MLBB Civil War Match, Team Donkey vs Team Oura !

by Rio Ginanjar
Mlbb Team Donkey vs Team Oura !

Ada hal menarik ketika para Youtuber Gaming seperti Oura, Marsha, Donkey, Dwi woi, Luminaire sepakat bermain dalam match dadakan. Sontak, respon dan animo dari viewer pun begitu luar biasa. 

Kehadiran caster MLBB Kornet semakin menambah seru suasana. Kornet punya ide lain, dia rela posisi untuk mabar diambil alih oleh player lain. Ia turut memanggil Pak Pulung dan KB sebagai additional host.

Tak kalah semangat Oura pun mengiyakan ajakan match tersebut yang meski tidak memperebutkan pool prize "namun menyangkut harga diri," tukas Oura. Terlebih lagi Oura sampai mengajak anggota team untuk mengganti nick masing-masing dengan Nick INA. (Lalu disambung dengan nama di In game). Tim lawan Oura tetap dengan nama masing-masing, tidak dirubah sama sekali. 

Game pun berlangsung layaknya match di turnamen menggunakan format Best of Five.

Game 1

Team Oura
Oura (Esmeralda), AE Guavaa (Benedetta), Dwi Woi (Lunox), ONIC Drian (Popol and Kupa), Marsha (Esmeralda).

Team Donkey
GPX Doyok (Hayabusa), GPX Donkey (Hilda), EVOS Luminaire (Parsha), GPX Air mineral (Harith), GPX Eri (Khaled).

Di early game kedua team bermain aman terutama dengan Hyper Carry masing-masing tetap fokus ke arah buff, namun tanpa diduga, Marsha yang menggunakan Diggie langsung mengganggu Harith yang sedang melakukan buff, terlihat sekarat, Marsha pun terus mengejar Harith sampai ke tower kedua, Harith yang masih memiliki skill dash, langsung dash ke tower, dan Marsha pun terkena damage tower ditambah serangan dari Harith, 1st blood untuk team GPX, sementara Oura bermain safe di area EXP lane dan berhadapan dengan Khaleed.

Benedetta akhirnya memiliki kesempatan untuk kill Hilda, membuat skor 3-1, ada-ada saja memang kelakuan dari caster Kornet yang menyebutkan bahwa Diggie play dari Marsha di mode tertentu pernah mencatatkan 98 kali terbunuh di area land of dawn dan rekor itu sangat dibanggakan oleh Marsha, karena belum ada yang bisa memecahkan rekor bunuh diri tersebut, dengan komentar seperti itu justru menambah gelak tawa di match tersebut.

Kembali ke pertandingan, match kembali memanas dengan Harith yang open war dengan dash lalu ultimate berhasil menumbangkan Dwi Woi yang menggunakan Lunox, kill menjadi GPX 4 kill dan Oura Team 2 kill, namun Oura langsung membalas, saking tidak mau kalah Hilda di saat yang bersamaan langsung kill Oura.

Set play apik dibuka oleh Marsha, dengan hold ultimate skill Diggie, Benedetta dari team Oura berhasil kill Doyok dari team GPX, kembali Kornet memberikan komentar yang memancing tawa viewer di kolom komentar bahkan yang melihat Live Kornet, bahwa Doyok yang sudah dikeluarkan oleh Geek Fam kini tidak jelas arah apakah akan ikut MPL di season berikutnya setelah di take down oleh Benedetta.

Team Oura berhasil mendapatkan lord pertama namun karena ex pro player,team lawan pun berhasil defense dengan baik, game pun berlanjut dengan Intense, hingga team GPX berhasil mendapatkan tower bagian atas, dengan ini terpaksa Oura dkk, harus set up kembali dengan push lane creep yang sudah tidak ada tower, momen yang ditunggu Oura akhirnya terjadi ketika Luminaire, dan Fadli berhasil di pick off, tanpa Parsha dan Harith, team GPX tidak ada hero high ground yang kuat, dengan mudah game dimenangkan oleh Oura Team 1-0

Game 2 :

Team Oura
Oura (Benedetta), Drian (Kaja), Dwi Woi (Lunox), AE Guava (Yi-Shun-Shin), Marsha (Estes).

Team Donkey :
Luminaire (Change), Donkey (Chou), Fadli (Harith), Doyok (Claude), Eri (Baxia).

Sempat terjadi pause di game seperti di tournament sebenarnya, di early game Marsha terkena 1st blood oleh Fadli, bahkan Dwi Woi yang ikut untuk membantu Marsha malah terkena take down juga. Di menit ke 8 jumlah kill kedua team, Team Oura (7 kill), team GPX Campuran (5 kill), di menit ke 20 Yi-Shun-Shin berhasil mendapatkan lord, dengan push 3 lane Drian dan Marsha bermain apik sebagai support, bahkan Marsha sempat mendapat triple kill di tower team GPX sebelum akhirnya di end game oleh minion yang hit tower.

2-0 untuk Team Oura!

Game 3

Team Oura :
Eri , Drian (Selena), Oura (X-Borg), Doyok (Yi-Shun-Shin), Fadli (Hayabusa).

Team Donkey :
Marsha (Popol and Kupa), Donkey (Zilong), Luminaire (Yve), Dwi Woi (Barats), Guavaa (Granger).

Ada moment unik di game ini ketika viewer meminta game untuk di remake karena Marsha lupa pick, dan di game ketiga ini, para player di re-draft acak agar membuat game jadi lebih menarik. Pada game ini caster membicarakan hero yang dipakai Oura yang mengingatkan pada era M1, pertandingan berjalan dengan sangat intense dan hati-hati untuk kedua team, bahkan sampai menit ke 15, kill kedua team, Team Oura (9 kill), Team GPX (10 kill), pertandingan berakhir dengan Hayabusa yang melakukan split push ke arah tower sementara Team Oura berhasil bait semua anggota GPX ke arah Lord.

Game 4 :

Team Oura :
Oura (Paquito), Guava (Benedetta), Marsha (Gloo), Eri (Angela), Dwi Woi (Fanny)

Team Donkey :
Donkey (Grock), Fadli (Harith), Drian (Mathilda), Doyok (Ling), Tono (Guinevere)

Kali ini Luminaire tidak bermain dan digantikan player lain yaitu Tono, akhirnya Dwi Woi memainkan hero signature yang sering dipakai yaitu Fanny, di menit awal buff purple milik team Oura di rush oleh team GPX, Dwi Woi berhasil mendapatkan 1st blood dengan take down Doyok di area purple buff. Oura pun terkena kill oleh Guinevere di EXP lane, dengan didukung oleh Angela, Dwi Woi mengeluarkan kemampuan dari hero Fanny kill Guinevere, bahkan sampai tower musuh pun dikejar oleh Dwi Woi. Namun game berhasil didominasi team GPX, Doyok berhasil memporak-porandakan team Oura, game pun berakhir dengan kemenangan team Donkey.

Tidak ada reward apapun match ini hanya untuk have fun saja.

Ikuti terus info terbaru seputar Mobile Legends dan berita esports terlengkap di Ligagame! Jangan lupa kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

Baca selanjutnya:

Bintang RRQ Hoshi Masuk Transfer List, Jadi Rebutan Evos dan GPX?

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!