Perkembangan Esports Perempuan (Ladies) di Asia, Sebuah Tinjauan

Perkembangan -Esports-Perempuan (Ladies)-di-Asia

Pasar dan industri game semakin tumbuh secara eksponensial dalam beberapa tahun terakhir, dengan Asia sebagai pusatnya. Penikmat game Asia semakin beragam — meskipun jumlah pria masih melebihi jumlah wanita di banyak segmen game, kesenjangan jumlah kian berkurang dengan cepat. Tingkat pertumbuhan gamer perempuan (ladies) dari tahun ke tahun mengalami peningkatan secara signifikan melebihi tingkat pertumbuhan rata-rata untuk semua gamer.

Pada tahun 2020, tingkat pertumbuhan gamer perempuan di Asia hampir dua kali lipat dari tingkat pertumbuhan rata-rata. Jumlah gamer perempuan telah meningkat sekitar 40% di wilayah ini, penyumbang terbesar dari dua pasar utama yakni Cina dan Indonesia, dengan kesenjangannya jauh lebih kecil, jumlah penonton perempuan sudah hampir setengah dari total penonton game.

esports ladies tournamnent c8ab2

Representasi jumlah penonton hampir identik di antara para gamer seluler, tetapi di segmen seperti PC dan game konsol masih ada beberapa hal yang harus dibahas. Lini esports ladies (perempuan) penting untuk gambaran yang lebih besar dari pasar game Asia karena menarik pemain dan penonton, dan pada akhirnya menghasilkan pendapatan sponsor yang lebih besar. Selain itu, kehadiran esports ladies tidak hanya penting untuk pertumbuhan pasar game secara keseluruhan, tetapi juga representasi gender di industri ini.

esports ladies battle dde78

Kali ini kita akan melihat kemajuan yang telah dicapai perempuan dalam kancah esports Asia, serta tantangan yang sedang dihadapi, dan bagaimana representasi perempuan dalam esports meningkat melalui kehadiran tim dan turnamen yang semuanya perempuan (ladies).

BACA JUGA: Dota Valkyries Siap Dukung Wanita untuk Mengambil Bagian dalam Skena Dota 2

Kiprah Perempuan di Scene Esports 

Seriring peningkatan jumlah perempuan telah menjadi bagian yang lebih besar dari penonton game global, menarik dibahas interpretasi yang lebih luas tentang untuk siapa game seharusnya dirancang. Sebuah kajian dari David Hedlund menampilkan tipologi pemain esports yang menunjukkan 36% pemain kompetitif adalah perempuan. Dalam Survei Gamer China 2020 Niko, judul teratas gamer wanita adalah game kompetitif seperti League of Legends dan PUBG di PC serta Honor of Kings dan Peacekeeper Elite di seluler.

Selain itu, perempuan memainkan peran kunci dalam membentuk industri esports. Misalnya, di Tiongkok, tokoh-tokoh seperti Pan 'RURU' Jie, CEO LGD Gaming, telah dinobatkan sebagai Ibu Suri Esports Tiongkok dengan membawa tim untuk meraih gelar esports utama di Dota 2, League of Legends, Honor of Kings, Peacekeeper Elite, dan CrossFire. Seorang pemain Tiongkok, Li 'VKLiooon' Xiaomeng memenangkan juara wanita pertama Blizzcon Hearthstone Grand Master Global the 2019 dalam sejarah turnamen Hearthstone. Di Asia Tenggara, streamer esports wanita berhasil mengumpulkan jutaan pengikut, dengan nama-nama terkenal termasuk Alodia Gosiengfiao (Filipina), N1XIA , Sarah Viloid, dan Kimi Hime (Indonesia), serta Misthy (Vietnam).

 19419109011573012382 67078

Esports yang mempertandingkan game awalnya lebih diarahkan untuk menjadi alternatif hiburan bagi pria, dan pemain esports wanita mungkin merasa mereka bukan bagian dari tim. Karena itu, beberapa organisasi mulai membuka divisi tim wanita memberikan kesempatan bagi mereka yang ingin mengembangkan dan memupuk karirnya di dunia esports.

BACA JUGA: PUBG Mobile Cyber Arena (PMCA) 2021, Turnamen Esports PUBG Mobile Khusus Perempuan

Di Asia Tenggara, tim wanita telah berkembang dengan tim seperti Belletron Esports Indonesia — yang memiliki lebih dari 200.000 pengikut di media sosial. Ada juga Evos Ladies dan Morph Akasha di scene Mobile Legends Bang-Bang — memainkan peran kunci dalam membentuk wacana tentang kegiatan esports wanita.

belletron era ladies 6e3fa

evos ladies wsl winner a9e2b2da 201d9

Demikian pula, pada tahun 2019, Entity Gaming India membentuk tim esports wanita pertama mereka yang disebut Entity Athena yang didedikasikan untuk memberikan kesempatan bagi para gamer wanita.

Pertumbuhan dan ekspansi esports wanita di Asia kemudian disusul munculnya turnamen esports wanita. Ini bukan hanya peluang bagi mereka yang merupakan pemain esports tetapi juga sponsor untuk memperluas target audiens. Pada tahun 2020, Vietnam mengadakan Kejuaraan PUBG pertama khusus untuk wanita. Di tingkat regional, Zeppeto mengadakan Turnamen Wanita Asia Tenggara Point Blank Season Satu dan Dua dengan total hadiah USD10.000 (Sumber: Niko Partners Asia Esports Tracker). Salah satu organisasi esports wanita paling terkemuka di Asia adalah Female Esports League (FSL) Singapura.

esports ladies tournament PONT BLANK ASIA TENGGARA f582a

Didirikan pada tahun 2012, organisasi tersebut telah menjangkau jutaan pemirsa. Tahun ini, FSL mengadakan turnamen Valorant selama delapan bulan dari Maret hingga Oktober. Selain itu, salah satu upaya paling signifikan yang dapat dilihat adalah penambahan kategori putri ke dalam ajang perebutan medali SEA Games League of Legends: Wild Rift 2021, meskipun bukan berarti pemain putri tidak dapat berpartisipasi dalam kategori lain.

esports ladies 3e776

Sementara di Tiogkok meski jumlah perempuan menyumbang hampir setengah dari total pemain, mereka masih kurang terwakili di kancah esports profesional. Esports game mobile di platform seluler menjadi area yang semakin berkembang untuk wanita di Negeri Tirai Bambu dengan lebih banyak pemain yang tertarik pada judul kompetitif seperti Honor of Kings. Dari segi jumlah memang lebih banyak penonton wanita di acara esports seluler di China dibandingkan negara lain di Asia. Fire Leopard menjadi tim esports ladies pertama di scene Honor of Kings yang akan bermain di G-League dan bersaing dengan semua tim pria. Team Fire Leopard juga bekerja sama dengan Tencent dan VSPN untuk membuat program pelatihan esports wanita pertama, yang dimulai akhir tahun lalu. Denagn lebih banyak turnamen dan tim untuk wanita, esports ladies tampaknya akan menjadi pasar potensial selanjutnya yang tak kalah besar.

BACA JUGA: Siren Moon Terkena Sanksi Lagi Karena Aksi "Jari Nakal" Najel di Ajang WS

Persoalan yang Dihadapi Perempuan di Esports

Isu seksisme terkait stereotip gender memang kerap melekat di ranah esports, sama seperti di dunia olahraga tradisional. Menurut cendekiawan India Kruthnika N. S., gamer wanita cenderung menghadapi lebih banyak tanggapan dan tuduhan negatif ketimbang skill dan kemampuannya. Hal ini misalnya pernah dialami SeYeon “Geguri” Kim, pemain Overwatch profesional berusia 21 tahun, dituduh menggunakan program ilegal untuk meningkatkan penampilannya dalam game. Atas tuduhan tersebut, terbukti ia tidak menggunakan program peningkat performa (Sumber: Kruthnika NS, ”Esports and its Reinforcement of Gender Divides,” Marquette Sports Law Review, Vol. 2, Issue. 2 (2020): 355 ).

 SeYeon Geguri Kim overwatch 541f5

Situasinya bisa menjadi lebih buruk karena perempuan sering dilecehkan dan dilecehkan. Terlepas dari pencapaian dan peran penting dalam timnya, mantan kapten Liyab Hiya, Em Dangla, menghadapi diskriminasi dan pelecehan karena menjadi pemain wanita. Sementara itu Reia Ayunan mengalami pelecehan dan perilaku toxic dari penggemar esports. Sementara beberapa korban memilih untuk angkat bicara, mengetahui hal itu hanya akan mengarah pada pelecehan lebih lanjut, sebagian besar lainnya memilih menghindari pengungkapan identitas mereka sebagai perempuan untuk terlapas dari masalah panjang.

" Kita perlu menciptakan ruang yang lebih terbuka dan atmosfer ramah di dunia esports, baik melalui operator dan regulator esports, untuk menangani masalah pelecehan dan diskriminasi, demi menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi esports perempuan untuk berkembang."

 

Seperti semua kompetisi olahraga dalam sejarah, scene kompetitif seakan ditakdirkan hanya untuk pria, dan wanita di barisan berikutnya. Ini bukanlah jalan yang mudah, tetapi kita melihat mulai banyak gamer wanita memasuki dunia profesional dan publisher serta operator mengambil peran yang lebih aktif dalam mempromosikan tim dan turnamen esports wanita. Tantangan ke depan adalah melanjutkan upaya untuk mengarusutamakan esports wanita, meningkatkan representasi gender, dan memperluas audiens untuk game dan esports.

roster esports ladies d2ce4

dignity srikandi ladies tournament b912f

Developer yang mendiversifikasi game mereka dan lebih inklusif akan memiliki peluang lebih tinggi untuk menarik dan mempertahankan pemain wanita, yang pada akhirnya dapat berubah menjadi profesional. Saat semakin banyak arena esports utama bagi perempuan, kita akan melihat lebih banyak sponsor, liputan media, dan pertumbuhan pendapatan, serta tentu saja momen-momen berharga saat meraih prestasi yang bisa abadi tak akan lekang oleh zaman.

Ikuti terus berita esports terbaru di Ligagame! Jangan lupa kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian! 

Baca selanjutnya:

Sarah Viloid, Kisah Sukses Ladies Gamer yang Mendunia

 

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!