Tiongkok Keluarkan Larangan Live Streaming untuk Game Tidak Berizin

by Jessica Elaine
Tiongkok Keluarkan Larangan Live Streaming untuk Game

Tiongkok memang terkenal dengan regulasi yang ketat dalam untuk game. Hal tersebut bertujuan untuk menciptakan lingkungan bermain game yang sehat dan aman.

Beberapa contoh aturan yang pernah diterapkan adalah pemain di bawah umur, hanya bisa memainkan game selama 90 menit di hari biasa, dan maksimal 3 jam di hari libur. Semua identitas yang tertera pada akun game mereka, juga harus diverifikasi dengan cara memberikan kartu identitas asli.

Kali ini, Tiongkok kembali mengeluarkan aturan baru terkait dunia gaming. Dilansir dari Liputan6, Reuters melaporkan bahwa National Radio and Television Administration Tiongkok, pada Jumat (15/04/22), mengumumkan bahwa semua platform internet dilarang untuk melakukan siaran streaming berisi judul game yang belum disetujui pemerintah.

pemerintah china kembali berikan ijin lisensi game 9db51 98ec03a9 161d3

Adanya larangan ini tentu membuat warga Tiongkok mengalami kesulitan. Pasalnya, menurut seorang analisis industri game yaitu Daniel Ahmad, biasanya game yang tidak dirilis di Tiongkok karena masalah lisensi bisa tetap disiarkan secara langsung, melalui platform seperti Huya maupun Bilibili.

Platform ini akan bermanfaat bagi para gamer di Tiongkok, guna membangun hype dan menemukan cara alternatif dalam bermain game tersebut. Sayangnya, tanpa adanya streaming, pemain tidak dapat menerima informasi apa pun terkait game yang tidak mendapat izin.

BACA JUGA: Usai Pembatasan, Pemerintah China Keluarkan Lisensi Untuk 45 Game Baru

Salah satu game yang terkena imbasnya adalah Elden Ring. Game yang dirilis pada 25 Februari lalu ini, belum mendapat izin dari pemerintah Tiongkok. Padahal, game ini cukup popular di kalangan gamers dari negara tersebut.

ezgif 2 5118d00778 1cff1

Game buatan FromSoftware ini memiliki daya tarik yang kuat, baik untuk global maupun Tiongkok itu sendiri. Daniel sempat mencatat bahwa Elden Ring berhasil menarik sekitar 17 juta viewers rata-rata harian kumulatif pada pekan pertama peluncuran.

Apabila aturan baru ini mulai ditegakkan, maka informasi dari game seperti Elden Ring akan sangat sulit untuk diakses. Kecuali, jika game tersebut berhasil mendapatkan izin dari pemerintah Tiongkok.

Aturan yang ketat terkait larangan bermain game memang sudah tidak asing lagi di Tiongkok. Bahkan, sebelumnya salah satu game buatan Epic Games yaitu Fortnite, sempat mengundurkan diri dan menutup servernya di negara tersebut. Epic Games sempat mengucapkan rasa terima kasihnya kepada para pemain yang pernah berpartisipasi.

Hingga saat ini, Epic Games belum memberikan informasi terkait alas an yang jelas dari Tindakan penutupan server tersebut. Namun, banyak yang berspekulasi bahwa kemungkinan penutupan server ini berkaitan dengan aturan permbatasan bermain game baru untuk anak-anak di Tiongkok.

Waduh, ketat banget yah negara satu ini. Tetapi, Tiongkok memang memiliki alasan tersendiri, yaitu mencegah rasa kecanduan bermain game pada anak-anak. Cuman, apakah tindakan yang diambil oleh pemerintah dari negara tersebut terlalu berlebihan? Atau memang sudah sepatutnya? Menurut Ligagamers gimana?

Ikuti terus berita GAMES dan Esports dan di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.

Baca selanjutnya:

Rencana Microsoft untuk Menambahkan Iklan pada Game Free-To-Play

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!