Coach March: Semua Pemain T1 Penting Tapi Kuku Terpenting. Ini Alasannya!

by Zili

T1, salah satu organisasi esports asal Korea Selatan menjadi perbincangan hangat di scene Dota 2 setelah sempat menjadi salah satu tim terkuat asal South East Asia dan melenggang masuk ke The International 10. Tim ini memang sedang mengalami yang namanya under performed dikarenakan satu dua hal. Di tour 3 DPC kali ini, T1 sendiri bukan menjadi salah satu jagoan utama para netizen Dota 2 dikarenakan banyak tim-tim yang terlihat lebih kuat ketimbang T1. Tim tim tersebut antara lain, BOOM Esports, Talon Esports dan RSG. Walaupun demikian, tidak sedikit juga yang masih mendukung T1 dikarenakan di tim ini terdapat duo indopride kebanggan yaitu Matthew “Whitemon” Filemon dan Kenny “Xepher” Deo.

Kuku-3_28648.jpg

Setelah pertandingan kunci antara T1 dan Polaris Esports yang berakhir 2-0 untuk T1, tim Beyond The Summit memiliki kesempatan untuk melakukan interview bersama coach mereka yaitu Park "March" Tae-won. Di kesempatan ini, sang coach memberikan beberapa insight tentang tim T1 seperti penurunan performa yang sedang mereka alami, sampai dengan chance mereka ke Arlington Major bulan Agustus nanti. Di sela-sela pertanyaan tersebut, ada suatu statement mengejutkan dari Park "March" Tae-won. Ia dengan gamblang memilih pemain paling sentris di tim. Pemain tersebut adalah Carlo "Kuku" Palad.

“Personally, I don’t know if he is the best player but the most important player is Kuku. And, I think, the highest ceiling player in our team is Karl,”

“Secara pribadi, saya tidak tahu apakah dia pemain terbaik tetapi pemain terpenting adalah Kuku. Dan, menurut saya, pemain dengan plafon tertinggi di tim kami adalah Karl,”

Kuku-2_4b52c.jpg

March mengungkapkan bahwa T1 adalah ide gagasan dari Carlo "Kuku" Palad. Empat pemain lainnya hanya mengikuti arahan dari Carlo "Kuku" Palad. Mulai dari draft, sampai dengan decision making saat jalannya suatu pertandingan. Dilihat dari performa T1 di beberapa Tier 1 tournament beberapa waktu lalu, performanya memang cukup menurun dibandingkan era 2021 lalu bersama Nuengnara "23savage" Teeramahanon.

Karl "Karl" Matthew Baldovino, di sisi lain, selalu dikenal karena bakat dan kecenderungannya untuk mengungguli lawan-lawannya di midlane melalui gameplay yang agresif. Dia mulai aktif di scene kompetitif Dota 2 sejak usia muda dan telah mencapai performa puncaknya setelah mendapatkan nama untuk dirinya sendiri di berbagai kompetisi regional. Namun, T1, secara keseluruhan, belum dalam bentuk terbaik di DPC 2021-22, setelah terbukti menjadi tim teratas di SEA pada tahun 2021. BOOM Esports dan Fnatic telah selangkah lebih maju, dan di Tour 3 saat ini, tim seperti RSG dan Talon juga lebih unggul. Stay grind, stay green!

ligagame home of dota2 indonesia 7b308

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

Baca selanjutnya:

3 Hero Midlane Dengan Winrate Terbaik di Patch 7.31d, Mana Paling Andal?

 

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!