Kondisi Sulit, Sega Lay-off (atau) PHK 121 Karyawan Relic Entertainment

by Kwee Tek Hoay
Sega Lay-off (atau) PHK 121 Karyawan Relic Entertainment

Relic Entertainment yang berbasis di Vancouver memberhentikan beberapa karyawannya menyusul keputusan Sega untuk merestrukturisasi studio.

Anak perusahaan Sega, Relic Entertainment telah mengumumkan bahwa studio tersebut telah terkena PHK, yang memengaruhi 121 karyawan. Pengumuman tersebut adalah yang terbaru di antara serangkaian PHK yang telah mempengaruhi beberapa sektor selama beberapa bulan terakhir. Namun, menarik untuk dicatat bahwa pemberitahuan Sega datang di tengah rencana perusahaan yang baru-baru ini diumumkan untuk peta jalannya yang ambisius.

Dalam presentasi keuangannya untuk tahun fiskal 2023, Sega menyatakan bahwa mereka berencana untuk merilis setidaknya 12 game non-mobile yang antara lain mencakup judul-judul seperti Sonic Origins Plus, Endless Dungeon, dan spin-off Like a Dragon Gaiden. Selain itu, pembuat Sonic the Hedgehog mengharapkan untuk menjual sebanyak 12 juta unit selama tahun ini berkat daftar judul yang akan datang. Kebetulan, Sega juga berencana mengakuisisi pengembang Angry Birds, Rovio. Sementara perusahaan menargetkan prospek keuangan 2023 yang menjanjikan, pengumuman terbarunya dapat meredam narasi Sega.

Dalam sebuah pernyataan, Relic Entertainment dan SEGA Eropa mengumumkan bahwa studio tersebut telah memberhentikan 121 karyawannya. Sesuai Relic, keputusan tersebut adalah hasil dari studio yang merestrukturisasi organisasinya "untuk memastikan fokus maksimum" pada waralaba intinya. Perusahaan lebih lanjut menyebutkan bahwa mereka akan terus mendukung dan berinvestasi dalam judul-judul Relic, termasuk versi konsol Company of Heroes 3 yang akan datang. posisi yang kuat untuk terus memberikan pengalaman yang luar biasa" setelah restrukturisasi yang dilaporkan. Sampai sekarang, pernyataan perusahaan mengklaim fokusnya saat ini adalah mendukung karyawan yang pergi. 

Sega bukan satu-satunya perusahaan game yang mengumumkan PHK belakangan ini. Kembali pada bulan Januari, Microsoft memberhentikan beberapa staf 343 Industri dan Xbox bersama dengan sebagian bidang bisnis lainnya. Pada bulan-bulan berikutnya, perusahaan seperti EA, Twitch, Unity, dan Ubisoft juga memberhentikan karyawan mereka. Ini berarti bahwa Sega tidak mungkin menjadi entitas game terakhir yang mengumumkan redudansi.

Terlepas dari berita suram ini, Sega masih bisa berharap pada prospek beberapa judul-judul game terbaru seperti Sonic Frontiers yang penjualannya menembus 3,5 juta unit awal bulan ini. Sekarang, dengan Persona 6, Total War: Pharaoh, dan sejumlah entri lain yang akan hadir, Sega akan berusaha mempertahankan ambisi pertumbuhannya di tahun 2023. Bagaimanapun, apakah Relic Entertainment akan mengambil kursi belakang dalam rencana Sega untuk beberapa bulan mendatang, hanya waktu yang akan menjawabnya.

Ikuti terus berita GAMES dan Esports dan di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.

Baca selanjutnya:

Guide Fortnite: Cara Ikutan Web Battles (Spider-Verse Event)

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!