Tencent Akuisisi Wake Up Interactive, Bidik Pasar Game Jepang?

Tencent Akuisisi Wake Up Interactive

Sebuah laporan baru mengkonfirmasi bahwa Tencent telah melakukan akuisisi Wake Up Interactive, perusahaan induk dari developer game Ninjala Soleil.

Tencent, perusahaan teknologi digital China, dikenal sebagai investor besar di seluruh industri, termasuk studio video game Sejak mengakuisisi Riot Games, developer dan publisher League of Legends, pada tahun 2015, Tencent tidak menunjukkan tanda-tanda berhenti. Pekan ini, Tencent dikabarkan telah melakukan investasi baru senilai $44 juta. Wake Up Interactive, perusahaan induk dari Valhalla Game Studios dan Soleil akan menambah daftar perusahaan Tencent.

Menurut sumber yang mengetahui proses transaksi ini, Tencent dilaporkan telah membeli 90% saham di Wake Up Interactive pada September lalu. Kantor pusat Wake Up Interactive berlokasi di Hong Kong. Wake Up Interactive adalah perusahaan yang relatif muda. Didirikan pada Maret 2017 mereka berkembang pesat dengan akuisisi Valhalla Game Studios dan Soleil dalam waktu enam bulan.
Studio game Valhalla Game Studios maupun Soleil berkantor pusat di Jepang. Akuisisi ini diyakini sebagai bagian dari upaya Tencent untuk memantapkan diri di industri pengembangan game Jepang.

BACA JUGA: Ubisoft Mulai Lirik Model Game Blockchain 'Play to Earn'

Valhalla Game Studios mungkin paling dikenal dengan game action-shooter Devil's Third pada tahun 2016. Soleil juga produktif, merilis Naruto ke Boruto: Shinobi Striker, Samurai Jack: Battle Through Time, dan Ninjala dalam beberapa tahun terakhir, dengan Wanted: Dead and Vengeance is Mine dalam pengembangan.

Saat ini jelas apa rencana Tencent untuk Wake Up Interactive ke depannya. Ada kemungkinan Tencent akan menggunakan Wake Up Interactive untuk melakukan penetrasi lebih lanjut dalam industri game Jepang. Atau, Wake Up dan Soleil akan membantu dalam membawa game dari banyak tim Tencent lainnya ke Jepang di berbagai platform berbeda.

Selain mengakuisisi perusahaan game, Tencent juga menjadi pemilik saham minoritas di pengembang game horor Bloober Team dan perusahaan induk From Software Kadokawa Games. Akuisisi terbaru termasuk pengembang Don't Starve Klei Entertainment dan Leyou, perusahaan induk atas Warframe-developer Digital Extremes. Tencent juga memiliki developer Conan Exiles, Funcom, dan saham mayoritas di Path of Exile Grinding Gear Games, pengembang Clash Royale Supercell, dan banyak studio lainnya.

Cukuplah untuk mengatakan, Wake Up Interactive dan studio anak perusahaannya sekarang akan memiliki dukungan keuangan untuk mengejar apa pun tujuan sesuai dengan agenda barunya. Seperti semua akuisisi Tencent, perlu beberapa waktu untuk mengklarifikasi agenda baru itu. Beberapa akuisisi, seperti Riot Games, berkembang pesat, sementara yang lain sebagian besar justru terkesan diam di tempat atau biasa saja. Hanya waktu yang akan menjawab bagaimana kiprah Wake Up Interactive setelah bereada di bawah naungan Tencent.

Ikuti terus berita tekno dan PC peripheral terbaru di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.

Baca selanjutnya: 

Kolaborasi Fortnite Naruto is Real! Epic Games Umumkan Tanggal

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!