T1 Lepas Daeny dan Zefa dari Jabatan Coach Team League of Legends

Daeny dan Zefa

T1 resmi memecat dua pelatih League of Legends, Daeny dan Zefa. Keduanya didatangkan sebagai pelatih pada musim 2021.  T1 berharap duet pelatih tersebut dapat membawa kesuksesan untuk organisasi dan tim. Daeny dan Zefa melesat setelah berhasil membawa DAMWON Gaming menjuarai Worlds 2020.  Namun setelah tujuh bulan, tampaknya hasil pencapaian T1 di kompetisi League of Legends Championship Korea (LCK) jah dari ekspektasi . 

Usai gagal di musim 2020, T1 telah melewatkan Kejuaraan Dunia League of Legends "Worlds' untuk ketiga kalinya dalam sejarah organisasi. Kini, setelah lima minggu bermain di LCK Summer Split 2021, T1 masih duduk di posisi kelima dengan rekor 5-5. Mereka berada di bawah Gen.G, DWG KIA, Nongshim RedForce, dan Afreeca Freecs di klasemen LCK. Di bawah duet pelatih Daeny dan Zefa, T1 membukukan rekor menang-kalah 17-13 di seluruh pertandingan tahun ini. Dalam statistik game individu, T1 mencatat tingkat kemenangan 57 persen pada tahun 2021.

T1 daeny zefa 2be3f

BACA JUGA: League of Legends The Worlds 2021 Kembali Digelar di China

Pihak T1 menyampaikan keputusan ini melalui akun twitter ofisial.
“Kami membuat perubahan dalam upaya untuk menghidupkan kembali peluang tim kami dalam delapan pertandingan tersisa. Kami masih memiliki harapan besar untuk finis di posisi lebih baik di LCK untuk meraih slot ke turnamen Worlds." 

General Manager T1 Gelar Konferensi Pers

Sehari setelah memecat Daeny dan Zefa, T1 mengadakan konferensi pers online pada Kamis (15/7) untuk menjawab pertanyaan dari media tentang perpisahan dengan staf pelatih. Dalam konferensi pers, manajer umum Choi “Polt” Seong-hoon mengemukakan latar belakang keputusan organisasu. Polt beberapa kali menyatakan keputusan itu adalah keputusan terbaik yang bisa diambil tim untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

general manager T1 4e426

Berikut terjemahan dari konferensi pers tersebut.

Mengapa  T1 akhirnya memutuskan  memecat Daeny dan Zefa di tengah musim?

Sebagai GM Tim T1 LoL, saya menghabiskan banyak waktu dengan para pemain. Saya selalu berpikir ketika saya berbicara dengan para pemain dan staf pelatih, dan saya selalu berpikir tentang bagaimana saya harus memimpin tim agar para pemain dapat berlatih secara efektif, dan menunjukkan kinerja yang lebih baik di atas panggung. Saya sudah lama berpikir.

Saya telah mendengarkan pemikiran pemain, dan berdasarkan itu, dan dengan pengalaman saya sebelumnya sebagai pemain esports profesional, kami sampai pada kesimpulan bahwa mengambil tindakan seperti itu akan membuat hasil yang lebih baik. Terlepas dari tim yang bekerja dengan baik atau tidak, saya pikir ada ruang untuk perbaikan bagi semua orang. Memikirkan hal itu dan melihat Spring Split dan Summer Split, Daeny dan Zefa melakukan yang terbaik dan mereka adalah orang-orang hebat, tetapi untuk hasil yang lebih baik, saya pikir pergi dengan cara kami sendiri akan lebih baik. Berdasarkan ini, kami sampai pada keputusan ini.

Apakah Anda tidak khawatir memberi tekanan pada para pemain dengan memecat staf pelatih dengan 8 pertandingan tersisa di Summer Split?

Saya tahu banyak orang mengungkapkan kekhawatiran mereka. Saya telah mempertimbangkannya dengan serius. Tentu saja, para pemain adalah yang paling penting. Semua pemain di daftar itu penting. Namun, dengan mempertimbangkan semuanya, kami memutuskan bahwa keputusan seperti itu akan berakhir dengan hasil yang lebih baik.

Ada desas-desus yang beredar bahwa keputusan menyusul adanya clash antara pemain pengganti dan staf pelatih. Apakah ini benar?
Saya terkadang memeriksa komunitas, tetapi tidak dapat memeriksa setiap hari. Saya tidak yakin persis masalah apa itu, tetapi sejauh yang saya tahu, tidak ada masalah besar untuk menyebutnya sebagai sebuah clash

Ada pula kabar kalau manajemen sangat terlibat dengan keputusan staf pelatih tentang daftar tersebut. Apakah ini benar?
Saya tidak yakin apa artinya "sangat", tetapi saya memberikan banyak, sebagian besar kekuatan untuk Daeny — hampir semuanya. Menganggap diri saya sebagai “manajemen”, saya banyak berbicara dengan Daeny. Saya mendengarkan pendapatnya dan saya memberi tahu dia tentang pendapat saya sendiri. Dalam hal itu, dengan cara tertentu, saya terlibat dalam keputusan mereka dan tim.

T1 belum membuat pengumuman siapa yang akan menjadi peltih tim LOL. T1 akan kembali ke panggung LCK dengan rangkaian pertandingan minggu diantaranya melawan rival abadi KT Rolster.

Ikuti terus berita terbaru League of Legends di Ligagame! Kunjungi Instagram @ligagame_tv dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.

Baca selanjutnya: 

Kalahkan DWG KIA, Royal Never Give Up Juara MSI 2021

 

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!