Vejrgang, Wonderkid Tidak Bisa Ikut Turnamen FIFA Karena Usia

bisa enggak kamu win streak 480 match?
by Seno Aji
Vejrgang player FIFA

Vejrgang Featured 77fed

Anders Vejrgang emang kelihatannya seperti remaja 14 tahun lainnya, tapi jangan salah, remaja ini adalah pemegang rekor win streak terbanyak untuk esports FIFA 21. Meskipun remaja ini bisa dibilang wonderkid FIFA 21, tetapi sayangnya Vejrgang enggak bisa ikut kompetisi resmi FIFA 21 karena terhambat faktor usianya.

Vejrgang yang punya setengah juta followers di Twitch ini bukanlah remaja sembarangan, dia memiliki rekor 480 kemenangan tanpa kalah di Sunday League yang ada di game FIFA 21. Jika anak-anak seumurannya lebih memilih bermain dengan temannya di akhir pekan, maka Vejrgang sedikit berbeda, kamu akan menemukannya sedang live streaming dan menghancurkan lawannya di game FIFA!

https://www.instagram.com/p/CKudqzfH38F/

Dalam wawancara yang dilakukan Reuters dengan Vejrgang, dia mengakui bahwa dia mulai berkompetisi di Sunday League pada game FIFA sejak dua atau tiga tahun lalu. Konsistensi dan adaptasi adalah kunci kesuksesan Vejrgang. Seperti yang kita ketahui, game FIFA setiap tahun akan mengalami perubahan, hal inilah yang harus bisa diatasi oleh Vejrgang yang mengaku mulai bermain FIFA sejak seri FIFA 13.

Vejrgang yang biasa menghabiskan waktu hingga 25 jam dalam satu minggu ini mengatakan bahwa dia tidak menghabiskan waktu itu dengan percuma, menurutnya banyak orang yang salah kaprah tentang bagaimana seseorang bisa menjadi top player. Menurut Vejrgang banyaknya waktu bermain bukanlah kunci untuk menjadi seorang top player, tetapi memahami dan mengerti game/esports yang dimainkan adalah kunci sukses seseorang agar bisa berhasil menjadi top player di sebuah game/esports.

Vejrgang sendiri enggak mendapatkan hambatan dari orang tuanya. Vejrgang mengatakan bahwa orang tuanya memahami dan mengerti potensi yang dimiliki dirinya dalam esports sehingga mendukung dirinya untuk mendalami dunia esports.

https://www.instagram.com/p/CE4IstCDUZ9/

Berkat skill yang dimilikinya, Vejrgang akhinya mendapatkan tawaran untuk bergabung dengan RBLZ Gaming, divisi esports yang dimili oleh tim RB Leipzig untuk berkompetisi secara professional. Meskipun didukung oleh orang tuanya dan tim esportsnya, tetapi bukan berarti Vejrgang bisa menjadi atlet esports dengan mudah. Keinginan Vejrgang untuk berkompetisi secara professional malah terbentur kebijakan yang dikeluarkan oleh Electronic Arts (EA) sebagai pihak pengembang game FIFA.

Meskipun memiliki skill yang mumpuni, tetapi Vejrgang terbentur dengan kebijakan EA untuk mengikuti kompetisi FIFA secara professional. Secara peraturan, EA menyatakan bahwa mereka yang ingin berkompetisi di event atau turnamen resmi FIFA yang diadakan oleh EA, harus berusia 16 tahun sebagai syarat umur minimum. Tentu saja ini menjadi sebuah batu sandungan tersendiri untuk Vejrgang yang baru berusia 14 tahun.

Vejrgang Body 90eb1

Vejrgang sendiri berpendapat bahwa hal ini seharusnya tidak menjadi permasalahan. Pasalnya menurut Vejrgang di game kompetisi esport Fortnite, pemain termuda yang mengikuti turnamen World Cup Fornite saat itu berusia 13 tahun. Menurut Vejrgang yang seharusnya jadi tolak ukur adalah skill dan kemampuan bukan umur.

Memang sangat disayangkan, bakat besar yang dimiliki oleh Vejrgang tidak dapat dimaksimalkan dengan baik dan diasah melalui kompetisi serta turnamen. Semoga hal ini bisa berubah, karena seharusnya esports bukanlah sebuah hal yang harus memandang umur. Tua, muda, dewasa, anak-anak, harusnya punya kesempatan yang sama untuk mendalami industry esports!

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!