Nickname Faker Diperjualbelikan, Riot Intervensi

Transaksi pun batal

Apalah artinya sebuah nama? Well, begitu kira-kira pameo yang populer di dunia literatur fiksi. Namun, dalam dunia game atau esports, sebuah nama bisa jadi "abadi" dan tentunya punya nilai komersial alias diuangkan.

Popularitas Lee "Faker" Sang-hyeok, pro player League of Legends (LoL) sama sekali tidak menurun di Korea Selatan. Baru-baru ini IGN (in game name) mid laner SKT T1 itu hampir diperjualbelikan dengan harga fantastis. Riot Games pun perlu turun tangan mengintervensi transaksi ini.

Yeap, seseorang tampaknya telah berhasil mendapatkan nick "Faker" setelah sang pro player mengubah nama dengan tambahan organisasi SKT Faker T1. Nah, nama polosan "Faker" di server LoL Korea ini kemudian coba ditawarkan dengan harga $ 39.000. Jangan heran kalau nick banyak player LoL, baik di Korea maupun dunia menggunakan nick "Faker".

Sebagai legenda terbesar dalam sejarah LoL, banyak pemain ingin menggunakan nick "Faker" saat bermain di server. Beberapa mungkin hanya menginginkan nama itu sebagai penggemar, sementara ada juga yang ingin menyamar sebagai Faker. Tidak peduli apa motivasinya, pemain yang saat ini memiliki nama tersebut jelas melihat peluang bisnis yang menguntungkan dan coba menjualnya.

BACA JUGA: Faker Sang 'Dewa' League of Legends Bikin Rekor Baru!

Sementara itu, bagi yang belum tahu, untuk bermain LoL secara pribadi, Faker sendiri menggunakan IGN "Hide on Bush". Selain akun antrian solo yang biasa, pemain profesional juga diberikan akun resmi Riot yang biasanya memiliki nama tim pemain dan IGN. Untuk Faker dan T1, ini berubah ketika rebranding SK Telecom T1 membuat nama tim disingkat menjadi hanya T1, dan beberapa nama SKT T1 dibiarkan terbuka. Orang-orang dari komunitas sejak itu bertanya-tanya mengapa T1 dan Riot tidak mengamankan nama-nama itu untuk menghindari situasi seperti ini.

 faker 3 4795e

Penjualan nickname atau bahkan akun League of Legends bukanlah sesuatu yang baru. Namun untuk kasus Faker, ini langsung menjadi persoalan yang 'besar' karena dia adalah pemain legendaris. Menjual namanya dengan harga 44 juta KRW terdengar gila, tetapi orang-orang dengan cukup uang mungkin sanggup untuk membelinya jika saja Riot tidak turun tangan. Riot kembali menegaskan bahwa praktik ini bertentangan dengan persyaratan layanan dan kebijakan operasi LoL untuk menjual nama summoner.

Riot memang telah memberi peringatan untuk menghukum reseller akun di League of Legends, dan ini hanyalah contoh lain. Selaku developer mereka sudah aware bahwa beberapa nama pemain populer dapat digunakan secara komersil untuk menghasilkan uang.

 BACA JUGA: Faker Pemain League of Legends Berhasil Mengumpulkan 14 Miliar

Sejak masa-masa awal game ini dirilis, banyak akun LoL dijual di eBay atau platform marketplace lain. Akun ini biasanya merupakan akun level 30 baru yang telah dinaikkan levelnya untuk tujuan penjualan kembali. Meski Riot sering melacak akun-akun itu dan melakukan banned, pasar untuk League of Legends masih kuat. Orang-orang juga menjual akun yang tidak mereka gunakan lagi untuk mendapatkan uang, dengan rank, achievements, koleksi skin, dan semua aksesoris maupun fasilitas yang meningkatkan nilai akun.

Faker saat ini berada di rank Challenger di server Korea League of Legends. Ia telah memainkan lebih dari 700 match di Season 11, memperoleh lebih dari 600 LP dengan berbagai champion. Sebagai midlaner, ia dikenal mahir memainkan type champion magician, assassin maupun fighter seperti Azir, Oriana, Olaf, Sett dan Lee Sin atau ADC seperti Jinx. Faker saat ini menduduki peringkat nomor 305 di server Korea, dan mungkin bisa lebih tinggi jika Faker terus melakukan leveling.

Ikuti terus info terbaru seputar League of Legends dan esports terlengkap di Ligagame! Jangan lupa kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

Baca selanjutnya:

Kalahkan DWG KIA, Royal Never Give Up Juara MSI 2021

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!