Buntut Aksi Rasisme, Valve Larang K1 Main di Match DPC. Banned Selamanya?

by Zili

Salah satu pro player asal South America yaitu Héctor "K1" Rodriguez akhirnya dijatuhi hukuman oleh Valve selaku pengembang game Dota 2. Ia dilarang bertanding membela tim nya yaitu Beastcoast di putaran final DPC SA Tour 3 2021/2022 ini. Seperti diberitakan sebelumnya, aksi rasisme yang dilakukan oleh Héctor "K1" Rodriguez kepada salah satu mantan kapten dan pemain dari TNC Predator yaitu Kim "Febby" Yong-min.

Kim "Febby" Yong-min sendiri sudah menklarifikasi bahwa Héctor "K1" Rodriguez sudah meminta maaf melalui Steam Chat kepadanya dan ia memilih untuk memaafkannya. Tetapi hal ini keburu terendus oleh Valve dan akhirnya Héctor "K1" Rodriguez dijatuhkan hukuman.

“We publicly share with you the joint decision with Valve to punish Beastcoast in their next series against Thunder Awaken, regarding the derogatory comments made by Héctor "K1" Rodriguez,” 4D Esports announced on Twitter, adding that the team will be forced to play without K1 in its series against Thunder Awaken on 15th July.”

“Kami secara terbuka membagikan kepada Anda keputusan bersama dengan Valve untuk menghukum Beastcoast di seri berikutnya melawan Thunder Awaken, mengenai komentar menghina yang dibuat oleh Héctor "K1" Rodriguez," 4D Esports mengumumkan di Twitter, menambahkan bahwa tim akan dipaksa untuk bermain tanpa K1 dalam serinya melawan Thunder Awaken pada 15 Juli.”

Ban-2_cf017.jpg

BACA JUGA: InYourdreaM Kembali ke Mid, Sinyal Balik ke Kompetitif Lagi?

Hukuman ini memang pernah terjadi sebelumnya di beberapa pemain seperti Carlo "Kuku" Palad, Jose Leonardo "Pandaboo" Padilla Hernandez, dan Jeanpierre Rivera "Aretes" Perez. Valve semakin gencar melakukan hal hal semacam ini guna memperbaiki citra scene kompetitif Dota 2 setelah salah satu pemain asal Rusia yaitu Ivan "Pure" Moskalenko sempat melakukan rasisme didalam game saat match DPC berlangsung. Publik Dota 2 tentu saja mengecam sekali rasisme, apalagi hal itu dilakukan oleh para pro player nya sendiri. Walaupun komunitas Dota 2 terkenal akan toksiksitas yang tinggi, tetapi perihal ini semuanya seakan bahu membahu.

Héctor "K1" Rodriguez memang dijadwalkan akan bertanding melawan tim yang belum pernah kalah di DPC SA musim ini yaitu Thunder Awaken. Beastcoast memang duduk di posisi dua, dan akhirnya setelah Héctor "K1" Rodriguez di paksa berhenti sementara, mereka kalah telak melawan Thunder Awaken dengan skor 2-0 dan dengan lama permainan yang relatif singkat yaitu 29 menit dan 15 menit. Dengan demikian, Beastcoast turun ke posisi dua dan akan melakukan tiebreaker match melawan Infamous. Pemenang akan otomatis mendapatkan tiket pesawat ke Texas, Amerika Serikat guna melakoni laga di Arlington Major. Stay grind, stay green!

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!