Butss Sebut Burn Out Jadi Faktor Kegagalan ONIC di M3 World Championship

Butss Ungkap Penyebab Kegagalan ONIC di M3 World Championship

ONIC ID dan RRQ Hoshi sebagai wakil MPL ID (Mobile Legends Professional League) Indonesia gagal meraih prestasi tertinggi di M3 World Championship. Tim Indopride belum berhasil membawa pulang trofi M Series yang pernah dipersembahkan Evos Legends pada edisi perdana.  Setelah M2 jatuh ke tangan Bren Esports, trofi M3 kembali ke pelukan tim FIlipina lainnya, Blacklist International

Reaksi para fans MLBB di Tanah Air pun sudah bisa ditebak, menerima kekalahan dengan sedih bercampur kecewa. Maklum, secara kekuatan, ONIC dan RRQ Hoshi menjadi tim kandidat juara . Namun apa mau dikata, langkah dua tim Indonesia sama dihentikan oleh Blacklist di lower bracket. 

onic esports M3 world champioship c59b3

Khusus untuk ONIC Esports, turnamen M3 Mobile Legends seakan menjadi anti-klimaks bagi pasukan "landak langit". Butsss, Drian, Kiboy, CW dan Sanzz seperti kehabisan bensin di turnamen yang digelar Desember 2021 lalu. Berbeda dengan RRQ Hoshi yang tancap gas di fase grup, performa ONIC Esports justru sudah goyah setelah menelan dua kekalahan yakni dari Keyd Star dan Todak.

Pasca gelaran M3, tampaknya masih banyak yang penasaran apa yang menyebabkan performa tim Indonesia seakan "melempem".  Salah satu punggawa Onic yakni Muhammad Satrya Sanubari atau Butts pun mengungkapkan faktor yang menyebabkan kegagalan ONIC di ajang M3. 

BACA JUGA: Laga RRQ Hoshi vs ONIC PH Pecahkan Rekor Jumlah Penonton M3 World Championship

Saat tampil dalam sesi EMPETALK, Butts memaparkan kondisinya secara pribadi jelang kejuaraan dunia  Mobile Legends M3. Butts pun mengakui kalau sejak di grup stage dirinya dan beberapa rekan setim sudah mulai tidak fokus menjalani scrim maupun bermain ranked game. Faktor kejenuhan (burn-out) akhirnya berpengaruh ke fisik. Nah, bicara soal "mental", apakah karena beban ekspektasi dari netizen yang optimistis melihat performa ONIC di MPL ID S8 dan MPLI 2021?  

 “Itu, karena gua udah kaya benci banget lihat Mobile Legends waktu M3 tuh, kaya udah bosen banget bosen banget lihat Mobile Legends tuh, udah sih. Bukan masalah terbebani, soalnya gua cuek orangnya, jadi dari diri gua sendiri aja, terlalu All-in di dua turnamen pertama, terus mental gua belum sampe kayanya buat kompetitif terus-terusan,” ungkap Butsss.

Jonathan Liandi pun sempat menanggapi padatnya turnamen yang dijalani. Usai MPL ID Season 8, ONIC tampil dan menjadi juara di MPLI 2021. Apakah karena ONIC sudah all-in di dua turnamen tersebut sehingga justru kehilangan tenaga di M3? Butss menjawab jika boleh memilih dirinya lebih baik tidak juara MPLI, selain menjaga belum sampai ke puncak pencapaian, kekalahan di MPLI juga bisa menjadi pemicu semangat. 

Well, itulah jawaban dan pemaparan jujur dari Onic Butss. Dari keterangannnya kita tahu kalau pro player dan tim pro esports bisa menghadapi kondisi burn out meskipun tengah dalam puncak performa dan meraih gelar juara. Faktor jadwal atau jeda antar turnamen juga menentukan persiapan dan kesiapan atlet esports. Seperti yang viral di sosial media, lebih baik healing-healing sejenak daripada kehilangan mood atau hunger (rasa haus-lapar) secara kompetitif.   

Ikuti terus info terbaru seputar Mobile Legends dan berita esports terlengkap di Ligagame! Jangan lupa kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

Baca selanjutnya:

AHOY! Inilah Merchandise Kolaborasi ONIC Esports x One Piece!

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!