Ubisoft Mulai Lirik Model Game Blockchain 'Play to Earn'

Ubisoft Mulai Lirik Model Game Blockchain

Ubisoft, pengembang dan pubisher game kenamaan di industri game,  berencana untuk mulai membuat game dengan teknologi blockchain seperti cryptocurrency dan NFT di masa depan.

Laporan pendapatan Q2 Ubisoft mencuatkan beberapa pengumuman mengejutkan, termasuk detail tentang game Assassin's Creed Infinite yang akan datang. Namun yang lebih mengejutkan adalah minat Ubisoft dalam teknologi terkait blockchain.

Secara khusus, Ubisoft adalah anggota pendiri Blockchain Game Alliance dan membantu mendanai pengembang/developer yang berfokus pada blockchain, Animoca Brands. Ubisoft merinci beberapa proyek Animoca, masing-masing terkait dengan blockchain dalam satu atau lain cara.

BACA JUGA: EIZPER CHAIN Game Berbasis Blockhain Pertama di Indonesia Mulai Fase ALPHA

Ubisoft berfokus pada proyek Animoca bernama REVV Motorsport, yang merupakan ekosistem dari beberapa game dan proyek lain dengan token REVV "Play to Earn". Token REVV memiliki nilai asli, cryptocurrency yang dapat diperoleh dengan memainkan game lain. Game dalam ekosistem ini termasuk simulasi arcade Revv Racing, serta game Formula E: High Voltage yang akan datang. Ubisoft juga menyebutkan voxel metaverse The Sandbox, yang memiliki token SAND dan aset NFT sendiri.



ubisoft invests in animoca brands ubisoft animoca aeab5

Tetapi Ubisoft tidak hanya tertarik untuk berinvestasi ke dalam upaya blockchain perusahaan lain. Ubisoft juga ingin membuat proyek blockchain sendiri. CEO Yves Guillemot menyatakan bahwa perusahaan berencana untuk membuat proyek yang diimplementasikan blockchain sendiri secara organik di dalam perusahaan.

Yves Guillemot CEO ubisoft bebf6

Ide ini mendapat dukungan dari CFO Frédérick Duguet, yang percaya bahwa implementasi blockchain di game Ubisoft akan memungkinkan pengalaman "play to earn" yang memungkinkan pemain memiliki konten dalam game dan mendapat untung darinya.

Duguet mengatakan bahwa kemitraan Ubisoft dengan perusahaan blockchain seperti Animoca membantunya mempersiapkan langkah selanjutnya. Dia mengatakan bahwa Ubisoft sekarang memiliki ide bagus tentang bagaimana blockchain dapat berdampak pada industri game. Ke depan, Ubisoft ingin "menjadi salah satu pemain kunci di sini." Apakah itu berarti NFT dan cryptocurrency akan segera hadir dan diterapkan di game-game populer seperti Assassin's Creed dan Tom Clancy?

assassins creed ubisoft 1c978

Baik CEO dan CFO Ubisoft menjelaskan bahwa perusahaan ingin menerapkan sistem blockchain dan mempelajarinya. Pasalnya, NFT, cryptocurrency, dan blockchain secara luas dikaitkan dengan penipuan, kerusakan lingkungan, dan pemasaran manipulatif. Sementara Ubisoft mengatakan masih belajar, investasinya yang besar di Animoca menunjukkan bahwa perusahaan sudah melewati titik memutuskan apakah akan mendukung upaya blockchain atau tidak.

Ubisoft bukan satu-satunya publisher yang mempertimbangkan untuk membuat game yang terkait dengan blockchain . Electronic Arts mulai merekrut untuk posisi dengan pengalaman di blockchain dan NFT. PlayStation mengajukan paten untuk menggunakan Bitcoin untuk membuat taruhan pada awal 2021. Perubahan tampaknya akan datang, tetapi Ubisoft sudah bersiap menghadapi persaingan dengan vedeloper dan publisher besar di industri video game.

Ikuti terus berita tekno dan PC peripheral terbaru di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.

Baca selanjutnya:

Valve Tegas Larang Game Cryptocurrency dan NFT di STEAM

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!