Inilah Daftar 11 Aplikasi Android yang Dinilai Dapat Mencuri Data Pengguna!

by Jessica Elaine
Daftar 11 Aplikasi Android yang Dinilai Dapat Mencuri Data

Buat Ligagamers yang sering mengunduh beberapa aplikasi random di Playstore untuk keperluan sehari-hari, kini wajib berwaspada!
Melalui akun Instagram resmi @/siberpoldametrojaya, Subdit IV Tipidsiber Direskrimsus Polda Metro Jaya mengungkap ada 11 aplikasi di Google Play Store yang mampu mencuri data pengguna. Dari kesebelas aplikasi tersebut, beberapa di antaranya termasuk aplikasi azan, salat, hingga Al Quran.

“Waspada akan modus pencurian data pribadi berkedok aplikasi salat dan azan. Aplikasi tersebut telah banyak diunduh di Play Store,” ujar Siber Polda Metro Jaya melalui unggahan resmi.

Dilansir dari CNN Indonesia, pencurian data melalui aplikasi android ini dilakukan melalui pengembangan perangkat lunak (SDK) oleh pihak ketiga. Oleh karena itu, mereka mampu untuk menangkap konten-konten seperti clipboard, data GPS, alamat email, nomor telepon, bahkan alamat MAC router modern pengguna dan SSID Jaringan.

Menurut Siber Polda Metro Jaya, data pengguna yang berhasil didapat berpotensi untuk disalahgunakan, akibat dari keamanan server atau database yang buruk. Terlebih lagi, aplikasi yang perlu diwaspadai tersebut telah diunduh di Play Store oleh puluhan juta pengguna. Berikut adalah daftar 11 aplikasi yang perlu dihindari.

  1. Speed Camera Radar – 10 Juta Unduhan
  2. Al-Moazin Lite (Prayer Times) – 10 Juta Unduhan
  3. WiFi Mouse (remote control PC) – 10 Juta Unduhan
  4. QR & Barcode Scanner – 5 Juta Unduhan
  5. Qibla Compass – Ramadan 2022 – 5 Juta Unduhan
  6. Simple Weather & Clock Widget – 1 Juta Unduhan
  7. Handcent Nex SMS-Text w/MMS – 1 Juta Unduhan
  8. Smart Kit 360 – 1 Juta Unduhan
  9. Al Quran MP3 – 50 Reciters & Translation Audio – 1 Juta Unduhan
  10. Full Quran MP3 – 50+ Language & Translation Audio – 1 Juta Unduhan
  11. Audiosdroid Audio Studio DAW – 1 Juta Unduhan

BACA JUGA: Awas! Jangan Pernah Coba Aplikasi Ini di Mobile Legends!

Terkait hal ini, dilansir dari Liputan6, Kemkominfo juga sudah angkat bicara. Kementerian saat ini tengah mempelajari dugaan pemrosesan data pribadi secara tanpa hak, yang dilakukan oleh beberapa aplikasi di Google Play Store.

“Koordinasi lebih lanjut dengan pihak Polda Metro Jaya akan dilakukan terkait upaya dan langkah-langkah berikutnya yang akan diambil sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Dedy Permadi selaku Juru Bicara Kemkominfo.

Selain itu, Dedy juga mengungkapkan bahwa saat ini pihak Google telah mengambil tindakan terhadap aplikasi yang diduga melakukan pemrosesan data pengguna tersebut.

“Aplikasi tersebut diwajibkan untuk menghampus fitur pengambilan data pengguna, jika ingin dapat kembali diakses oleh pengguna di Google Play Store,” ujar Dedy.

Guna memastikan data pribadi dari setiap Masyarakat Indonesia tetap aman, Kemkominfo menganjurkan untuk melakukan beberapa hal berikut ini.

  • Memutakhirkan sistem keamanan perangkat.
  • Melakukan instalasi ulang terhadap aplikasi yang diduga memproses data pribadi secara tanpa hak, jika aplikasi telah tampil kembali di Google Play Store.
  • Tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak berkepentingan.

Wah, teknologi makin canggih, sikap waspada juga harus ditingkatkan nih! Hati-hati yah Ligagamers!

Ikuti terus berita tekno dan Games di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.

Baca selanjutnya: 

Segera Diluncurkan, Berikut 4 Fitur Baru WhatsApp!

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!