Persaingan esports di Asian Games 2026 mulai memanas jauh sebelum turnamen berlangsung. Sejumlah negara Asia telah mengumumkan daftar pemain atau roster sementara League of Legends (LoL) yang dipersiapkan untuk tampil di pesta olahraga terbesar kawasan tersebut.
Setelah menjadi cabang perebutan medali pada dua edisi sebelumnya, League of Legends kembali dipastikan masuk sebagai nomor resmi Asian Games 2026, bersama game lain seperti Mobile Legends: Bang Bang, Honor of Kings, dan PUBG Mobile.
Ajang olahraga multicabang ini dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 di Nagoya dan Prefektur Aichi, Jepang.
Popularitas esports yang terus meningkat membuat Asian Games kembali memasukkan sejumlah judul game kompetitif sebagai cabang perebutan medali.
League of Legends diprediksi menjadi salah satu nomor paling dinanti mengingat rivalitas antarnegara Asia yang sangat kuat, terutama antara Korea Selatan, China, Vietnam, hingga negara-negara berkembang lain.
Sebelum babak utama dimulai, penyelenggara akan menggelar babak kualifikasi di Kuala Lumpur, Malaysia pada 12–14 Juni 2026.
Hasil kualifikasi tersebut akan menentukan sebagian peserta, sementara beberapa negara diperkirakan memperoleh undangan langsung seperti edisi sebelumnya.
Menariknya, beberapa negara sudah mengonfirmasi tidak berpartisipasi pada cabang League of Legends Asian Games 2026. Beberapa nama yang cukup mengejutkan antara lain:
Jepang (tuan rumah)
Indonesia
Thailand
Absennya Indonesia menjadi perhatian tersendiri mengingat perkembangan komunitas dan ekosistem League of Legends di kawasan Asia Tenggara.
Hingga kini belum ada penjelasan lebih lanjut terkait alasan ketidakhadiran tersebut.
Jika berbicara soal kandidat kuat peraih emas, Korea Selatan hampir selalu masuk daftar teratas. Roster sementara Korea Selatan dipenuhi pemain papan atas dari liga profesional:
Korea Selatan
Top: Choi “Zeus” Woo-je
Jungle: Kim “Canyon” Geon-bu
Mid: Kim “Zeka” Geon-woo
Mid: Lee “Faker” Sang-hyeok
ADC: Lee “Gumayusi” Min-hyeong
Support: Ryu “Keria” Min-seok
Pelatih: Kang “Hirai” Dong-hoon
Kehadiran Faker, legenda hidup League of Legends, langsung membuat perhatian publik tertuju pada tim Korea Selatan.
Apabila roster ini bertahan hingga turnamen berlangsung, Korea diperkirakan kembali menjadi kandidat kuat peraih medali emas.
Vietnam Siapkan Kombinasi Pemain Muda dan Veteran
Selain Korea Selatan, Vietnam juga mulai membangun skuad kompetitif.
Nama SofM, mantan pemain profesional yang dikenal di panggung internasional, masuk dalam kandidat posisi jungler.
Roster Vietnam sementara:
Top: Kiaya
Jungle: Hizto / SofM
Mid: Dire
ADC: Eddie
Support: Taki
Vietnam dalam beberapa tahun terakhir berkembang menjadi salah satu kekuatan baru esports Asia, termasuk di League of Legends.
Negara Asia Lain Mulai Umumkan Roster
Selain Korea Selatan dan Vietnam, sejumlah negara lain juga telah mengungkap susunan pemain.
Hong Kong
Hong Kong membawa kombinasi pemain dari beberapa organisasi profesional, termasuk Frank Esports dan LNG Esports.
Nama yang cukup dikenal antara lain:
YSKM
Kaiwing
1xn
Pretender
India
India mempercayakan mayoritas slot kepada pemain dari S8UL Esports, salah satu organisasi besar di negara tersebut.
Yordania
Yordania menyiapkan roster lokal yang berisi pemain seperti:
Zero0o
JunDat
Casper
Klownz
Kazakhstan
Kazakhstan juga mulai membangun skuad nasional meski sebagian besar pemain belum dikenal luas di kompetisi internasional.
Format Turnamen Masih Dirahasiakan
Sampai saat ini, Olympic Council of Asia (OCA) selaku penyelenggara belum mengumumkan format pertandingan yang akan digunakan.
Selain itu, daftar negara yang mendapat undangan langsung menuju babak utama juga masih belum dipastikan.
Keputusan tersebut diperkirakan akan diumumkan setelah fase kualifikasi regional selesai.
Persaingan Medali Emas Diprediksi Lebih Ketat
Asian Games 2026 berpotensi menghadirkan persaingan lebih ketat dibanding edisi sebelumnya.
Korea Selatan tentu datang dengan status unggulan, tetapi perkembangan cepat negara seperti Vietnam dan beberapa tim Asia lainnya membuat perebutan medali emas semakin sulit diprediksi.
Di sisi lain, absennya beberapa negara besar membuka peluang munculnya kejutan baru.
Satu hal yang sudah pasti, cabang League of Legends Asian Games 2026 kembali menjadi panggung pembuktian bahwa esports kini sejajar dengan olahraga kompetitif lain di level internasional.

Ikuti terus berita terbaru League of Legends di Ligagame! Kunjungi Instagram @ligagame_tv dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.
Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.