadji (Imam), pemain Blacklist International yang ikut membela timnas Filipina, kejadian pause tersebut terjadi karena ada alasan yang jelas.

"Kita tidak terbiasa dengan ping yang kita dapatkan ketika bermain di final. Di Filipina, kita bisa bermain nyaman dengan ping 1 digit. Ping di sini bisa mencapai 4ms, sementara di sana 37ms. Kita tidak terbiasa dan akhirnya meminta banyak pause," tutur Hadji dalam livestreaming-nya di Facebook miliknya.

Argumen Hadji bak menambahkan dirijen bensin ke dalam bara api. Para penggemar Indonesia merasa tidak terima bahwa hal tersebut akan berpengaruh besar terhadap pertandingan. Mengingat, ping 30-40ms itu adalah ping yang sudah lebih dari aman, bahkan untuk bermain di skena kompetitif.

Dilansir dari laman Instagram RevivalTV, Ibnu Riza mengomentari pernyataan tersebut, "Haha, yang waras ngalah ya, guys. Kita bijak aja, belum rezeki kita."

Selain Ibnu Riza, para netizenpun menyampaikan komentar bernada sarkas dalam menanggapi pernyataan dari Hadji. Sesuai dengan kata Pak Ketua, sebagai penggemar, kita harus bijak menanggapi ini. Lebih baik membawa sikap kepala dingin dan legowo.

Tim Indonesia pun masih mempunyai kesempatan untuk membalas di ajang MSC 2022 yang akan dilangsungkan bulan Juni nanti di Malaysia. Pastikan jangan sampai ketinggalan untuk menonton turnamen tersebut!

Ikuti terus info terbaru seputar Mobile Legends dan berita esports terlengkap di Ligagame! Jangan lupa kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

Baca selanjutnya:

MobaZane Tanggapi Celoteh Z4pnu Soal Tim Indonesia: Gak Respect!

 

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!