Jay LGD Divonis Bersalah, LPL Jatuhkan Sanksi Baned Permanen

Ofisial LPL telah melarang Chen “Jay” Bo dari semua kompetisi. MIdlaner tim LGD itu diperiksa atas skandal pengaturan pertandingan atau match fixing. Jay LGD dilarang tampil di ajang kompetitif League of Legends untuk batas waktu yang tidka ditentukan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jay terseret kasus pengaturan pertandingan setelah sebuah cuitan pada 6 April lalu menampilkan tangkapan layar (screen shot) percakapannya dengan pihak ketiga. Terkait hal ini, Komite Disiplin LPL (League of Legends League) China pun melakukan penyelidikan.

Menurut postingan tersebut, tuduhan skandal match fixing  terjadi terutama pada pertandingan LGD versus BLG pada 20 Maret silam dan permainan yang tidak ditentukan versus Top Esports.

LGD Jay translation e4846

Belum dikonfirmasi apakah tangkapan layar yang disertakan dalam pos itu sah atau valid, tetapi mereka menguraikan persyaratan khusus yang diminta pihak ketiga untuk dipenuhi dalam permainan, mungkin untuk tujuan taruhan.

Penyelidikan pengaturan pertandingan pertama kali diluncurkan pada hari Rabu, 6 April setelah pesan yang memberatkan muncul, yang menunjuk ke pemain yang berkomunikasi dengan orang luar untuk kalah pada seri LPL Spring Split 2022.

Tidak butuh waktu lama bagi LPL untuk menemukan cukup bukti untuk membuktikan bahwa Jay bersalah dalam pengaturan pertandingan. “[Jay] memiliki perilaku tidak pantas yang memengaruhi asas fair play dan sportivitas LPL dan berpartisipasi dalam taruhan yang terorganisir secara ilegal di acara League of Legends,” kata LPL, menurut terjemahan mesin. “[Jay] akan diskors seumur hidup karena melanggar peraturan terkait, dengan segera.”

BACA JUGA: 5 Champion League of Legends dengan Win Rate Tertinggi di Patch 12.3

“Komite Disiplin LPL telah mengumumkan bahwa Chen “Jay” Bo akan dilarang secara permanen dari semua kompetisi profesional,” kata LPL di platform media sosial Weibo, menurut terjemahan oleh Kevin Kim dari Korizon. Pemain juga akan dilarang menyiarkan "konten terkait League of Legends di alirannya."

Dalam pernyataannya, LPL juga mengatakan akan terus memantau dan menyidik aksi ilegal seperti Jay,  untuk memastikan "keadilan acara esports League of Legends dan perkembangan ekosistem e-sports yang sehat."

Jay telah menjadi pemain League of Legends profesional sejak 2018 ketika dia bergabung dengan TyLoo. Sejak itu, ia bermain untuk tim LPL termasuk Vici Gaming, dan LGD. DI timnya sekarang, ia menempatkan 16 di musim reguler 2022 LPL Spring Split.

Ikuti terus berita terbaru League of Legends di Ligagame! Kunjungi Instagram @ligagame_tv dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.

Baca selanjutnya:

TSM Pecat Peter Zhang Atas Tuduhan Konflik Kepentingan

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!