T1 kembali membuat kejutan di panggung League of Legends Champions Korea (LCK). Sang juara dunia melakukan perubahan roster secara mendadak dengan menurunkan jungler muda Kim “Painter” Eun-hoo untuk menjalani debutnya di LCK. Ia menggantikan Mun “Oner” Hyeon-jun yang untuk sementara harus duduk di bangku cadangan.
Keputusan tersebut diumumkan hanya sekitar satu jam sebelum T1 menghadapi Hanwha Life Esports pada pekan kedua Summer Split. T1 tidak memberikan penjelasan panjang mengenai alasan pergantian tersebut dan hanya menyebut perubahan dilakukan sebagai bagian dari persiapan tim pelatih.
Menariknya, keputusan ini datang ketika performa T1 justru sedang cukup meyakinkan. Tim yang diperkuat Faker dan kawan-kawan tersebut mengawali Summer Split dengan performa solid dan berada di posisi teratas Legend Group. Karena itu, keputusan mencadangkan Oner, salah satu jungler paling ikonik T1 dalam beberapa tahun terakhir, sontak menjadi perhatian komunitas esports.
Ligagame: Painter, Talenta Muda yang Naik Daun
Lantas, siapa sebenarnya Painter? Kim “Painter” Eun-hoo merupakan jungler berusia 18 tahun yang sudah menjalani tahun ketiganya di kompetitif League of Legends. Perjalanannya dimulai dari DRX Academy sebelum bergabung dengan sistem pengembangan pemain T1 melalui LCK Academic Series pada 2025.
Awal 2026 menjadi titik penting dalam kariernya. Painter mendapatkan promosi ke Challengers League dan terus menunjukkan perkembangan yang membuat namanya semakin diperhitungkan. Dalam perjalanannya, ia bahkan sudah tiga kali memenangkan AS.
Dalam hampir 300 pertandingan kompetitif, Painter membangun champion pool yang cukup luas. Ia dikenal mampu memainkan sejumlah champion yang relevan dengan meta, tetapi juga tidak terpaku pada pilihan populer.
Tiga champion yang paling sering digunakannya adalah Xin Zhao, Vi, dan Nocturne. Ketiganya memiliki karakteristik yang cocok dengan gaya jungler agresif dan mampu memberikan tekanan sejak fase awal pertandingan.
Namun, kemampuan Painter tidak berhenti di sana. Sepanjang kariernya, ia sudah memainkan sekitar 30 champion berbeda. Beberapa pilihan yang lebih tidak biasa seperti Jax, Kindred, Taliyah, dan Nidalee juga pernah menjadi bagian dari champion pool-nya.
Debut LCK Painter Langsung Bikin Geger
Kesempatan pertama Painter tampil di LCK ternyata jauh dari kata biasa Saat menghadapi Hanwha Life Esports, Painter memainkan Pantheon pada game pertama. Itu merupakan penampilan kesembilannya menggunakan champion tersebut dalam pertandingan kompetitif.
Hasilnya langsung mencuri perhatian. Painter tampil agresif dan berhasil mengakhiri pertandingan dengan statistik 5/0/8. Performa tersebut membuatnya mampu memberikan tekanan besar terhadap jungler HLE, Seo “Kanavi” Jin-hyeok.
Pada game kedua, Painter kembali mendapat kesempatan menunjukkan kemampuannya. Kali ini ia menggunakan Lee Sin, champion yang sudah dimainkannya sebanyak 16 kali sepanjang karier kompetitif.
Lee Sin bahkan menjadi salah satu pilihan terbaik Painter dengan catatan win rate mencapai 80 persen. Performa tersebut semakin memperkuat kesan bahwa pemain muda T1 ini memiliki potensi untuk bersaing di level tertinggi.
— T1 LoL (@T1LoL) August 8, 2026
Pergantian Oner Bukan Hal Baru bagi T1
Meski keputusan mencadangkan Oner mengejutkan banyak penggemar, T1 sebenarnya bukan kali pertama mempromosikan pemain dari sistem akademinya ke tim utama. Pada musim sebelumnya, T1 juga sempat membuat keputusan besar ketika Lee “Gumayusi” Min-hyeong dicadangkan dan posisinya digantikan oleh Shin “Smash” Geum-jae. Pergantian tersebut sempat menjadi perbincangan hangat di komunitas League of Legends.
Sistem akademi T1 selama bertahun-tahun memang dikenal sebagai salah satu yang paling produktif dalam mengembangkan talenta esports. Pemain dari sistem tersebut tidak hanya berpotensi menembus tim utama T1, tetapi juga dapat melanjutkan karier ke berbagai organisasi LCK maupun kompetisi internasional.
Masa Depan Painter di T1 Masih Menarik Dinanti
Untuk saat ini, belum ada kepastian apakah Painter akan menjadi starter permanen atau hanya mendapatkan kesempatan bermain sebagai bagian dari rotasi roster. T1 juga belum mengungkapkan secara detail alasan Oner dicadangkan. Pernyataan mengenai keputusan yang dibuat sebagai bagian dari persiapan staf pelatih membuka kemungkinan bahwa perubahan tersebut berkaitan dengan strategi menghadapi lawan atau kebutuhan roster untuk pertandingan tertentu.

Namun, satu hal sudah jelas: debut Painter di LCK sukses mencuri perhatian. Jika performanya terus konsisten, pemain berusia 18 tahun ini berpeluang menjadi salah satu prospek jungler menarik di Korea Selatan. Di sisi lain, persaingan antara Painter dan Oner juga bisa menjadi situasi menarik untuk T1 sepanjang Summer Split.
Bagi T1, memiliki dua jungler dengan kemampuan berbeda dapat menjadi keuntungan strategis. Sementara bagi Painter, kesempatan bermain bersama pemain-pemain kelas dunia seperti Faker menjadi panggung ideal untuk membuktikan bahwa dirinya siap bersaing di level tertinggi LCK.

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.