Musim reguler LEC Versus 2026 resmi berakhir dengan drama besar di pekan terakhir. Dari total 12 tim peserta, hanya delapan tim terbaik yang berhak melaju ke babak playoff, sementara empat tim lainnya harus mengakhiri perjalanan mereka lebih awal.
Hasil pertandingan terakhir memastikan Los Ratones dan Karmine Corp Blue menjadi dua nama paling disorot setelah gagal mengamankan tiket ke fase gugur. Selain mereka, Shifters dan SK Gaming juga dipastikan tersingkir dari LEC Versus musim ini.

Berikut hasil akhir klasemen musim reguler LEC Versus 2026:
Tim Lolos ke Playoff
BACA JUGA: Tak Pandang Bulu, LCK Denda Ruler Gen.G 800 Ribu Won akibat Perilaku Toxic di Dalam Game
Tim Tersingkir

Dengan berakhirnya musim reguler pada 8 Januari, seluruh skenario klasemen akhirnya terjawab, termasuk perebutan slot terakhir yang berlangsung sangat ketat hingga pertandingan penutup.
Menjelang matchday terakhir, beberapa tim masih memegang kendali atas nasib mereka sendiri. Los Ratones, G2, Fnatic, Heretics, dan KOI hanya membutuhkan kemenangan untuk memastikan kelolosan otomatis ke playoff.
Dari lima tim tersebut, G2 Esports, Team Heretics, dan Movistar KOI berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna:
Fnatic sendiri berada dalam posisi paling sulit. Kekalahan dari G2 membuat mereka harus bergantung pada hasil tim lain. Mereka membutuhkan Vitality, KOI, dan Heretics untuk menang—sebuah skenario yang tampak nyaris mustahil, namun akhirnya benar-benar terjadi.
Bagi tim yang tersingkir, malam terakhir menjadi sangat berat, terutama untuk Los Ratones dan Shifters. Tim yang diperkuat dan dipimpin oleh Marc “Caedrel” Lamont kalah di laga pembuka dan harus berharap pada kemenangan NAVI atau Fnatic, yang sayangnya tidak terjadi.

Situasi semakin buruk ketika Karmine Corp secara tak terduga kalah dari Heretics, menutup semua peluang Los Ratones untuk lolos. Kekalahan ini memastikan mereka resmi tersingkir dari LEC Versus.
Di sisi lain, Shifters juga gagal memanfaatkan momentum, sementara kemenangan yang mereka butuhkan dari tim lain tidak pernah terwujud.
Dua tim sebenarnya sudah dipastikan tersingkir sebelum pekan terakhir, yakni Karmine Corp Blue (KCB) dan SK Gaming. Meski demikian, KCB sempat menunjukkan performa positif dengan kemenangan atas GIANTX.
Sayangnya, hasil tersebut tidak cukup untuk mengangkat posisi mereka dari dasar klasemen. Karmine Corp Blue dipastikan kembali ke LFL untuk sisa musim 2026. Sementara itu, Los Ratones juga telah dikonfirmasi tidak akan berlaga di ERL sepanjang sisa tahun ini.
Tak berlebihan jika Fnatic disebut sebagai tim paling beruntung di pekan terakhir LEC Versus 2026. Setelah kalah dari G2, peluang mereka untuk lolos sangat tipis dan bergantung pada banyak hasil pertandingan lain.
Namun, satu demi satu syarat tersebut terpenuhi. KOI berhasil mengalahkan NAVI, lalu Heretics mencetak kejutan besar dengan menumbangkan Karmine Corp, tim terbaik liga sepanjang musim reguler. Hasil ini memastikan Fnatic tetap hidup dan melangkah ke playoff.
Babak playoff LEC Versus 2026 akan menggunakan format double elimination, dengan tiket menuju ajang First Stand di São Paulo sebagai taruhannya. Berikut matchup playoff yang telah ditetapkan:
Setiap pertandingan dipastikan menghadirkan tensi tinggi, mengingat semua tim masih memiliki peluang melalui lower bracket jika kalah di laga awal.

Dengan tersingkirnya Los Ratones dan Karmine Corp Blue, serta lolosnya tim-tim besar seperti G2, Fnatic, dan Karmine Corp, LEC Versus 2026 kini memasuki fase paling krusial. Playoff bukan hanya soal gelar, tetapi juga soal reputasi dan tiket ke panggung internasional.
Pertarungan sengit dipastikan tersaji, dan satu kesalahan saja bisa menentukan nasib sebuah tim.

Ikuti terus berita terbaru League of Legends di Ligagame! Kunjungi Instagram @ligagame_tv dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.
Baca selanjutnya:
Sambut Lunar New Year 2026, League of Legends Rilis Splash Art Skin Firecracker & Petals of Spring
Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.