Yatoro Mengamuk, Team Spirit Singkirkan Team Liquid di TI 2026

Aegis Ketiga Makin Dekat!

Perjalanan Team Liquid di The International (TI) 2026 resmi berakhir. Sang juara TI 2024 harus mengakui keunggulan Team Spirit dengan skor telak 0-2 pada babak lower bracket quarterfinals, Sabtu (22/8/2026).

Kemenangan tersebut membuat Team Spirit terus menjaga asa untuk mencetak sejarah dengan meraih Aegis of Champions ketiga. Spirit kini dipastikan finis minimal di posisi keempat dan mengantongi estimasi hadiah sebesar US$195.425.

Namun, perjalanan tim yang pernah menjuarai TI 2021 dan TI 2023 tersebut belum selesai. Spirit akan melanjutkan perjuangan ke semifinal lower bracket, menghadapi pemenang duel antara Nigma Galaxy vs BoomBoys. Satu kemenangan lagi akan membawa Spirit ke lower bracket final dan memastikan mereka tetap bertanding pada hari terakhir TI 2026.

Team Liquid Pulang dengan Finis Top 6

Kekalahan dari Spirit membuat Team Liquid mengakhiri perjalanan TI 2026 di posisi 5-6. Mereka diperkirakan membawa pulang hadiah sebesar US$162.832. Hasil tersebut memang lebih baik dibandingkan pencapaian Liquid pada TI tahun lalu ketika mereka hanya finis di posisi 9-13. Namun, target mereka tentu jauh lebih tinggi.

Sebagai juara TI 2024, Liquid datang dengan ambisi merebut Aegis ketiga untuk organisasi. Sayangnya, ambisi tersebut kembali kandas sebelum mereka mencapai empat besar. Liquid harus mengakui bahwa Spirit tampil lebih agresif dan konsisten dalam dua game yang dimainkan.

Game 1: Nature's Prophet Yatoro Bikin Liquid Keteteran

Team Spirit langsung menunjukkan permainan agresif sejak awal game pertama. Draft mereka dipimpin oleh Yatoro dengan Nature's Prophet, Larl menggunakan Pangolier, sedangkan Collapse mengandalkan Centaur Warrunner sebagai frontliner.

Not me memainkan Shadow Demon dan rue memilih Winter Wyvern untuk memberikan tambahan crowd control sekaligus kemampuan menyelamatkan rekan satu tim. Team Liquid membalas dengan draft yang memiliki potensi burst damage besar. miCKe memainkan Shadow Fiend, Nisha menggunakan Invoker, Ace membawa Timbersaw, Boxi memilih Dark Willow, dan tOfu memakai Mirana.

Masalahnya, draft Liquid membutuhkan waktu untuk mencapai kekuatan maksimal. Spirit membaca kondisi tersebut dengan sangat baik. Mereka langsung meningkatkan tekanan sejak fase laning dan berhasil mendapatkan tujuh kill terhadap core Liquid dalam 21 menit pertama. Akibatnya, perkembangan item para pemain Liquid terganggu dan mereka kesulitan mengejar ketertinggalan.

Memasuki mid game, Spirit terus mengontrol permainan. Setiap kali Liquid mencoba melakukan teamfight terbuka, Spirit mampu merespons dengan lebih baik. Liquid memang berhasil bertahan cukup lama di high ground. Namun, tekanan Spirit tidak pernah benar-benar berhenti.

Setelah pertarungan panjang selama 49 menit, Team Spirit akhirnya mengamankan game pertama dan tinggal membutuhkan satu kemenangan untuk menyingkirkan Liquid.

Game 2: Terrorblade Yatoro Jadi Mesin Damage

Memasuki game kedua, Spirit mencoba mengakhiri seri tanpa memberikan kesempatan Liquid untuk melakukan comeback. Yatoro mendapatkan salah satu hero signature-nya, Terrorblade. Larl menggunakan Lina sebagai secondary carry, sementara Collapse kembali memainkan Centaur Warrunner.

Not me memilih Clockwerk dan rue menggunakan Hoodwink untuk memperkuat kemampuan inisiasi serta crowd control.

Liquid juga mencoba menghadirkan draft dengan tempo tinggi. miCKe memainkan Tiny, Nisha menggunakan Puck, Ace memilih Lycan, Boxi membawa Windranger, dan tOfu kembali menggunakan Mirana. Namun, Spirit kembali menemukan celah pada fase laning Liquid.

Mereka langsung bermain agresif dan memberikan tekanan besar kepada pemain-pemain Liquid. Boxi menjadi salah satu target utama Spirit dan tercatat tujuh kali tumbang dalam 21 menit pertama.

Meski demikian, Liquid tidak menyerah begitu saja. Memasuki mid game, mereka mampu memberikan perlawanan dan bahkan menggagalkan upaya Spirit untuk mencuri Aegis of the Immortal sekitar menit ke-24.

Momentum tersebut sempat memberikan harapan bagi Liquid. Akan tetapi, Spirit terus menjaga tekanan dan tidak membiarkan lawan mendapatkan ruang untuk mengembangkan permainan.

Larl Jadi Bintang dalam Game Penentuan

Dominasi Team Spirit terlihat jelas dari statistik akhir pertandingan. Larl menjadi pemain paling menonjol dalam kemenangan tersebut. Menggunakan Lina, ia mencatat 10 kill dan 10 assist dengan hanya satu kematian.

Secara keseluruhan, Spirit memenangkan game kedua dengan skor kill 31-18.

Collapse juga tampil solid dengan tujuh kill dan sembilan assist, serta hanya sekali mati. Sementara itu, Yatoro mencatat enam kill dan 11 assist dengan tiga kematian.

Kombinasi ketiga pemain tersebut membuat Liquid kesulitan menemukan celah untuk membalikkan keadaan. Setelah pertandingan berlangsung selama 43 menit, Liquid akhirnya harus mengetik GG.

Spirit Tinggal Selangkah dari Hari Terakhir TI 2026

Kemenangan 2-0 atas Team Liquid memastikan Team Spirit melaju ke lower bracket semifinal TI 2026. Team Spirit kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan mereka bertanding pada hari terakhir turnamen. Lawan mereka akan ditentukan dari duel antara Nigma Galaxy dan BoomBoys. Jika kembali menang, Spirit akan melangkah ke lower bracket final dan semakin dekat dengan Aegis of Champions.

Misi tersebut memiliki arti besar bagi Spirit. Setelah menjuarai TI 2021 dan TI 2023, mereka kini berpeluang menjadi organisasi yang kembali mengangkat trofi The International untuk ketiga kalinya. Namun, jalan menuju sejarah masih panjang. Dengan hanya empat tim tersisa di jalur perebutan gelar, setiap kesalahan bisa mengakhiri perjalanan mereka.

Bagi Team Liquid, TI 2026 berakhir di posisi Top 6. Meski lebih baik daripada tahun lalu, hasil tersebut tetap terasa mengecewakan karena target mereka adalah kembali merebut mahkota juara. Sementara itu, Team Spirit semakin dekat dengan Aegis ketiga. Satu kemenangan lagi akan membawa mereka ke hari terakhir TI 2026 dan menjaga mimpi mencetak sejarah tetap hidup.

ligagame home of dota2 indonesia 7b308 c7191

Ikuti terus info terbaru seputarĀ Dota2Ā dan berita esports terlengkap diĀ Ligagame! KunjungiĀ InstagramĀ danĀ YoutubeĀ Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


Ā© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!