Yatoro Sebut League of Legends Game "Sampah", Begini Pembelaan Diamondprox

by Justhin YUAN

Pemain Team Spirit juara TI12 Yatoro menyebut League of Legends sebagai "sampah" dan menunjukkan kurangnya gameplay yang berdampak dalam game tersebut.
Yatoro juga mencatat bahwa menurutnya League of Legends tidak menarik secara visual.

Dalam dunia esports, dua judul besar MOBA – Dota 2 dan League of Legends – sepertinya selalu bertemu, dengan kelebihan dari kedua judul tersebut secara terbuka saling bertabrakan. Tak lama setelah berakhirnya The International (TI) 2023 dan Worlds 2023, pemenang TI dua kali Illya "Yatoro" Mulyarchuk dilaporkan mengecam League of Legends, menjuluki game tersebut sebagai “sampah”.

Menurut laporan baru-baru ini oleh cybersport.ru, Illya "Yatoro" Mulyarchuk, carry dari Team Spirit, telah menyuarakan ketidakpuasannya terhadap judul arena pertarungan online multipemain (MOBA) Riot Games yang sangat populer, League of Legends (LoL). Yatoro dilaporkan menyebut game tersebut sebagai "sampah", dengan alasan kekhawatiran atas tidak adanya kemampuan mengubah game yang berdampak dan kurangnya daya tarik visual.

Alasan Yatoro Tidak Menyukai League of Legends
Mengaku pernah berinteraksi dengan League of Legends beberapa kali, Yatoro membandingkan antara ciptaan Riot Games dan Mobile Legends, sebuah MOBA seluler. Menurut transkrip yang diberikan oleh cybersport.ru, pemain Team Spirit itu berkata, "Saya sudah memainkannya beberapa kali, tapi itu jelek. Saya tidak tahu bagaimana LoL bisa dimainkan dengan serius. Bahkan terlihat [menjijikkan]. Ada pertarungan tim seperti Mobile Legends…”

Yatoro menekankan ketidakpuasannya dengan tidak adanya mantra pengubah permainan yang signifikan yang menimbulkan kekaguman dari penonton. Dia berpendapat bahwa League of Legends tidak memiliki aksi dinamis seperti yang ditemukan di game lain.

Dia menambahkan, "Tidak banyak aksi di League. Komentator dan pemain hanya melebih-lebihkan pertempuran kecil. Saya telah melihat klip di TikTok dari orang-orang yang mengomentari permainan, 'Astaga, apa yang baru saja terjadi!' Dan saya melihatnya, [tidak ada] yang terjadi. Tidak ada Black Hole, tidak ada Echo Slam. Hanya ada beberapa pahlawan yang melakukannya, dan orang-orang berkata: 'Itu [brutal]!'"

Lebih lanjut, Yatoro mengkritik daya tarik visual game tersebut. Yatoro berkata,
"Secara visual, saya sama sekali tidak tertarik dengan game ini." Sentimen ini sejalan dengan pendiriannya sebelumnya, sebagaimana dibuktikan dalam aliran sebelumnya di mana ia menyatakan preferensi untuk Valorant dibandingkan Counter-Strike 2, mengutip visual superior dan keterampilan dalam game dari Valorant.

Sebaliknya, Danil “Diamondprox” Reshetnikov, seorang profesional League of Legends, baru-baru ini membagikan pendapat jujurnya tentang Dota 2 dan menyebut game tersebut karena memiliki hero yang membosankan. Berbeda dengan Yatoro, Diamondprox menyatakan preferensinya terhadap kompleksitas dan inovasi yang terdapat di League of Legends. Selama siaran langsung, dia menyoroti ketidakpuasannya terhadap kemampuan tertentu di Dota 2, seperti panah Mirana, dan menyebutnya sebagai "tembakan keterampilan yang sangat membosankan" yang kehilangan daya tariknya seiring berjalannya waktu.

Setelah itu, streamer dan tokoh Dota 2 populer Janne "Gorgc" Stefanovski bereaksi terhadap pendapat Diamondprox tentang Dota 2 vs League of Legends. Dia berkata di streaming, “Mengapa hero Dota membosankan? Aku bahkan bukan salah satu dari orang-orang itu. Sebenarnya menurut saya League bukanlah permainan yang buruk. Ini bukan permainan yang buruk, tapi pahlawan mereka tidak menarik. Seperti apa yang sedang kamu bicarakan. Kecuali kulit baju renangnya. Sekarang itu menarik. Inilah yang kami sebut konten. Pesta kolam renang, Anda tahu, Anda hanya membuat orang mengenakan bikini. Jenius. Pemasaran yang jenius.”

Menariknya, beberapa hari kemudian, pada 19 November, Gorgc mencoba League of Legends. Saat streaming, dia memainkan game Co-op vs AI di mana dia mati dengan lucu melawan bot.

Ikuti terus berita terbaru League of Legends di Ligagame! Kunjungi Instagram @ligagame_tv dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.

Baca selanjutnya:

Pemain T1 Ungkap Champions LOL Untuk Skin Worlds 2023, Faker Masih Galau

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!