Jin-ai Girls' Klub Esports di Sekolah Menengah Perempuan Jepang

Jin-ai Girls' Sekolah Menengah Perempuan Jepang

Esports semakin diakui dan diterima luas di kalangan generasi muda hingga mulai masuk ke ruang pendidikan. Tak terkecuali di Negeri Matahari Terbit , Jepang. Saat ini semakin banyak sekolah menengah di Jepang mulai giat menambahkan esports sebagai kegiatan ekstrakurikuler, terlebih dengan adanya Kejuaraan Esports Sekolah Menengah Seluruh Negeri Sakura. Namun, kebanyakan sekolah menengah adalah sekolah umum atau sekolah dan masih jarang sekolah menengah perempuan memiliki klub esports.

Anggota klub esports di SMA Perempuan Jin-ai (Jin-ai Girls' High School) di Jepang menjalani pelatihan intensif memainkan game shooter populer "Fortnite" untuk mewujudkan tujuan ambisius mereka. Saat ini ada 12 anggota klub esports di Jin-ai Girls' High School. Setelah jam kelas, anggota team esports berkumpul di kantor hubungan masyarakat di lantai tiga gedung sekolah untuk berlatih.

esporst sma jepang 0cd10

Guru Hiroyuki Shimono, 51, yang bertanggung jawab atas hubungan masyarakat di sekolah tersebut, menjadi penasihat klub yang diluncurkan pada bulan Oktober tahun lalu, menggunakan kantornya telah digunakan sebagai ruang klub. Shimono berkata bahwa dia "tidak bisa lagi mundur" karena "jumlah anggota klub bertambah", dan serat optik akan dipasang di ruangan untuk digunakan para pemain.

BACA JUGA: One Up Bermitra dengan MSI Gelar MGA University Championship di Indonesia

Aktivitas di klub esports Jin-ai Girls' High School selalu penuh dengan senyuman dan keceriaan para siswa perempuan. Meski demikian, kapten Miyu Mura, seorang siswa senior, juga mengadakan diskusi serius dalam upaya untuk meningkatkan keterampilan mereka.

"Kami terus terang saling mengajari satu sama lain meskipun ada perbedaan usia," kata wakil kapten dan siswa senior Koharu Hirohama, yang berpasangan dengan siswa tahun kedua untuk bermain Fortnite. "Saya merasa keterampilan komunikasi anggota klub meningkat."

Guru Shimono juga terkejut dengan antusiasme para anggota, "Dari luar permukaan, ada suasana lingkaran dari orang-orang dengan minat yang sama, tetapi saya tahu mereka serius."

Terlepas dari atmosfer positif, klub esports itu juga itu menghadapi beberapa tantangan. Hanya ada enam komputer yang tersedia untuk bermain game di dalam ruangan, sehingga sulit bagi 12 anggota untuk berlatih pada saat yang bersamaan. Ini mencerminkan kesenjangan fasilitas antara Sekolah Menengah Perempuan Jin-ai dan sekolah dengan tim esports unggulan, yang memiliki komputer paling canggih yang tersedia untuk setiap anggota klub.

Meski terbatas, anggota Jin-ai berlatih keras dengan cara yang kreatif, seperti bergantian menggunakan komputer. Di samping waktu berlatih, mereka belajar dengan menonton video pertempuran antara pemain profesional.

 BACA JUGA: Bocoran Kolaborasi Konser Fortnite dan Ariana Grande

Bagaimana klub esports muncul di Jin-ai Girls' High School ?

Ide klub esports di SMA Jin-ai Girls' High School berawal dari Fukui Esports Union, yang telah bekerja untuk mempromosikan esports di Prefektur Fukui untuk meluncurkan klub esports tahun lalu. Pihak sekolah kemudian meminta siswa untuk bergabung dengan klub baru, dan delapan termasuk Mura bergabung, diikuti oleh siswa tahun pertama dan tahun kedua pada bulan April.

Jin ai Girls High School 23fb2

“Awalnya ada perasaan tidak nyaman anak-anak bermain game di sekolah,” kata Shimono. "Tetapi ketika saya mengetahui tentang esports yang telah diadopsi dalam program budaya Festival Olahraga Nasional di Prefektur Ibaraki (tahun 2019) dan tentang adanya kompetisi internasional berskala besar, saya mulai berpikir, 'Waktu telah berubah.'"

Salah satu daya tarik esports adalah kekuatan fisik bukanlah faktor. Siswa tahun kedua Sara Urushizaki mengatakan: "Saya bermain bulu tangkis selama enam tahun, tetapi kami lebih banyak menggunakan kepala saat bermain esports. Tidak banyak perbedaan kapasitas antara pria dan wanita." Mura menambahkan: "Kemampuan lebih penting daripada jenis kelamin seseorang. Ada juga pemain wanita di tim profesional."

Tujuan anggota klub adalah untuk memenangkan kompetisi tingkat nasional seperti All Japan High School Esports Championship. Suatu saat dan mungkin dalam waktu tidak lama lagi, gamer wanita dengan ambisi besar akan muncul atau mendominasi panggung kompetisi esports.

Ikuti terus info terbaru seputar  esports terlengkap di Ligagame! Jangan lupa kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

Baca selanjutnya: 

Cyberathlete Collegiate Mobile Legends (CCML) 2021 Indonesia Qualifier

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!