Riot Games Hentikan Pengembangan 2XKO, Siapkan Refund dan Update Terakhir Sebelum Desember

Lux dan Samira Jadi Champion Terakhir
by Billy Idol Perdana

Kabar mengejutkan datang dari Riot Games. Pengembang League of Legends tersebut mengumumkan bahwa pengembangan aktif game fighting 2XKO akan dihentikan pada Desember 2026, hanya sekitar tujuh bulan setelah game tersebut resmi meluncur.

Keputusan ini diambil setelah Riot Games menilai perkembangan jumlah pemain dan performa bisnis 2XKO belum mampu membentuk fondasi yang cukup kuat untuk mendukung pengembangan jangka panjang. Meski begitu, penghentian pengembangan aktif bukan berarti game akan langsung ditutup.

Riot memastikan server 2XKO tetap beroperasi setelah 2026, sehingga pemain masih dapat mengakses game secara gratis di PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S.

Riot Games Akui Jumlah Pemain Belum Sesuai Harapan

Riot Games menjelaskan bahwa cukup banyak pemain sempat mencoba 2XKO dan komunitas aktif juga berhasil terbentuk. Namun, jumlah pemain yang bertahan dan terus memainkan game tersebut belum mencapai tingkat yang dibutuhkan untuk menopang pengembangan berkelanjutan.

Perusahaan mengatakan telah menganalisis sejumlah indikator, mulai dari loyalitas pemain, jumlah pemain baru, tingkat keterlibatan, hingga pendapatan. Sayangnya, tren tersebut tidak menunjukkan perubahan yang cukup berkelanjutan meskipun Riot sudah menghadirkan champion baru dan mode PvE The Climb. Masalah lainnya berkaitan dengan aspek finansial. Riot menyebut biaya operasional 2XKO saat ini lebih tinggi dibandingkan pendapatan yang dihasilkan.

Sebelum mengambil keputusan akhir, Riot sempat mempertimbangkan beberapa opsi, termasuk mengurangi ukuran tim pengembang, mengubah jadwal patch, hingga menyesuaikan model bisnis. Namun, perusahaan akhirnya memilih menyelesaikan konten yang sedang dikerjakan dan menghentikan pengembangan aktif.

2XKO Tetap Bisa Dimainkan Setelah Pengembangan Berakhir

Kabar penghentian pengembangan aktif memang terdengar seperti akhir perjalanan 2XKO. Namun, pemain tidak perlu khawatir game tersebut akan langsung menghilang. Riot memastikan layanan 2XKO tetap berjalan. Server game akan tetap online melewati 2026 dan game masih bisa diunduh secara gratis di PC, PS5, dan Xbox Series X|S.

Fitur permainan offline juga tidak akan terpengaruh. Riot mengatakan pemain akan mendapatkan pemberitahuan terlebih dahulu jika nantinya terdapat perubahan terhadap kebijakan pengoperasian server. Dengan demikian, 2XKO masih dapat dimainkan setelah Desember. Perbedaannya, game tidak lagi mendapatkan pengembangan aktif dengan konten baru secara reguler seperti sebelumnya.

Refund 2XKO Mulai 21 Agustus

Sejalan dengan perubahan tersebut, Riot Games juga menyiapkan kebijakan refund bagi pembelian tertentu. Proses refund akan dimulai pada 21 Agustus. Pada tanggal yang sama, pembelian KO Points akan dinonaktifkan dan kartu prabayar fisik tidak lagi dapat digunakan. Seluruh KO Points serta Starter Edition yang dibeli sebelum 21 Agustus masuk dalam kategori yang memenuhi syarat untuk mendapatkan refund penuh.

Untuk pemain PC, proses pengembalian dana dilakukan melalui metode pembayaran yang digunakan ketika transaksi berlangsung. Sebagian besar refund ditargetkan selesai dalam waktu dua minggu, dengan Riot menargetkan seluruh proses refund PC rampung pada November.

ligagame banner figting 51d67

Sementara pengguna PlayStation dan Xbox akan menerima refund melalui platform serta penyedia pembayaran masing-masing. Pemain di Korea Selatan dan Jepang akan mengikuti proses sesuai aturan serta prosedur hukum setempat, dengan pengguna yang memenuhi syarat akan mendapatkan pemberitahuan melalui email.

Patch 1.3.1 Hadirkan Lux dan Perubahan Besar

Sebelum pengembangan aktif dihentikan, Riot masih menyiapkan sejumlah konten untuk 2XKO. Patch 1.3.1 dijadwalkan hadir pada 9 September. Update tersebut akan menghadirkan Lux, the Lady of Luminosity, yang sebelumnya diperkenalkan pada Evo 2026.

Menariknya, seluruh champion akan dibuka secara gratis melalui patch tersebut. Hanya fitur Fuses yang masih membutuhkan penyelesaian tutorial. Riot juga akan menjual 2XKO Ultimate Bundle, yang berisi skin, chroma, taunt, dan efek finisher untuk seluruh champion yang sudah dirilis. Bundle tersebut dibanderol 56.000 won. Selain itu, item avatar, stage, serta item profil pemain dapat dibeli menggunakan Credits, yaitu mata uang gratis dalam game. Batas kepemilikan 12.000 Credits juga akan dihapus.

Battle Pass dan Ranked Lobby Dihapus

Patch berikutnya juga membawa perubahan terhadap sistem utama 2XKO. Battle Pass, KO Points, Champion Tokens, season, dan event akan dihapus. Mode ranked lobby juga akan dinonaktifkan. Sistem matchmaking kemudian akan dipusatkan pada casual lobby.

Untuk pemain yang menikmati sesi bermain bersama teman, Riot akan menambahkan voice chat ke private lobby. Kapasitas maksimum private lobby juga ditingkatkan menjadi 40 pemain.

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa meskipun pengembangan aktif berakhir, Riot masih ingin memberikan pengalaman bermain yang lebih sederhana dan berkelanjutan bagi komunitas yang tersisa.

Samira Jadi Champion Terakhir 2XKO

Riot masih akan menghadirkan satu champion terakhir sebelum pengembangan aktif dihentikan. Champion tersebut adalah Samira, the Desert Rose, yang akan dirilis melalui Patch 1.3.3 pada Oktober.

Patch 1.3.3 akan menjadi update konten besar terakhir untuk 2XKO. Setelah itu, Riot berencana merilis Patch 1.3.5 pada Desember jika diperlukan. Update terakhir tersebut hanya akan berisi perbaikan bug tanpa menghadirkan konten baru.

Dengan demikian, Lux dan Samira menjadi dua champion terakhir yang masuk ke dalam roster 2XKO sebelum fase pengembangan aktif berakhir.

Esports 2XKO Tetap Berjalan hingga Akhir 2026

Meski pengembangan aktif dihentikan, ekosistem kompetitif 2XKO masih akan berjalan sesuai jadwal sepanjang 2026. Riot memastikan agenda esports yang tersisa tetap berlangsung. Perusahaan juga akan terus mendukung pemain dan penyelenggara turnamen, termasuk menyediakan prize pool untuk seluruh Major dan Challenger yang telah dijadwalkan.

Turnamen seri kompetitif terakhir direncanakan berlangsung pada November. Setelah itu, penyelenggara yang ingin mengadakan kompetisi masih dapat mengikuti panduan community tournament yang ditetapkan Riot.

 

Perjalanan 2XKO Berakhir Lebih Cepat dari Harapan

2XKO pertama kali diperkenalkan dengan nama kode Project L pada siaran ulang tahun ke-10 League of Legends pada 2019. Pengembangan game ini turut melibatkan personel dari Radiant Entertainment, studio yang diakuisisi Riot Games pada 2016. Setelah perjalanan pengembangan selama bertahun-tahun, 2XKO memasuki Early Access di PC pada 8 Oktober 2025.

Game kemudian memasuki Season 1 bersamaan dengan perilisan resmi versi konsol pada 21 Januari 2026.

Namun, perjalanan 2XKO ternyata menghadapi tantangan besar. Hanya 19 hari setelah peluncuran, sekitar 80 staf pengembangan terkena pemutusan hubungan kerja. Pada saat itu, Riot menyatakan bahwa pengembangan akan tetap berlanjut dengan tim yang lebih kecil.

Kini, Riot mengambil langkah lebih jauh dengan mengakhiri pengembangan aktif pada Desember.

Meski demikian, Riot Games menyatakan pengalaman dari 2XKO tidak akan sia-sia. Perusahaan menegaskan akan tetap mengeksplorasi genre baru dan mencari cara untuk mempertemukan para pemain. Pelajaran yang diperoleh selama mengembangkan 2XKO juga akan menjadi bahan pertimbangan dalam proyek-proyek genre berikutnya.

ca2e87f7 c380 45c2 9c48 43f3204fc210 4d07a

Ikuti terus berita Games dan Esports di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian. 

 

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!