Setelah 10 Tahun Berjaya, Netflix Alami Penurunan Pelanggan dan Nilai Saham

by Jessica Elaine
Netflix Alami Penurunan Pelanggan

Dunia semakin membaik, era new normal mulai diterapkan. Hal ini tentu membuat Ligagamers  dapat kembali beraktivitas di luar rumah, layaknya masyarakat tiga tahun lalu sebelum pandemi dimulai. Ternyata, secara tidak langsung hal ini menimbulkan kerugian bagi salah satu perusahaan besar di dunia.

Netflix hingga saat ini masih menjadi raja atas penyedia layanan streaming, yang mampu menggaet banyak sineas dari berbagai negara, demi menyajikan berbagai film maupun seri unggulan. Tidak dapat dipungkiri bahwa perusahaan tersebut terlihat kuat dan berhasil meraih kesuksesan besar.

Kenyataannya, realita yang dialami Netflix tidak seindah ekspektasi. Dalam 10 tahun terakhir, Netflix mengumumkan bahwa mereka mengalami penurunan jumlah pelanggan yang sangat drastis. Hal ini membuat Neflix kehilangan kapitalisasi pasar mencapai $50 miliar USD atau setara dengan kurang lebih 717,5 triliun rupiah dalam semalam.

Tidak hanya itu, hari Rabu (20/04/22) saham Netflix dilaporkan mengalami penurunan hingga 35%. Alasan lain di balik kerugian Netflix tersebut adalah persaingan yang kuat antar platform streaming, yang juga gencar memproduksi film dan seri berkualitas.

BACA JUGA: Akuisisi Studio dan Developer, Netflix Ekspansi Layanan Games

Penerapan new normal juga diduga menjadi salah satu alasan di balik kerugian tersebut. Bisnis layanan streaming memang mendapat banyak keuntungan saat pandemi, karena adanya aturan bagi masyarakat untuk tetap tinggal di rumah.

squid game netflix 240921 d6fbd

Namun seiring berjalannya waktu, dunia semakin membaik dengan hadirnya vaksinasi. Hal ini membuat masyarakat dapat kembali beraktivitas di luar rumah, sehingga tidak memiliki banyak waktu lagi untuk menonton tayangan melalui platform streaming.

Perlambatan pertumbuhan juga terlihat dalam broadband rumah tangga. Netflix melaporkan bahwa ada sekitar 100 juta rumah tangga, yang mengakses platform dengan cara berbagi password untuk setiap akun dengan keluarga ataupun teman.

Guna mengatasi permasalahan tersebut, Netflix akan mengupayakan beberapa cara. Salah satunya adalah pertimbangan untuk memasukkan iklan kepada platform tersebut, dengan biaya langganan yang jauh lebih rendah. Selain itu, adanya kemungkinan untuk mengeluarkan larangan pada praktik berbagi password.

Upaya tersebut dinilai positif oleh beberapa analis. Namun, bagi beberapa pengguna hal ini dinilai cukup beresiko, terutama terkait pemasangan iklan. Kenyataannya, para pelanggan yang setia pada Netflix, menyukai platform tersebut karena keunggulannya yang tidak memiliki iklan.

Apa yang dialami Netflix, ternyata juga dialami oleh beberapa platform lain. Misalnya saham Disney yang menurun hingga 5,5% dan Roku yang merosot hingga 6%. Saham Paramount yang juga anjlok hingga 8,6%. Kemudian, terakhir ada Warner Bros yang ditutup turun hingga 6%.

Hal ini mungkin terjadi karena efek persaingan yang ketat, serta era new normal yang mulai berjalan. Kalau Ligagamers sendiri, masih sering nonton layanan streaming gak sih di rumah? Atau, karena adanya pelonggaran, Ligagamers jadi tidak memiliki waktu lagi untuk menonton tayangan?

Ikuti terus info terbaru seputar Games, lifestyle dan Esports terlengkap di Ligagame! Jangan lupa kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

Baca selanjutnya:

Seri Animasi Tekken: Bloodline Tayang di Netflix pada 2022

 

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!