EA Banned Permanen Pemain FIFA 20 yang Berperilaku Rasis ke Ian Wright

EA Banned Permanen Pemain FIFA 20

 EA menjatuhkan sanksi larangan bermain (banned) seumur hidup kepada seorang player FIFA 20. Sanksi ini dijatuhkan kepada Patrick O’brien, remaja berumur 18 tahun asal Irlandia setelah secara serampangan mengirimkan dua puluh pesan bernada rasis kepada Ian Wright, pesepakbola legendaris klub Arsenal.

Kasus ini berawal ketika O’Brien kalah dalam sebuah pertandingan game FIFA 20. Pada pertandingan tersebut ia menggunakan Ultimate Team, di mana Ian Wright termasuk dalam susunan pemain. Mungkin sedikit kesal dan emosi karena kalah, O’Brien kemudian mengirimkan pesan agar pesepakbola itu memperbaiki skill-nya yang buruk ke akun Instagram Wright.

Ian wright fifa 20 ecb7d

Ian Wright yang membaca pesan dan ocehan dari sang pemain lantas tak terima dengan nada bertendensi rasial. Ia lantas melaporkan dan membawa kasus ini ke pengadilan. Dalam persidangan terungkap fakta pesan-pesan yang dikirimkan memang terbilang "parah" menggunakan emoji monyet, sebutan kata rasis "dimulai dengan N- dan C- " kata Sersan Eoin Donovan selama persidangan, seperti dilansir The Irish Examiner. Pemuda tersebut juga menyampaikan ancaman, "Jika saya melihat Anda, saya akan menempatkan Anda di ranjang kematian Anda." yang mana jelas-jelas sangat ofensif.

Setelah melalui persidangan, O’Brien dibebaskan dari segala tuntutan hukum dan hanya diwajibkan untuk menyampaikan permintaan maaf. Hakim menyatakan bahwa dia melihat "tidak ada yang bisa diperoleh" dari hukuman itu. Keputusan pengadilan tidak sepenuhnya memuaskan bagi Ian Wright. Mantan pemain timnas Inggris ini menyatakan keputusan pengadilan tidak memberi efek jera membuat orang-orang tetap melakukan tindakan rasis di masa depan.

BACA JUGA: FIFA 21 Resmi Umumkan 11 Pemain Team of The Year

EA (Electronic Arts ) lantas mengambil sikap dengan memberi sanksi berat yakni banned permanen yang artinya O'Brien selamanya tidak dapat bermain game FIFA. Vice President brand FIFA, David Jackson, mengatakan bahwa Ian Wright masih merupakan bagian dari keluarga EA. Developer game-game olahraga itu memiliki tanggung jawab untuk meberi proteksi untuk atlet yang telah menjadi aset dari franchise game mereka.
David Jackson lantas menekankan sanksi serupa berlaku bagi siapa yang tidak menaati peraturan yang sudah berlaku di dalam game, termasuk perilaku rasis yang dilakukan O'Brien.

Tindakan rasis merupakan sebuah perbuatan dan perilaku tidak terpuji dan jauh dari nilai-nilai kesetaraan, ketika membeda-bedakan, membandingkan, mengolok orang lain berdasarkan ras. Seiring kemajuan jaman dan peradaban, tindakan rasis sangat dilarang. Dunia sepakbola sendiri sejatinya telah lama dan terus-menerus menggaungkan kampanye anti-rasisme, di lapangan sampai di luar stadion. Rasisme jelas perbuatan yang tidak dapat ditolerir termasuk juga dalam dunia game.

ian wright ex arsenal legends parade 231789 82233 

Ian Wright mengapresiasi dan memuji langkah EA. Sanksi banned seumur hidup setidaknya menjadi sebuah tindakan keadilan, meski bukan secara hukum legal. Setidaknya kasus ini menjadi sinyal potensi aksi rasisme dan efek buruknya terhadap hubungan sebuah masyarakat.

Ikuti terus berita terbaru seputar game dan esports di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.

Baca selanjutnya:

BBC Akan Siarkan Kualifikasi FIFA 21 Global Series Region Eropa

 

 

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!