Region SEA Terancam Hanya Memiliki 1 Wakil di The International 11

by Zili

Kabar kurang baik datang dari kancah scene Dota 2 di South East Asia. Setelah T1 dan Fnatic yang merangsak naik ke playoff Stockholm Major 2022, tim e-sports yang memiliki basis di South East Asia terancam hanya mampu mengirimkan satu wakil ke The International 11 melalui jalor DPC point. Hal ini tentu saja membuat banyak fans dari South East Asia kecewa. Mereka meyakini bahwa masalah kompetitif yang setara membuat tim SEA sama sama berebut point tersebut secara adil. Bayangkan saja di Eastern Europe ataupun China, hanya dua tim yang menjadi “kepala” nya. Team Spirit dan PSG LGD sudah lebih dari 2 tahun kebelakang menjadi tim pionir untuk ini.

SEA-2_a5e64.jpg

Distribusi point yang sangat tipis ini membuat tim tim top Asia terancam hanya dapat meloloskan 1 wakil via DPC point. Fnatic sendiri memerlukan 160 DPC point lagi agar dapat melenggang masuk ke The Internantional 11. 160 point tersebut dapat didapatkan dengan cara memenangkan DPC di peringkat ketiga. Sedangkan BOOM Esports memerlukan 360 point yang setara dengan menjuarai DPC, dan finish di top 8 Arlington Major nanti. T1 dan SMG sama sama pun memiliki permasalahan yang sama. Tim top Asia Tenggara memang sedang di masa masa sangat kompetitif. Terlihat dari hasil yang baru saja dicatatkan SMG yang berhasil menang melawan raksasa Asia yaitu Fnatic. Sedangkan BOOM Esports menang melawan tim debutan asal divisi 2 yaitu RSG.

Selanjutnya, RSG dan Talon Esports, yang keduanya baru saja naik dari Divisi 2, masih bisa lolos ke TI11, meski peluang mereka tipis. Untuk mengatasi ambang batas 980 poin saat ini, mereka harus finis di dua teratas di Tour 3 dan kemudian bermain di grand final Arlington Major. Ada kemungkinan juga RSG dan Talon Esports tidak akan dapat melakukannya jika ambang batas meningkat dan pada saat yang sama, Fnatic, BOOM Esports, T1, dan Tim SMG mungkin harus mencapai hasil yang lebih baik di Major.

SEA-3_d330e.jpg

Selain kualifikasi regional untuk masing-masing dari enam wilayah, akan ada The last Chance Qualifiers dengan total 12 tim, hanya dua di antaranya yang akan maju ke babak penyisihan grup TI11. Ke-12 tim ini akan terdiri dari tim yang menempati posisi kedua dan ketiga dalam enam kualifikasi regional, memberikan dua tim SEA kesempatan lain untuk bersaing di TI11. Namun, ini akan menjadi kualifikasi akhir yang sangat sulit. Stay grind, stay green!

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

Baca selanjutnya:

Pemain Rusia Terancam Tidak Main di Arlington Major Texas, Apa Pasal?

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!