Reginald TSM Kena Denda $5,000 Oleh Riot Games Lantaran Komentar di Twitter

Reginald TSM Kena Denda $5,000

Reginald, pro player League of Legends asal Amerika Utara (NA) kembali tersandung kasus yang berbuah sanksi. Reginald dijatuhi denda $ 5.000 oleh Riot karena telah 'melakukan hal yang tidak pantas' saat membalas cuitan Vulcan, player dari tim CLoud9 di lini masa Twitter pada pekan lalu.

Informasi soal sanksi ini datang dari seorang jurnalis LOL bernama Travis Gafford di sesi acara Hotline League. Peraturan official LCS 2021 menetapkan seluruh aspek termasuk perilaku yang dilarang bagi semua anggota tim, baik di dalam dan di luar pertandingan League of Legends.

“Saya dapat mengatakan bahwa saya telah menghubungi Riot dan mereka mengkonfirmasi bahwa dia didenda $ 5.000 karena melakukan hal yang tidak pantas,” ungkap Gafford.

Menurut Gafford kasus ini berkisar pada perdebatan soal potensi pencabutan pembatasan pemain impor di LCS, yang muncul setelah manajemen senior dari setiap tim LCS berembuk demi mendukung penghapusan atau perubahan aturan selama konferensi pers tahunan League di bulan Februari lalu.

Memang wacana perpindahan pemain dari region berbeda atau batasan impor pemain sempat menjdi wacana hangat di antara tim-tim pro LOL di Amerika Utara. Beberapa pro player LOL pun sempat mencuitkan opini dan pandangan mereka melalui Twitter. Saling balas cuitan antara Vulcan dan Reginald lantas sedikit terlalu sengit dan menjadi viral.

Reginald dilaporkan melanggar salah satu aturan setelah mengirimkn  tweet ini: 

Reginald sendiri telah menyampaikan permintaan maaf kepada Vulcan dalam sebuah posting blog dan lebih lanjut menjelaskan posisinya tentang masalah aturan impor. “Saya terkadang mengikuti emosi. Ini pelajaran berharga buat saya, ”ujarnya.

BACA JUGA: Faker Sang 'Dewa' League of Legends Bikin Rekor Baru!

Figur Reginald pemilik nama lengkap Andy Dinh telah melekat bersama tim TSM yang telah dibelanya sejak 2011. Sempat hijrah ke tim Chicks, Reginald kemudian kembali dan menjadi co-owner organisasi TSM.

Vulcan pun telah menerima permintaan maaf ini dalam sebuah wawancara dengan Gafford. "Saya tidak tersinggung ... ada, dalam pikiran saya, tidak banyak yang perlu saya maafkan," katanya. “Sebagai salah satu pemilik, saya pikir dia harus menunjukkan ketenangan yang lebih baik, tidak menyerang saya dengan cara seperti yang dia lakukan, tapi sejauh ini masih baik-baik saja.”

Ini bukan kali pertama Reginald harus berhadapan dengan peraturan dan ketentuan ketat yang ditetapkan Riot Games sebagai developer pemilik League of Legends. Pada Agustus 2014, Reginald dijatuhi sanksi denda sebesar $2.000 dollar lantaran menolak mengikuti instruksi turnamen LCS dengan mengumumkan Lustboy sebagai roster baru TSM tanpa persetujuan Riot Games.

Wah, semoga ini bisa jadi pelajaran berharga baik bagi pro player maupun manejemen tim untuk selalu sadar betul kapasitas mereka di ranah esports, dengan segenap peraturan resmi yang telah disepakati bersama. 

Ikuti terus berita terbaru League of Legends di Ligagame! Kunjungi Instagram @ligagame_tv dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.

Baca selanjutnya: 

 Sirens Esports Buka Divisi Wild Rift Indonesia, Siap Jadi Pro Player?

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!