Penggemar game mobile kini mendapat kabar menarik. CookieRun: OvenSmash akhirnya resmi memasuki fase regional beta di Asia Tenggara, Taiwan, Hong Kong, dan Makau mulai 23 April 2026.
Dikembangkan oleh Devsisters dan didukung oleh VNGGames sebagai mitra penerbit regional, peluncuran ini bukan sekadar ekspansi biasa. Versi beta ini dirancang dengan pendekatan lokal yang kuat, mulai dari bahasa hingga elemen budaya yang terasa dekat dengan pemain di kawasan Asia.
Sejak debut globalnya, CookieRun: OvenSmash langsung mencuri perhatian. Game ini berhasil menembus lebih dari satu juta pemain hanya dalam waktu kurang dari tiga hari dan sempat memuncaki tangga unduhan di Amerika Serikat serta Korea Selatan.
Melihat kesuksesan tersebut, ekspansi ke Asia Tenggara menjadi langkah strategis. Terlebih, kawasan ini dikenal sebagai salah satu pasar mobile gaming terbesar dengan komunitas pemain yang aktif.
Salah satu hal yang membuat regional beta ini berbeda adalah sistem tanpa reset progres. Artinya, semua pencapaian pemain—mulai dari kemenangan, upgrade, hingga koleksi—akan tetap tersimpan secara permanen.
Pendekatan ini memberikan kesan bahwa fase beta bukan sekadar uji coba, melainkan bagian dari pengalaman bermain jangka panjang. Pemain yang bergabung sejak awal akan memiliki keunggulan dalam membangun progres mereka.
Dukungan Bahasa Lokal dan Nuansa Budaya
Dalam fase ini, game hadir dengan dukungan lima bahasa, termasuk Bahasa Indonesia, Thailand, Vietnam, Mandarin Tradisional, dan Inggris. Bahkan, tersedia juga dubbing dalam beberapa bahasa untuk meningkatkan imersi.
Tidak hanya itu, elemen budaya lokal turut dihadirkan melalui berbagai skin dan konten dalam game. Salah satu yang mencuri perhatian adalah skin bertema Áo Dài dari Vietnam dengan motif teratai yang khas.
Selain itu, referensi budaya seperti Teh Tarik dan Ondeh-Ondeh untuk wilayah Malaysia dan Singapura juga menjadi bukti bahwa pendekatan lokalisasi dilakukan secara serius, bukan sekadar kosmetik tambahan.


CookieRun: OvenSmash menghadirkan format PvP real-time 3v3 dengan durasi pertandingan sekitar tiga menit. Format ini dirancang untuk pengalaman bermain cepat dan dinamis, cocok untuk pemain mobile yang ingin bermain di sela aktivitas.
Salah satu fitur utama dalam gameplay adalah sistem Spell Card. Mekanik ini memungkinkan pemain menggunakan kartu spesial yang dapat membalikkan keadaan dalam waktu singkat.
Elemen ini menambah lapisan strategi dalam permainan, karena pemain dituntut untuk membaca situasi dan mengambil keputusan dengan cepat. Banyak pemain global menyebut fitur ini sebagai salah satu daya tarik utama game.
Sejak dibukanya pra-registrasi pada Maret lalu, CookieRun: OvenSmash telah menarik lebih dari satu juta pendaftar di kawasan Asia. Pemain yang bergabung di fase awal juga akan mendapatkan berbagai hadiah eksklusif, termasuk aksesori khusus regional dan item dalam game. Hal ini semakin meningkatkan antusiasme komunitas menjelang peluncuran penuh.

Devsisters dan VNGGames menegaskan bahwa regional beta ini hanyalah langkah awal. Ke depannya, akan ada lebih banyak konten lokal yang ditambahkan, termasuk skin dari berbagai negara seperti Indonesia, Thailand, hingga Filipina.
Pendekatan ini menunjukkan komitmen jangka panjang untuk membangun ekosistem game yang relevan dengan pemain di berbagai wilayah.
Dengan kombinasi gameplay cepat, strategi mendalam, serta pendekatan lokal yang kuat, CookieRun: OvenSmash berpotensi menjadi salah satu game PvP mobile paling menarik di tahun 2026.
Bagi pemain yang ingin merasakan pengalaman baru dengan nuansa kompetitif dan budaya yang dekat, fase regional beta ini menjadi kesempatan terbaik untuk mulai bermain sejak awal.

Ikuti terus berita GAMES dan Esports dan di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.
Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.