Garena FF Hukum Pemain Aura Deadly Atas Selebrasi Berlebihan

by Rio Ginanjar

Setelah SES Thanos terkena hukuman akibat selebrasi berlebihan atas kemenangan teamnya melawan Aura Ignite. Perilaku yang tidak pantas kembali diulangi oleh salah satu pemain dari Aura Deadly. Siapa dia?

Arti Selebrasi

Pada dasarnya selebrasi adalah hal yang wajar apabila dilakukan sesuai dengan porsinya. Selebrasi sendiri adalah ungkapan emosional atau perayaan atas keberhasilan yang didapat. Dalam olahraga, contohnya Sepak Bola, beberapa pemain ketika berhasil mencetak gol selalu saja melakukan selebrasi dengan gaya yang unik.

Selain itu dalam olahraga Esports pun banyak ditemui beberapa selebrasi ketika team berhasil menang atas lawan yang dihadapi. Selebrasi saat ini tidak hanya melepas kegembiraan namun selebrasi bisa digunakan untuk hal yang dapat menyakiti lawan, seperti mengejek dengan cara tertentu.

Dalam gelaran Free Fire contohnya, tindakan selebrasi yang berlebihan dilakukan oleh pemain professional SES Thanos. Saat itu ia kedapatan disorot mengacungkan jari tengah saat teamnya berhasil menang atas Aura Ignite di bulan Agustus yang lalu.

ff aura a099c

Dan yang terbaru kali ini menimpa team Aura Deadly, salah satu pemainnya yaitu Abdul Aziz Husein. Tidak jauh berbeda dengan SES Thanos, ia melakukan hal yang serupa.

Garena FF selaku penyelenggara akhirnya melakukan tindakan tegas dengan menghukum Abdul Aziz Husein.

“Pada hari ini, 2 Oktober 2021, telah dikeluarkan Competitive Ruling (Keputusan Kompetitif) atas pelanggaran etiket dalam bentuk Penghinaan/Pencemaran Nama Baik dan Perilaku Tidak Sportif dalam Free Fire Master League (FFML) Season IV Divisi 1.

Pelanggaran dilakukan oleh pemain Abdul Aziz Husein (AURA.DeadLy) dari tim AURA Ignite pada pertandingan Play-Off di Round 6.

Keputusan di atas berakhir dengan Sanksi Larangan Bermain terhadap PEMAIN selama 4 match days selanjutnya yang akan dilewati oleh Abdul Aziz Husein (AURA.DeadLy) pada Free Fire Master League. Keputusan ini bersifat mengikat kepada pemain dan bukan kepada tim.”

BACA JUGA: Cara Klaim Hadiah Pre Register Free Fire MAX Mulai 30 September 2021

Tentu hal ini akan menjadi kerugian besar untuk team Aura Deadly mengingat 4 match adalah waktu yang cukup lama. Memang nantinya posisi tersebut bisa digantikan untuk sementara oleh orang lain. Namun hal yang paling krusial nantinya akan berimbas terhadap adaptasi dan chemistry di dalam team

Dengan adanya beberapa kasus, terutama di game Free Fire diharapkan untuk player profesional agar bisa memberikan contoh yang baik untuk publik. Karena setiap tindakan akan mencerminkan perilaku orang tersebut.

Semoga di kemudian hari para pemain publik maupun pemain profesional bisa lebih menjaga kontrol emosi pada saat bermain game.

Ikuti terus berita Free Fire Indonesia dan berita esports terlengkap di Ligagame Esports! Jangan lupa kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.

Baca selanjutya:

Apa Arti dan Fungsi Recoil di Game Free Fire (FF)?

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!