Wakil Indopride Gugur di DPC SEA Open Qualifiers III Karena Technical Issue

by Zili
Wakil Indopride Gugur di DPC SEA Open Qualifiers

Salah satu tim wakil asal Indonesia yaitu Team Wolf terpaksa mengubur ekspektasi untuk bermain di DPC SEA Division 2.  Technical issue menjadi alasan kenapa tim Indopride ini terpaksa gugur dari gelaran kualifikasi DPC SEA tersebut. Tim yang berisikan pemain-pemain veteran Indonesia seperti Yusuf "Yabyoo" Kurniawan dan Indra "Vlaicu" Utama ini memang sempat mengejutkan publik Dota 2 Indonesia karena telah berhasil menuju ke final dan mengalahkan tim asal Indonesia lainnya yaitu M11. Walaupun mereka kalah dengan tim kontroversial asal Malaysia, Atlantis, perjalanan mereka tentu saja tetap memberikan cerita tersendiri untuk pencinta Dota 2 Indonesia.

Full roster dari Team Wolf ini adalah, Christian “Cije” Jonathan, Rusman “Rusman” Hadi, Julio “Juju” Gunawan, Yusuf "Yabyoo" Kurniawan dan Indra "Vlaicu" Utama. Bak tim OG di Stockholm Major, mereka mencampur pemain muda dan pemain veteran di dalam satu tim. Setelah gagal di Qualifiers I, mereka memutuskan untuk melanjutkan perjalanan mereka di Open Qualifiers II.

Di kesempatan kali ini, permainan yang mereka tampilkan sangat menghibur. Betapa tidak, aksi gemilang dari duo support Indra "Vlaicu" Utama dan Julio “Juju” Gunawan mengingatkan kita akan duo Indopride di T1 yaitu Matthew “Whitemon” Filemon dan Kenny “Xepher” Deo.

BACA JUGA: Dota 2 Player Highlights: Tri "Lambe Jhocam" Kuncoro, Ada Bocoran Apa?

Walaupun dibilang cukup senior di kancah kompetitif Dota 2 Indonesia, Yusuf "Yabyoo" Kurniawan dan Indra "Vlaicu" Utama masih menunjukan performa yang tak kalah baik dari pemain pemain muda tanah air. Permainan hero Rubick yang disuguhkan oleh Indra "Vlaicu" Utama memang patut diacungi jempol. Dengan ciamik Indra "Vlaicu" Utama meng-carry tim nya menggunakan hero tersebut. Tidak kalah dengan duo veteran, trio muda kita yaitu Christian “Cije” Jonathan, Rusman “Rusman” Hadi dan Julio “Juju” Gunawan tak kalah garang.

Dengan memainkan strategi “carry bayangan” Rusman “Rusman” Hadi dengan mengejutkan dapat memainkan peran sebagai offlaner dengan sangat baik.

Team-Wolf2_9fd1f.jpg

Tapi semua itu terhenti pada saat Open Qualifiers III fase ke dua. Melawan tim asal Thailand CIINX. Dari awal pertandingan sampai late game, Team Wolf memang sangat mendominasi game tersebut. Pick off yang dilakukan oleh Yusuf "Yabyoo" Kurniawan dan kawan kawan dinilai berhasil membuat ruang pergerakan dari tim CIINX sangat mengecil.

Sayangnya, momentum ini terhenti akibat salah satu pemain dari Team Wolf yaitu Julio “Juju” Gunawan memiliki masalah teknis pada PC nya. Julio “Juju” Gunawan diketahui memiliki masalah teknis di Internet dan saat hal itu terjadi memang sedang hujan deras.

iklan ligagame jaket e3c2f

Akibat masalah mati internet tersebut, Team Wolf pun terpaksa bermain dengan empat orang sampai akhir pertandingan. Hal itu tentu saja tidak disia-siakan oleh Team CIINX. Team CIINX sendiri pun akhirnya memenangkan game tersebut dan membuat tim full Indopride kita lengeser dari kursi calon tim yang akan bermain di divisi 2 DPC SEA.

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

Baca selanjutnya:

3 Hal Yang Harus Kamu Lakukan Saat Push MMR

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!